• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

by Redaksi
Selasa, 28 April 2026

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Rencana pengukuhan Anggota Pramuka Garuda di Kota Surabaya memunculkan beragam respons di masyarakat. Salah satunya dipandang sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali peran Gerakan Pramuka di tengah menurunnya minat generasi muda.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Andri Arianto. Ia menilai rencana kegiatan tersebut memiliki nilai positif dan layak mendapatkan apresiasi.

“Pramuka Kota Surabaya yang berencana dengan kegiatan pengukuhan anggota sebagai Pramuka Garuda dalam sebuah perhelatan akbar yang diproyeksikan memecahkan Rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) ini layak diapresiasi,” ujar Andri, Selasa (28/4/2026).

Andri pun menyinggung pentingnya menguatkan kembali peran Pramuka di tengah perubahan gaya hidup generasi muda. Menurutnya, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi kepanduan tersebut. “Gerakan Pramuka ini melatih kemandirian, kepemimpinan, disiplin, kerja sama, dan juga cinta tanah air,” papar dia.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Tanggapi Keluhan Petani, Bupati Bojonegoro Datangi MRMP Bulog

Andri mengakui saat ini terjadi penurunan antusiasme siswa terhadap kegiatan Pramuka. Hal ini, kata dia, seiring dengan perubahan pola aktivitas generasi muda.

“Saat sekarang ini sepertinya terlihat penurunan antusiasme siswa. Memandang kegiatan Pramuka ini ‘gak relevan’ dalam kehidupan keseharian yang serba digital, aktivitasnya serasa kaku hingga terjebak romantisme masa lalu,” ujarnya.

Bahkan, Andri menyebut, sejumlah survei publik tahun 2026 menunjukkan bahwa mayoritas Gen Z lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial dan internet dibandingkan mengikuti kegiatan organisasi seperti Pramuka.

“Beberapa survei public tahun 2026 yang sudah dirilis, menyatakan bahwa aktivitas tertinggi Gen Z menghabiskan waktu luang dengan scrolling medsos dan mengakses internet lebih 6 jam sehari. Sedangkan siswa yang mengikuti kegiatan Pramuka di sekolahnya menganggap karena kewajiban,” tuturnya.

BACA JUGA:  Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Kunjungi Pasar Kembang

Karena itu, Andri menegaskan bahwa desas-desus yang mengaitkan kegiatan tersebut dengan dugaan pungutan liar (pungli) perlu disikapi secara bijak dan tidak serta-merta disimpulkan sebagai bentuk pelanggaran. Ia menilai, tudingan tersebut cenderung lahir dari cara pandang yang pesimistis.

“Terkait kegiatan pengukuhan anggota Pramuka Garuda, beredar sassus yang ‘dicurigai’ sebagai kedok ‘pungli’, itu bentuk pesimisme yang memandang dari sisi negatifnya saja yaitu pada potensi kegagalan, kesulitan, dan tantangan yang mungkin dihadapi, daripada melihat peluang atau kemungkinan positif,” jelasnya.

Oleh sebabnya, Andri mengajak masyarakat untuk membangun prasangka baik terhadap rencana kegiatan tersebut. Menurut dia, rencana kegiatan ini sebagai bagian dari langkah awal menjaga keberlangsungan Pramuka di kalangan generasi muda.

“Rencana pengukuhan Anggota Pramuka Garuda di Surabaya kita harus pandang dengan prasangka baik, merupakan langkah keseriusan awal sebelum Pramuka benar-benar ditinggalkan oleh generasi muda,” tuturnya.

BACA JUGA:  RSUD Soewandhie Live Surgery Bedah Tulang, Tunjukan Teknik Operasi yang Semakin Modern

Selain itu, Andri juga menjabarkan pendanaan kegiatan Pramuka selama ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan berasal dari berbagai sumber yang sah. Pemerintah, kata dia, berperan sebagai pembina sekaligus fasilitator.

“Terkait sumber pendanaan kegiatan Pramuka, Pemerintah sebagai pembina (melalui presiden, gubernur, bupati, wali kota sebagai Ketua Majelis Pembimbing) dan fasilitator (menyediakan anggaran, sarana, dan kebijakan),” ujarnya.

Meski dekat dengan Pemerintah, Andri menekankan pendanaan Gerakan Pramuka dapat dilakukan menggunakan berbagai sumber. Di antaranya, melalui iuran anggota Gugus Depan, donasi masyarakat, kegiatan kewirausahaan, hingga penggalangan dana atau fundraising.

“Pendanaan Pramuka bersifat multi sumber, tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah, tetapi menggabungkan bantuan negara dengan kemandirian organisasi,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Pengukuhan Pramuka SurabayaPublikSosiolog
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026

Berita Terkini

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In