• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

ITS Dukung Tindak Lanjut Co-Firing PLTU dengan Manfaatkan Bambu

by Redaksi
Kamis, 29 Juli 2021
Pemaparan tipe PLTU dan biomassa co-firing sebagai bentuk arahan pemerintah sesuai Nationally Determined Contribution (NDC)

Pemaparan tipe PLTU dan biomassa co-firing sebagai bentuk arahan pemerintah sesuai Nationally Determined Contribution (NDC)

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Respon cepat diberikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam mendukung realisasi net zero emission yang tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC) melalui co-firing PLTU. Tim Pengabdian Masyarakat (Abmas) Pusat Kebijakan Publik, Bisnis dan Industri (PKPBI) ITS menggelar Focus Group Discussion (FGD) secara daring untuk memberikan masukan sekaligus bertukar pikiran terkait co-firing PLTU yang akan memanfaatkan potensi bambu, Rabu (28/7).

FGD ini bekerja sama dengan PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Diskusi ini memusatkan perhatian pada peran perguruan tinggi dalam mendukung realisasi pemerintah dalam menjalankan NDC melalui co-firing biomassa pada PLTU batubara.

Diskusi menghadirkan penyaji, antara lain Teguh Widjayanto MT sebagai perwakilan dari PT PJB, peneliti BPPT RI Ir Rohmadi Ridlo MEng, dan perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Ir Toat Tridjono MSi. Selain itu, sebagai penanggap dihadirkan dosen Teknik Mesin ITS Ary Bachtiar PhD dan dosen Teknik Lingkungan ITS IIDA Warmadewanthi PhD.

BACA JUGA:  Rumah Desain Kemasan ITS, Solusi Masalah Kemasan UMKM

Teguh Widjayanto menjelaskan, PJB ini merupakan sebuah anak perusahaan Pembangkit Listrik Negara (PLN), produsen listrik yang menyuplai kebutuhan listrik di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jogjakarta, Jawa Timur dan Bali. Saat ini PT PJB mengelola enam pembangkit tenaga listrik di Pulau Jawa, dengan kapasitas total 6.511 megawatt dengan total listrik yang telah dikelola sebesar 20.941 megawatt.

Dikatakannya, PT PJB mendukung penuh realisasi net zero emission melalui co-firing PLTU tersebut. Saat ini, pemerintah sedang mempersiapkan program penurunan emisi di subsektor pembangkitan tenaga listrik dengan menghentikan pengoperasian PLTU batubara sebesar 53 GW antara tahun 2025-2045.

“Dari sinilah terlintas ide dan masukan untuk menggunakan potensi bambu dalam mendukung co-firing PLTU,” paparnya.

Hingga akhir tahun 2019, persebaran Energi Baru Terbarukan (EBT) mencapai 9,15 persen, di mana 6,2 persen berasal dari PLT EBT dan 2,95 persen berasal dari BBN (biodiesel). Sementara, pada tahun 2025 persebaran EBT ditargetkan 23 persen, di mana PLT EBT ditargetkan memberikan porsi sebesar 13-15 persen, PLT Bioenergi 2-5 persen, dan BBN 2-3 persen.

BACA JUGA:  Kembangkan SahabatCAPD, Tim Naraya ITS Permudah Pasien Terapi

Pengembangan biomassa yang akan dioptimalkan antara lain bersumber dari pohon bambu yang merupakan bagian dari tanaman energi. “Kita akan upayakan untuk bisa melakukan co-firing dengan biomassa pada pembangkit di PLTU dan mudah-mudahan bisa kita kejar target paling tidak 1-3 persen di tahun 2025,” tutur Teguh.

Sementara Rohmadi Ridlo mengungkapkan, co-firing ini digunakan sebagai substitusi batubara dengan biomassa pada rasio tertentu sebagai bahan bakar dengan tetap memperhatikan kualitas dan efisiensi pembangkit listrik. Di berbagai negara, khususnya yang menetapkan kebijakan pemanfaatan EBT yang lebih optimal, teknik ini digunakan untuk mengurangi penggunaan energi fosil, serta mendukung kebijakan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK).

Dipaparkan peneliti yang akrab disapa Ridlo ini, untuk menunjang penerapan co-firing salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menyiapkan ketersediaan sumber daya biomassa dalam jumlah besar. Biomassa yang cukup potensial di Indonesia adalah bambu.

Namun, masih perlu dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai potensi bambu untuk mendukung co-firing pada Pembangkit Listrik Jawa Bali di pantai utara (Pantura).

BACA JUGA:  Usai Sandar Makassar, Lattek Jalasesya Taruna AAL Bertolak Menuju Surabaya
Pemaparan tipe PLTU dan biomassa co-firing sebagai bentuk arahan pemerintah sesuai Nationally Determined Contribution (NDC)

Hal ini didukung juga oleh Toat Tridjono, berkaitan dengan co-firing dengan bambu, potensi volume bambu saat ini mencapai 10,4 juta ton bambu dengan asumsi bahwa potensi bambu adalah 5 ton per hektare atau 7,5 kilogram per rumpun atau 133 rumpun per ton. “Karena banyaknya potensi bambu dan degradasi volume air yang terkandung sangat sedikit, maka memudahkan untuk dijadikan bahan co-firing,” jelas Toat.

Keberadaan ITS sebagai perguruan tinggi paling inovatif di Indonesia, lanjut Toat, dapat menjadi pelecut bagi perguruan tinggi lain untuk terus melakukan riset dan inovasi demi kemajuan bangsa. “Besar harapan saya, ITS dapat menjadi pioner inovasi bidang sains dan teknologi di Indonesia guna menjawab EBT di Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, imbuhnya, perlu diatur pula jaminan bahwa kegiatan inovasi dan riset bisa mendapatkan dana yang cukup dari pemerintah. “Sehingga tidak ada lagi yang namanya kegagalan riset karena kekurangan dana,” celetuknya mengingatkan. (ST05)

Tags: Co-FiringFocus Group DiscussionITSPLTU
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In