• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 17 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

by Redaksi
Selasa, 28 April 2026
Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Satu lagi doktor lulusan dari Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan inovasi di bidang rantai pasok pangan. Ialah Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT yang melakukan riset yang berfungsi untuk mengembangkan model ketelusuran rantai pasok halal dan keamanan pangan berbasis teknologi blockchain dan Internet of Things (IoT).

Dalam disertasinya, doktor yang akrab disapa Miftakh ini menjelaskan bahwa sistem ketelusuran pangan konvensional masih memiliki banyak keterbatasan, terutama dalam hal efisiensi dan akurasi data. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko terhadap keamanan pangan serta menurunkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar.

BACA JUGA:  Guru Besar ITS Desak Pemkot Surabaya Naikan Tarif PDAM

Menurutnya, ketelusuran merupakan elemen penting dalam menjamin keamanan dan kehalalan produk pangan dari hulu hingga hilir. Ia menambahkan bahwa sistem ketelusuran yang baik memungkinkan pelaku industri melacak asal produk dengan lebih jelas. “Sistem ketelusuran yang baik memungkinkan pelaku industri melacak asal produk serta mengidentifikasi potensi risiko secara lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Miftakh mengintegrasikan teknologi blockchain dan IoT dalam model yang dikembangkannya untuk meningkatkan transparansi dan keandalan data. Blockchain berperan sebagai sistem penyimpanan data yang aman dan tidak dapat dimanipulasi, sedangkan IoT memungkinkan pengumpulan data secara real time melalui sensor.

BACA JUGA:  Didanai Terbanyak Kedua, ITS Siap Wujudkan Kolaborasi dengan DUDI

Penelitian ini menggunakan pendekatan sistem dinamik untuk memodelkan kompleksitas interaksi dalam rantai pasok pangan. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini mampu menggambarkan hubungan antar variabel secara menyeluruh dan dinamis. “Pendekatan ini mampu menggambarkan hubungan antarvariabel secara menyeluruh dan dinamis, sehingga dapat menghasilkan simulasi yang lebih representatif,” ujarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model berbasis blockchain dan IoT mampu meningkatkan ketersediaan pangan sebesar 5 persen serta mengurangi food waste pada tingkat konsumen sebesar 3 persen. Selain itu, skenario peningkatan kapasitas penyimpanan petani terbukti memberikan dampak paling signifikan terhadap efisiensi sistem.

BACA JUGA:  Dosen ITS Raih Penghargaan Chevalier dans L’Ordre des Palmes Academiques dari Pemerintah Prancis

Melalui model tersebut, menurut dosen Teknik Industri Universitas Brawijaya ini, sistem ketelusuran tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat transparansi dalam rantai pasok pangan. Hal ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap produk halal dan aman.

Miftakh berharap model yang dikembangkannya dapat diimplementasikan secara luas dalam industri pangan di Indonesia. Penelitian ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-2 tentang Ketahanan Pangan serta poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. (ST05)

Tags: DoktorITSRantai Pasok HalalTeknologi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Susuri Kampung Padat Penduduk Cak Ji dan Gen Z Bagi Sembako ke Warga Miskin

Sabtu, 16 Mei 2026

Gubernur Khofifah Lepas 1.790 Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Sabtu, 16 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Pemkot Surabaya Tegaskan Ruang Publik Berpihak pada Seniman dan Budayawan

Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Surabaya, Heti Palestina Yunani

Jalankan Amanatkan UU 5/2017, Dewan Kebudayaan Surabaya Fokus Kuratorial dan Riset

Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Terkini

Susuri Kampung Padat Penduduk Cak Ji dan Gen Z Bagi Sembako ke Warga Miskin

Sabtu, 16 Mei 2026

Gubernur Khofifah Lepas 1.790 Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Sabtu, 16 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Pemkot Surabaya Tegaskan Ruang Publik Berpihak pada Seniman dan Budayawan

Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Surabaya, Heti Palestina Yunani

Jalankan Amanatkan UU 5/2017, Dewan Kebudayaan Surabaya Fokus Kuratorial dan Riset

Sabtu, 16 Mei 2026
Penyerahan Surat Keputusan Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 bertempat rumah dinas wali ta Surabaya

Wali Kota Eri Cahyadi Resmi Serahkan SK Dewan Kebudayaan Surabaya 2026-2029

Jumat, 15 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In