• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Jatim Panen Raya Padi di Bulan Maret, Harga Beras Diharap Segera Stabil

by Redaksi
Rabu, 15 Februari 2023
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan operasi pasar di Pasar Besar Kota Pasuruan, Jalan Soekarno Hatta, Mayangan, Kota Pasuruan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan operasi pasar di Pasar Besar Kota Pasuruan, Jalan Soekarno Hatta, Mayangan, Kota Pasuruan.

SURABAYATODAY.ID, PASURUAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa minggu ini Jatim telah memasuki musim panen dan Maret memasuki panen raya padi. Untuk itu, pihaknya meminta seluruh pihak terkait mulai distributor beras, Perkumpulan Penggilingan Padi (Perpadi) Jatim, asosiasi distributor dan pedagang beras, serta Bulog memaksimalkan distribusi beras.

Hal itu ditegaskan Khofifah usai melakukan peninjauan operasi pasar di Pasar Besar Kota Pasuruan, Jalan Soekarno Hatta, Mayangan, Kota Pasuruan, Rabu (15/2).

“Kita berharap ini akan menjadi penetrasi menuju harga beras kita stabil kembali,” ungkap Khofifah didampingi Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan jajaran Forkopimda Kota Pasuruan.

Ia mengatakan, prediksi produksi beras minggu kedua Februari sekitar 40 ribu ton. Sedangkan prediksi minggu ketiga Februari sekitar 60 ton dan Minggu keempat Februari sekitar 70 ribu ton beras.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Ajak Sektor Pendidikan Tangkap Peradaban Dunia dengan Perkuat Kualitas dan Kerjasama

Kemudian Bulan Maret diprediksi panen raya padi, dengan produksi beras sebanyak 1.050.000 ton beras. Termasuk di bulan April diprediksi produksi beras juga di atas satu juta ton beras.

“Ini semua beras ya bukan gabah. Oleh karena itu pada minggu ini dan minggu depan saya minta tolong distributor memaksimalkan distribusinya. Mohon Perpadi juga memaksimalkan distribusinya, dan tentu dari Bulog juga,” katanya.

Meski sudah jelang masa panen raya, Khofifah menegaskan bahwa pihaknya bersama Bulog, Pemkab/Pemkot, PT Jatim Graha Utama, Perpadi Jatim, asosiasi distributor dan pedagang beras akan terus melakukan operasi pasar. Hal ini dilakukan sebagai upaya menstabilkan harga beras di pasaran.

BACA JUGA:  Koperasi dan UMKM Motor Perekonomian Jatim

Di Kota Pasuruan, total sebanyak 18 ton beras yang digelontorkan untuk disalurkan ke pedagang serta masyarakat. Sedangkan khusus untuk Pasar Besar Kota Pasuruan sebanyak 8 ton.

Dalam operasi pasar ini, beras medium kualitas baik dijual dengan harga Rp 43 ribu per kemasan 5 kg. Artinya beras yang dijual dalam operasi pasar ini hanya Rp 8.600/kg. Harga ini jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium yakni Rp 9.450/kg. Sedangkan harga beras medium yang dijual di Pasar Kota Pasuruan ini sendiri saat ini berkisar Rp 11.000/kg.

BACA JUGA:  1.000 Seniman dan 148 Juru Pelihara Cagar Budaya Jatim Dapat Tunjangan Kehormatan

Terkait operasi pasar, Khofifah kembali menekankan bahwa yang menjadi kebutuhan saat ini adalah pengemasan beras beras 5 kg, karena dari Bulog kemasannya 50 kg.

“Sedangkan yang kita distribusikan ini kemasan 5 kg. Kalau banyak repacker lagi kita bisa lebih banyak lagi mendistribusikan ke konsumen dan pedagang,” imbuhnya.

Ia menegaskan sirkulasi dan distribusi beras hari-hari ini harus semakin dipercepat. Sebab jika ada keterlambatan akan langsung berpengaruh pada harga beras.

“Kemarin harga beras medium di Kota Pasuruan sempat tembus Rp 11.000/kg, padahal dua hari lalu sudah sesuai HET Rp 9.450/kg. Jadi operasi pasar hari ini kita turunkan untuk konsumen dan siang nanti untuk pedagang berasnya,” katanya. (ST02)

Tags: Gubernur KhofifahHarga BerasPanen Raya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kota Surabaya Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Senin, 9 Februari 2026
Konferensi pers oleh manajemen PD Kebun Binatang Surabaya.

PDTS KBS Jamin Kesejahteraan Satwa Jadi Prioritas Utama

Minggu, 8 Februari 2026

Puluhan Personel Pemkot Surabaya Turun ke Jalan, Tertibkan Kabel FO Tak Berizin

Minggu, 8 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama

Khofifah Tegaskan Peran Nahdlatul Ulama Sebagai Pilar Persatuan Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026

Berita Terkini

Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kota Surabaya Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Senin, 9 Februari 2026
Konferensi pers oleh manajemen PD Kebun Binatang Surabaya.

PDTS KBS Jamin Kesejahteraan Satwa Jadi Prioritas Utama

Minggu, 8 Februari 2026

Puluhan Personel Pemkot Surabaya Turun ke Jalan, Tertibkan Kabel FO Tak Berizin

Minggu, 8 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama

Khofifah Tegaskan Peran Nahdlatul Ulama Sebagai Pilar Persatuan Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Presiden RI Prabowo Subianto Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang

Minggu, 8 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In