• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

by Redaksi
Selasa, 13 Januari 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi di bidang kesehatan dengan menciptakan cermin yang diberi nama Hi-Me! Cermin cerdas untuk skrining kesehatan dengan berbasis teknologi multi sensor dan deep learning ini mampu mendeteksi delapan parameter tanda vital tubuh secara cepat dan efisien.

Tim mahasiswa angkatan 2022 yang bernama Masuk Surga ini terdiri dari Nehemy Davis Suryanto, Andi Lisnaini Ramadhani, dan Wean Harmiwan Bontong. Melalui kolaborasi bersama dosen pembimbing yakni Nada Fitrieyatul Hikmah ST MT, tim tersebut sukses mengembangkan alat skrining kesehatan yang praktis dan efektif. “Alat ini merupakan hasil brainstorming tim kami dengan dosen pembimbing,” ujar Andi.

Ia mengungkapkan bahwa gagasan terciptanya alat ini berawal dari ide dosen pembimbing untuk mengembangkan hasil penelitian tugas akhir mahasiswa Teknik Biomedik. Ia mendorong mahasiswanya untuk menciptakan inovasi yang mampu menjawab permasalahan efisiensi dalam pelayanan kesehatan. “Hi-Me! dirancang untuk membantu mengurangi waktu antrean pasien yang kerap melebihi batas 60 menit sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan,” jelas Andi.

BACA JUGA:  Mahasiswa ITS Gagas Trem Tanpa Pengemudi

Hi-Me! memanfaatkan lima sensor utama untuk mengukur tinggi badan, berat badan, suhu tubuh, laju pernapasan, dan denyut nadi pengguna. Selain itu, tiga model deep learning juga digunakan sebagai estimasi pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik serta kadar gula darah secara non-invasif. “Alat ini mampu melakukan pengukuran pada delapan parameter tanda vital tubuh hanya dalam kurun waktu tiga menit,” tambah Andi.

Selain mampu melakukan skrining secara cepat, Hi-Me! juga menyediakan sistem rekam medis elektronik (EMR) berbasis web. Melalui sistem ini, pengguna dapat mengakses riwayat pemeriksaan secara daring tanpa perlu bekerja sama langsung dengan pihak rumah sakit. “Walau belum terintegrasi dengan sistem rumah sakit, kami meluncurkan EMR berbasis web agar data hasil pemeriksaan dapat disimpan dan diakses dengan mudah,” papar Andi.

BACA JUGA:  Aisyiyah Diajak Bersinergi Atasi Masalah Perempuan

Dari sisi efisiensi, menurut Andi, Hi-Me! tidak hanya mempercepat waktu pemeriksaan, tetapi juga mengintegrasikan sensor untuk mengukur delapan parameter tanda vital ke dalam satu perangkat. Hal ini dinilai dapat membantu tenaga medis dalam memperoleh data awal kondisi pasien secara lebih praktis dan akurat. “Dengan satu alat, delapan parameter tubuh dapat terdeteksi secara otomatis, sehingga lebih praktis dan akurat karena telah diuji kalibrasinya,” terang Andi memastikan.

Hi-Me! menjadi bagian dari upaya menuju transformasi layanan kesehatan yang lebih modern dan efisien. Namun, tim pengembang menilai masih diperlukan sejumlah tahapan lanjutan, terutama uji kelayakan dan sertifikasi alat sebelum diterapkan di fasilitas kesehatan. “Hi-Me! sudah sekitar 50 persen siap, namun perlu peningkatan akurasi model deep learning, kalibrasi sensor, serta penelitian lanjutan sebelum digunakan secara komersial,” imbuh Wean.

BACA JUGA:  TPST Samtaku Kabupaten Lamongan Jadi Percontohan TPA di Pulau Bali

Ke depannya, tim berencana mengembangkan Hi-Me! menjadi lebih fleksibel agar dapat digunakan oleh semua kalangan usia. Dengan slogan Your Health, Reflected in Seconds, Hi-Me! merepresentasikan perwujudan pelayanan kesehatan yang efisien, terintegrasi, dan inklusif bagi masyarakat. “Harapan kami, Hi-Me! dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan,” tutup Andi.

Inovasi yang dikembangkan tim mahasiswa ITS ini juga sebagai bentuk implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama untuk poin ke-3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta poin ke-9 yakni Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Inovasi Hi-Me! ini menjadi langkah konkret mahasiswa ITS dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui teknologi kesehatan yang cerdas, cepat, dan berkelanjutan. (ST05)

Tags: Cermin CerdasITSLayanan KesehatanTransformasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In