• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Punya Gangguan Kesehatan Ringan? Dinkes Surabaya Imbau Manfaatkan Toga dan Akupresur

by Redaksi
Jumat, 17 Juni 2022
Sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan akupresur di Kecamatan Gunung Anyar oleh Dinas Kesehatan Surabaya.

Sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan akupresur di Kecamatan Gunung Anyar oleh Dinas Kesehatan Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menggelar sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan akupresur di Kecamatan Gunung Anyar, Jumat (17/6). Kegiatan ini merupakan implementasi Permenkes No. 9 tahun 2016 tentang upaya pengembangan kesehatan tradisional melalui kelompok asuhan mandiri pemanfaatan toga dan keterampilan.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pemanfaatan Toga pada gangguan kesehatan ringan adalah bisa menjadi ramuan herbal calon pengantin (catin), yakni membantu memelihara kesuburan, meningkatkan produksi ASI. Selanjutnya, ramuan herbal meningkatkan nafsu makan, mengatasi maag, meningkatkan konsentrasi belajar, mengatasi keluhan keputihan, hingga mengurangi nyeri lutut,

BACA JUGA:  Pelanggar KTR Bisa Didenda Rp 250 Ribu Sampai Rp 50 Juta

Sedangkan, akupresur adalah salah satu jenis perawatan kesehatan yang dilakukan melalui teknik penekanan di permukaan tubuh pada titik-titik akupuntur dengan penggunaan jari atau bagian tubuh lain atau alat bantu yang ujungnya tumpul. Dapat dilakukan sebanyak 30 kali atau dapat diulang beberapa kali sehari.

“Yaitu dengan memanfaatkan toga dan akupresur di kalangan masyarakat untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan, dengan membentuk kelompok-kelompok yang terdiri dari 5-10 keluarga binaan dan di koordinasi oleh kader Surabaya Hebat,” kata Nanik.

BACA JUGA:  Surabaya Bersiap Menuju Zona Hijau, Kuncinya Protokol Kesehatan

Ia menerangkan, untuk melaksanakan asuhan mandiri, telah terdapat SK Walikota Surabaya No. 188.45/271/436.1.2/2022 Tentang Tim Pembina Kelompok Asuhan Mandiri Melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan akupresur. Kegiatan pendampingan yang diberikan berupa penguatan ilmu dan keterampilan bagi kelompok asuhan mandiri.

“Dalam pemanfaatan Toga ini meliputi budidaya, pengolahan, pengemasan agar bernilai jual, pemasaran produk olahan Toga serta pemanfaatan Akupresur,” terang dia.

Tujuan pendampingan pemanfaatan toga dan akupresur bagi masyarakat, adalah dapat melakukan tindakan preventif untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri dan meningkatkan kekebalan tubuh.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Resmikan Ekspansi PT Smelting di Gresik

“Juga telah ada buku saku tentang pemanfaatan toga dan akupresur dari Kemenkes, agar masyarakat dapat mengatasi keluhan ringan secara mandiri,” ungkap dia.

Pada kegiatan pendampingan pemanfaatan toga dan akupresur, telah dimulai sejak bulan Mei 2022 di 31 kecamatan se-Kota Surabaya. Ia berharap, masyarakat dalam melakukan pemanfaatan Toga dan akupresur untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri.

“Karenanya kami juga berkolaborasi dengan lintas PD, kecamatan, kelurahan, hingga PKK. Harapannya, Toga ini bisa memperbaiki status gizi keluarga, menambah penghasilan, dan meningkatkan kesehatan lingkungan permukiman,” harap dia. (ST01)

Tags: AkupresurDinas KesehatanDinkes SurabayaGangguan KesehatanToga
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In