• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 29 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Pj Sekdaprov Jatim Harap Transmigrasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Jatim

by Redaksi
Rabu, 9 Maret 2022
Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transmigrasi Tahun 2022 di Hotel Vasa Surabaya.

Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transmigrasi Tahun 2022 di Hotel Vasa Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –  Pj Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi optimistis transmigrasi dapat mengurangi tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, dan menjadi katrol bagi kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur.

“Program transmigrasi memiliki dampak signifikan dalam upaya mengurangi pengangguran terbuka, kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Wahid mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Transmigrasi Tahun 2022 di Hotel Vasa Surabaya pada Rabu (9/3).

Sebab, Jatim dipandang masih sangat membutuhkan program transmigrasi dikarenakan sebaran penduduknya yang terbilang padat. Diketahui, terdapat 851 jiwa/km2 kepadatan penduduk.

“Di tahun 2021, pendaftaran transmigrasi mencapai jumlah terbanyak yaitu 558 KK, selama ini kuotanya jauh dari pendaftar. Hanya 13 KK dari 558 KK yang diberangkatkan,” ujarnya.

“Di tahun 2022 ini kita mendapat kuota untuk 63 KK. Diharapkan dengan itu, kesejahteraan masyarakat Jatim dapat terus meningkat,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Sekdaprov Jatim Buka Puasa Bersama Konjen Australia, Perkuat Kerja Sama Strategis dan Silaturahmi Antarbangsa

Bukan tanpa alasan, Wahid menyatakan bahwa menurut data BPS, transmigrasi membantu menekan tingkat pengangguran terbuka hingga berada di bawah rata-rata nasional sebesar 5,74%. Tak hanya itu angka kemiskinan Jatim pada 2021 pun turun sebanyak 30% dari tingkatan nasional dengan 4 572,73 ribu jiwa.

Pencapaian ini didapat melalui 619 kawasan transmigrasi dan 48 kawasan program revitalisasi yang mengelola transmigran hingga 4,2 juta jiwa.

Tak berhenti di situ, bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wahid menyoroti 2 hal yang perlu mendapatkan penekanan perihal transmigrasi. Yang pertama, revitalisasi persepsi soal daerah transmigrasi.

“Diharapkan ada konsep transmigrasi yang lebih holistik sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkapnya.

Dalam hal ini, transmigrasi diharapkan tidak hanya terbatas pada artian tradisional untuk membangun suatu wilayah yang berkembang melalui agraria. Tetapi juga tentang bagaimana pengolahan potensi daerah itu dari hulu ke hilir.

BACA JUGA:  Jatim Pertahankan Sebagai Terbanyak PPKM Level 1 se-Jawa Bali

“Tidak melulu soal memegang cangkul tapi bagaimana mengolah lahan secara komunal menggunakan teknologi,” katanya.

Para peserta program transmigrasi diharapkan dapat memilik gambaran jelas  apa yang dilakukan di daerah transmigrasi

“Sehingga dari hulu ke hilir jelas, sehingga tidak ada daerah transmigrasi yang ditinggalkan karena dipandang tidak cukup bisa memberikan masa depan yang menjanjikan,” imbuhnya.

Kedua, adalah kesadaran terhadap potensi radikalisme. Hal ini menjadi penting disoroti karena radikalisme turut menjadi ancaman bangsa.

“Penyusupan radikalisme tanpa kita sadari sudah terjadi. Gerakan mereka ketika sudah mentok di berbagai daerah yang sudah mapan, mereka lari ke daerah yang belum mapan, kita harus berkolaborasi agar ini bisa diatasi,” sebutnya.

BACA JUGA:  Puti: Berbudaya Bisa Ditunjukkan Lewat Bahasa, Prilaku, Seni dan Cara Interaksi

Terkait hal ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyatakan pentingnya kolaborasi dengan berbagai lapisan untuk mewujudkan kedua hal tersebut.

“Kita harus berkolaborasi salah satunya yang kita bangun dengan agak serius bersama persatuan purnawirawan angkatan Darat.  potensi ini kemudian ini kita kolaborasikan supaya apa yang menjadi harapan kita terkait model, perencanaan, dan perkembangan transmigrasi bisa lebih bagus,” jelasnya.

Di akhir, Abdul Halim Iskandar berharap agar program transmigrasi berjalan lancar dan Rakornas Transmigrasi 2022 dapat menjadi forum yang konkret, inovatis dan satu pandangan.

“Ini inti dari target yang ingin kita capai. Sehingga sudah jelas siapa dan apa yang harus dikerjakan,” tutupnya. (ST02)

Tags: JatimKesejahteraan MasyarakatSekdaprov JatimTransmigrasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026

Berita Terkini

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In