• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

by Redaksi
Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemkot Surabaya bersama Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Surabaya dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya menggelar program Women Fight Back di Gelora Pancasila, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi cara baru memperingati Hari Kartini dengan membekali perempuan kemampuan bela diri sebagai upaya pencegahan kekerasan.

Ratusan peserta dari 31 kecamatan mengikuti pelatihan dasar bela diri, termasuk teknik Krav Maga yang dikenal efektif dalam situasi darurat. Program ini dirancang untuk membentuk refleks, keberanian, serta kesiapsiagaan perempuan saat menghadapi ancaman, baik di ruang publik maupun domestik.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa perempuan masa kini perlu memiliki kemampuan melindungi diri tanpa meninggalkan peran sosialnya. Kemampuan tersebut dinilai penting agar perempuan mampu menghadapi situasi tak terduga atau kondisi darurat, terutama saat tidak bersama pendamping. Bekal ini diharapkan meningkatkan rasa aman sekaligus kepercayaan diri para peserta.

“Melalui momentum ini, perempuan diharapkan mampu menjaga dirinya. Setidaknya, saat berada di luar bersama anak-anak, ia dapat melindungi diri. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan diri agar tidak mudah merasa takut,” ujar Wali Kota Eri.

BACA JUGA:  Gugur Gunung 8.0, ITS Hijaukan Kampus dengan 2.100 Pohon

Ia menambahkan, pelatihan ini bukan untuk menjadikan perempuan agresif, melainkan memberikan bekal dasar agar tetap tenang dan sigap dalam situasi berbahaya. Menurutnya, olahraga bela diri juga menjadi sarana pemberdayaan yang mampu memperkuat mental, menjaga kesehatan fisik dan psikis, serta memperluas jejaring sosial.

Olahraga bukan hanya soal fisik, tetapi juga membangun mental, kebersamaan, dan kekuatan perempuan,” imbuhnya.

Ke depan, program ini akan diperluas hingga ke sekolah dan tingkat Rukun Warga (RW) melalui Kampung Pancasila, guna menjangkau lebih banyak perempuan lintas usia. Bersama KONI dan para pelatih, pelatihan dasar bela diri akan digelar secara lebih masif, termasuk di lingkungan masyarakat.

“Insyaallah, program ini akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat RW melalui Kampung Pancasila. Dengan demikian, pelatihan terbuka bagi siapa saja. Saya yakin, melalui kegiatan ini, perempuan akan semakin percaya diri dan mampu menjaga dirinya dengan lebih baik,” jelasnya.

Ketua Perwosi Surabaya, Rini Indriyani, menilai pelatihan ini relevan dengan kondisi saat ini, di mana perempuan masih rentan menjadi korban kekerasan. Karena itu, perempuan perlu dibekali keterampilan dasar untuk melindungi diri.

BACA JUGA:  Semakin Dikenal Dunia, Pemkot Surabaya Gencar Gerakkan Sport Tourism

“Perempuan harus tetap feminin dan keibuan, tetapi juga kuat dan tangguh. Kemampuan fight back (melawan) ini menjadi bekal penting, setidaknya untuk melindungi diri dan keluarga,” ujar Bunda Rini Indriyani sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat ditularkan kepada anak-anak di rumah, sehingga kesadaran menjaga diri tumbuh dari lingkungan keluarga.

“Kita perlu memiliki kemampuan untuk melindungi diri dan menghadapi berbagai potensi ancaman. Faktanya, perempuan kerap menjadi sasaran tindakan yang tidak menyenangkan, termasuk pelecehan,” imbuhnya.

Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar, tetapi juga cara bersikap saat menghadapi situasi berbahaya, mulai dari bertahan, menghindar, hingga melakukan perlawanan secara tepat. Hal ini penting untuk membangun keberanian serta mengurangi rasa takut.

Selain itu, para pelatih yang terlibat berasal dari komunitas bela diri profesional. Materi yang diberikan difokuskan pada dasar-dasar, agar optimal dalam waktu pelatihan yang tersedia

BACA JUGA:  Radial Road Lontar Bisa Dilalui Kendaraan di Pertengahan Tahun 2025

“Namun, peserta sudah diperkenalkan pada cara memanfaatkan benda di sekitar sebagai alat perlindungan diri dalam kondisi darurat. Ini menjadi poin penting dalam pelatihan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Surabaya, Arderio Hukom, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam merespons meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Peserta tidak hanya dilatih secara fisik, tetapi juga dibekali pemahaman bagaimana bersikap dalam situasi berbahaya, apakah bertahan, menghindar, atau melawan secara tepat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan melibatkan pelatih cabang olahraga kickboxing serta dukungan atlet yang mendampingi peserta dalam kelompok kecil. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam memastikan materi dapat dipahami dengan baik.

Ia menambahkan, program ini menjadi langkah awal yang akan terus dikembangkan ke depan. Melihat antusiasme dan manfaat yang dirasakan peserta, kegiatan serupa berpeluang diperluas, termasuk menjangkau kalangan pelajar.

“Peserta dilatih secara langsung agar memiliki pemahaman yang benar, sehingga tidak bertindak sembarangan yang justru membahayakan diri sendiri. Karena itu, pelatihan ini menekankan teknik dasar yang aman dan terarah,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Bela Diri Krav MagaKekerasan terhadap PerempuanKONIPemkot SurabayaPerwosi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In