• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Pemkot Surabaya Gencar Deteksi Kasus Pneumonia pada Balita

by Redaksi
Jumat, 21 Oktober 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) gencar melakukan deteksi dini keberadaan kasus Pneumonia atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita. Upaya itu dilakukan agar keberadaan penyakit itu dapat diketahui dan segera diobati.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan agar gencar terjun ke seluruh wilayah Surabaya untuk mendeteksi kasus Pneumonia. Pasalnya, ia tak ingin Pneumonia ini ibarat seperti gunung es yang sewaktu-waktu bisa melebur.

“Kami sampaikan ke Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) untuk semakin banyak turun. Karena kalau ternyata kasus sedikit, tapi kayak gunung es, malah tambah bahaya ini,” kata Eri Cahyadi, Jumat (21/10).

BACA JUGA:  Beri Dukungan Penerima Vaksin dan Nakes, Ketua Tim Penggerak PKK Keliling Puskesmas dan Bagikan Vitamin C

Menurut dia, apabila kasus Pneumonia di Surabaya semakin banyak diketahui, maka secara otomatis pengobatan yang dilakukan pemkot akan lebih mudah. Oleh sebabnya, ia meminta jajaran Dinkes agar gencar terjun ke lapangan.

“Karena kalau sudah semakin banyak diketahui, kita pengobatannya gampang. Makanya ketika dulu Covid-19, Surabaya turun daerah lain naik. Karena saya tidak ingin menutupi data,” tegasnya.

Meski demikian, Wali Kota Eri juga berharap betul terhadap peran serta para orang tua dalam menjaga putra-putri mereka. Sebab menurutnya, peran serta orang tua ini sangatlah penting dalam memastikan anak-anaknya terhindar dari penyakit Pneumonia.

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Pantau Puskesmas Buka 24 Jam

“Saya kembali berharap betul untuk peran serta orang tua dalam menjaga putra-putrinya. Sehingga penyakit-penyakit itu bisa kita hindarkan dari putra-putri kita,” pintanya.

Baginya, untuk mencegah kasus ISPA Pneumonia pada anak, tak bisa hanya dilakukan sendiri oleh pemerintah atau sekolah. Sebab, ketika anak itu sudah kembali ke rumah, maka peran serta orang sangatlah penting dalam menjaga anak-anaknya.

“Makanya kembali lagi sebenarnya pola asuh orang tuanya juga penting. Karena kalau orang tuanya sendiri tidak sayang anaknya, terus apa lagi yang harus dilakukan pemerintah. Berarti orang tua harus menjaga pola hidup dan pola makan anaknya,” jelasnya. (ST01)

BACA JUGA:  21 April Sampai 9 Mei, Pelayanan KB Gratis
Tags: Dinas KesehatanISPAPneumonia
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir

Jumat, 10 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau pekerjaan pelebaran jalan di Kabupaten Malang.

Wagub Emil Tinjau Pengerjaan Pelebaran Jalan di Kabupaten Malang

Jumat, 10 April 2026
Pemkot Surabaya resmi menerapkan WFH mulai hari ini. Suasana kantor pun menjadi sepi.

WFH Dimulai Hari Ini, ASN Wajib Absen 3 Kali Sehari

Jumat, 10 April 2026
ITS bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya yang melakukan peninjauan strategis terkait inisiasi laboratorium hidup atau living laboratory di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya.

ITS-BRIDA Teken Kerja Sama, Inisiasi Living Laboratory Mangrove Surabaya

Jumat, 10 April 2026

Berita Terkini

Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir

Jumat, 10 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau pekerjaan pelebaran jalan di Kabupaten Malang.

Wagub Emil Tinjau Pengerjaan Pelebaran Jalan di Kabupaten Malang

Jumat, 10 April 2026
Pemkot Surabaya resmi menerapkan WFH mulai hari ini. Suasana kantor pun menjadi sepi.

WFH Dimulai Hari Ini, ASN Wajib Absen 3 Kali Sehari

Jumat, 10 April 2026
ITS bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya yang melakukan peninjauan strategis terkait inisiasi laboratorium hidup atau living laboratory di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya.

ITS-BRIDA Teken Kerja Sama, Inisiasi Living Laboratory Mangrove Surabaya

Jumat, 10 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri penutupan Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi Jawa Timur ke-XXXIV.

Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Khofifah Optimistis Tumbuhkan Semangat Juara Talenta Unggul Jatim

Jumat, 10 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In