• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Tinjau Kembali RS Covid-19 di Cito, Whisnu Sakti: Saya Kecewa

by Redaksi
Rabu, 10 Februari 2021
Plt wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana bertemu dengan pihak Siloam Hospital Group sebagai pihak yang akan mengelola rumah sakit Covid-19 di Cito.

Plt wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana bertemu dengan pihak Siloam Hospital Group sebagai pihak yang akan mengelola rumah sakit Covid-19 di Cito.

Surabayatoday.id, Surabaya – Usai menemui dan menerima keluhan Perkumpulan Pemilik, Penyewa, dan Pedagang (P4) Cito, Plt wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana menemui pihak Siloam Hospital Group. Siloam ini yang akan mengelola rumah sakit di kawasan bundaran Waru itu.

Dalam perteuan, Whisnu menyampaikan keluhan itu. Kepada wartawan usai melakukan pertemuan tersebut, ia mengatakan telah menyampaikan berbagai keluhan, termasuk keluhan warga.

“Saya kan sudah bertemu dengan pihak Siloam dan saya mewakili warga juga. Jadi, saya sudah sampaikan semuanya tentang keluhan warga,” kata Whisnu.

Menurutnya, ketika Bed Occupancy Rate (BOR) ICU di Surabaya 100 persen dan bertahan selama dua minggu, ia mengaku memang kepikiran untuk membuat rumah sakit darurat Covid-19. Sebab, saat itu Surabaya memang membutuhkannya.

BACA JUGA:  Lanjutkan Silaturahmi, Kali Ini Whisnu Sakti Datangi Kejari Tanjung Perak dan PN Surabaya

Namun kini kondisinya sudah berubah. BOR ICU Surabaya sudah turun. Ia pun menerangkan pembangunan rumah sakit itu akan ditelaah kembali. Tapi ia menegaskan syarat pendirian rumah sakit yang terpenting harus dipenuhi terlebih dulu.

“Saya sudah persyaratkan, kalau pun nanti harus buka rumah sakit ini, tetap harus mendapatkan persetujuan dari warga sekitar, penghuni apartemen dan pemakai tenant,” ujarnya.

Bahkan Whisnu menandaskan persetujuan warga dan penghuni apartemen termasuk penyewa tenant di Cito adalah mutlak. “Itu harus diselesaikan dulu. Kalau tidak (ada persetujuan), saya tidak akan membuka ini,” tegasnya.

BACA JUGA:  Per Hari Ini, Whisnu Sakti Buana Jabat Plt Wali Kota Surabaya

Menurutnya, sejak awal hendak mendirikan rumah sakit darurat Covid-19 itu, ia meminta warga sekitar harus sepakat dulu. Artinya pendirian itu sudah disetujui warga. Alasannya rumah sakit berbatasan langsung dengan apartemen dan mal.

Bahkan, saat itu ia juga meminta pembatasnya harus tegas. Pembatasnya harus menggunakan dinding, bukan partisi. “Nah, tadi kan masih ada pembatas yang tidak tegas. Makanya saya tadi juga sudah sampaikan, saya kecewa kalau begitu,” katanya lagi.

Mantan Ketua DPC PDIP Surabaya ini pun menambahkan baginya yang paling utama adalah keselamatan warga. Karena itu persyaratan utama mendirikan rumah sakit itu adalah ada persetujuan warga.
“Bagi saya, persyaratan utama adalah persetujuan warga sekitar. Bagi saya keselamatan warga adalah hukum tertinggi. Warga yang harus kita selamatkan dulu,” tandasnya.

BACA JUGA:  Jatim Ingin Gandeng Kolumbia Kembangkan Potensi Cable Car

Ia meminta kepada pihak Siloam untuk memberikan pemahaman kepada warga. Bahkan, apabila pihak Siloam ingin mengajak perwakilan warga untuk meninjau langsung ke dalam, ia mempersilakan karena itu merupakan salah satu cara mereka.

“Kita tidak akan memberikan izin kalau semuanya belum clear,” kata dia. (ST01)

Tags: CitoCity Of TomorrowRumah Sakit Covid-19Rumah Sakit DaruratWhisnu Sakti Buana
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In