• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Eri Cahyadi Paparkan Strategi Pengentasan Kemiskinan

by Redaksi
Kamis, 19 September 2024
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi diundang dalam forum strategis di kampus Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta, untuk memaparkan strategi pengentasan kemiskinan di Kota Pahlawan. Wali Kota Eri diundang dalam forum bertajuk “Membedah Program Strategis Pemerintahan Baru dan Solusi Mengatasi Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar oleh Sekolah Kajian Stratejik Dan Global (SKSG) UI.

Wali Kota Eri tampil di hadapan sejumlah guru besar dan akademisi UI, serta para pemangku kepentingan terkait dari berbagai kementerian/lembaga mengatakan  kebijakan pengentasan kemiskinan perlu fokus dengan ditopang oleh tiga hal. Yaitu keterpaduan data, keterpaduan kebijakan, dan kolaborasi lintas sektor.

“Soal data, misalnya, harus benar-benar terpadu, ada interoperabilitas data yang lebih baik. Sehingga daerah bisa bergerak cepat dalam menjalankan program yang tepat sasaran ke warga miskin,” ujarnya.

Selain bersandar pada data BPS dan P3KE, Pemkot Surabaya juga berinisiatif melakukan pendataan terpadu pada keseluruhan populasi yang memunculkan data kemiskinan sebesar 219.427 jiwa, lebih besar dibanding sumber data lainnya. Data 219.427 jiwa tersebut yang menjadi dasar intervensi program.

BACA JUGA:  DPR, Wali Kota Eri Cahyadi dan DPRD Surabaya All Out Kawal Sengketa Eigendom hingga Tuntas

“Kami melakukan pendataan menyeluruh by name by address. Kita kerahkan ASN untuk mendata di awal didampingi RT/RW.  Jadi bukan sampling,” terangnya.

“Data kemiskinan Surabaya ini kita bisa akses datanya 24 jam tanpa prosedur birokrasi, seperti harus izin antar instansi daerah dan pusat. Sehingga intervensi bisa lebih cepat dan tepat. Updatenya pun cepat, tidak menunggu hitungan bulan atau bahkan tahun,” tambah dia.

Dari data tersebut,Wali Kota Eri Cahyadi kemudian memilah tiga strategi utama sesuai karakteristik warga miskin sasaran. Tiga strategi itu adalah meningkatkan pendapatan warga miskin, mengurangi beban pengeluaran warga miskin, dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan yang banyak berkaitan dengan aspek spasial.

Ketiga program itu memiliki penggerak, yaitu keterpaduan data dan transformasi digital. “Jadi program-program pengentasan kemiskinan itu enabler-nya, penggeraknya adalah orientasi berbasis data, jadi tidak ngawur menebar program. Lalu transformasi digital untuk melakukan keterpaduan data, sekaligus mempercepat intervensi program,” jabar mantan kepala Bappeko Surabaya ini.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Berharap Survei MBR Tidak Tumpang Tindih

Eri lantas membeber sejumlah program konkrit pengentasan kemiskinan, yaitu rumah padat karya yang menyulap aset atau lahan-lahan menganggur milik Pemkot Surabaya untuk dijadikan lokasi usaha rakyat miskin.

“Aset-aset idle Pemkot Surabaya kini digunakan untuk lahan usaha warga miskin, seperti kafe, laundry, cuci motor, usaha perikanan, produksi paving, dan sebagainya,” jelasnya.

Produksi warga miskin juga diborong pemerintah. Warga miskin dilatih berproduksi, mulai paving, pengelolaan laundry, usaha kafe, hingga produksi maoanan-minuman. Produksinya diborong ASN dan perangkat daerah Pemkot Surabaya melalui platform digital e-Peken, sembari secara bertahap diberdayakan untuk menggarap pasar umum.

“Program padat karya ini memberdayakan 35.638 KK miskin. Terdapat 133 aset Pemkot Surabaya yang disulap menjadi Rumah Padat Karya. Dan ada transaksi UMKM oleh ASN Pemkot Surabaya mencapai Rp142 miliar,” ujar Eri yang juga ketua umum Apeksi ini.

Untuk menekan beban pengeluaran warga, Eri meluncurkan berbagai program, di antaranya pemberian perlengkapan sekolah gratis (tas, sepatu, seragam) kepada ratusan ribu pelajar dari keluarga kurang mampu, ratusan ribu pelajar SMA/SMK dan ribuan mahasiswa menerima beasiswa, berobat gratis memakai KTP untuk semua warga, pendidikan SD-SMPN gratis, fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan untuk puluhan ribu pelayan masyarakat, dan sebagainya.

BACA JUGA:  Pasca Kenaikan BBM, Khofifah Cek Harga Bahan Poko di Pasar

Dengan strategi itu, angka kemiskinan di Surabaya bisa terus ditekan. Kemiskinan ekstrem yang sebesar 1,2 persen (setara 35.020 jiwa) pada 2024 berhasil turun drastis hingga 7.572 jiwa pada 2023 dan tahun ini ditargetkan zero alias nol kemiskinan ekstrem.

Adapun angka kemiskinan berdasarkan data BPS berhasil diturunkan dari 5,23 persen pada 2021 menjadi 3,96 persen pada 2024, termasuk yang terendah di Indonesia. Berdasarkan pendataan menyeluruh Pemkot Surabaya pada keseluruhan populasi, jumlah kemiskinan yang 75.069 KK pada 2022 sukses diturunkan menjadi 28.429 KK per Agustus 2024; dan ditargetkan kembali menurun menjadi 15.000 KK pada Desember 2024. (ST01)

Tags: Eri CahyadiPengentasan Kemiskinan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Berita Terkini

Bagus Panuntun Diangkat Sebagai Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026
Foto bersama di sela forum ASEAN University Network/Southeast Asia Engineering Education Development Network (AUN/SEED-Net) Steering Committee Meeting 2026.

Perkuat Kolaborasi Riset ASEAN – Jepang, ITS Pimpin Sidang AUN/SEED-Net 2026

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

2.600 Tenaga Pendidik se Jatim Ikuti Sosialisasi Program Pengelolaan Talenta Digital Nasional,

Selasa, 20 Januari 2026

ITS Dukung Kontribusi Sains dalam Konsorsium Rehabilitasi Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Sumbersari Jember, Wujud Komitmen Kendalikan Harga Bahan Pokok dan Jaga Daya Beli Masyarakat

Selasa, 20 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In