• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Wanita Cantik Ini Pura-Pura Minta Antar, tapi Berkomplot Lakukan Perampasan

by Redaksi
Selasa, 13 Oktober 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Bagaikan buah simalakama. Inilah yang dialami Nur Halizah, 19, warga Jalan Kedinding Tengah IV-B, Kenjeran, Surabaya.

Memiliki pacar, justru ia disuruh melakukan hal yang tak dinginkannya. Awalnya ia diajak BO dengan laki-laki lain. Ia menolak dan pacarnya tahu, lalu diminta oleh pacarnya itu untuk berkomplot melakukan perampasan terhadap lelaki yang menawarinya BO itu.

Namun karena hal tersebut, justru membawanya ke sel Polsek Lakarsantri. Ia ditangkap setelah diduga turut serta melakukan perampasan handphone (HP) milik Deby Kurnia, warga Jalan Karangmenjangan III C yang tinggal di Wiyung.

BACA JUGA:  Optimalkan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru, Gelar Operasi Modifikasi Cuaca 

“Saya disuruh pacar saya. Awalnya saya diajak open BO oleh korban, tapi saya nggak mau,” ungkap tersangka Nur Halizah, di Mapolsek Lakarsantri, Selasa siang (13/10).

Ia menceritakan awalnya kenal korban lewat chat facebook. “Baru aja kenal,” imbuhnya.

Menurut wanita berparas cantik ini, begitu tahu ajakan korban, pacar tersangka Nur Halizah emosi. Lalu merencanakan untuk merampas HP milik korban.

Setelah itu, lanjut Nurhalizah, pacarnya  merencanakan aksi perampasan. Ia bingung. “Kalau saya nggak mau bantu, saya disebut pacar saya ikut komplotan open BO. Akhirnya saya mau,” paparnya.

BACA JUGA:  Polisi Tahan Tersangka Penendang Sesajen di Gunung Semeru

Setelah itu disusunlah rencana perampasan. Tersangka berpura-pura mengajak korban dengan modus mengantar ke rumah kakaknya untuk meminjam uang dengan mengendarai motor.

Sampai di Waduk Unesa, korban dipepet dua pelaku menggunakan motor Honda Supra. Saat itu, korban ditodong pisau dan diminta HP nya. Korban pun ketakutan lalu berteriak minta tolong ke pengemudi mobil yang lewat. Tak lama kemudian, kedua pelaku lelaki kabur.

Tapi dari sinilah konspirasi itu terkuak. Saat ada perampasan, tersangka Nur Halizah terlihat mencurigakan. Ia tidak takut dan terlihat biasa.

BACA JUGA:  Diungkap Polisi, Segini Biaya untuk Kencani Cewek 15 Tahun

Setelah diinterogasi, tersangka mengaku berkomplot dengan dua pelaku laki-laki yang menodong korban tersebut. Kemudian dilaporkan ke Polsek Lakarsantri dan dilakukan penangkapan.

Kapolsek Lakarsantri AKP Hendrix Kusuma Wardhana mengatakan pihknya kini sedang mencari pelaku lainnya. Dua pelaku lain sudah ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Lakarsantri. (ST01)

Tags: KomplotanPerampasanTersangka
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026

Berita Terkini

Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meluncurkan program Medical Tourism dan Bakti Sosial Terintegrasi.

Wali Kota Eri Cahyadi Luncurkan Medical Tourism Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026
Eka Hardiyanti Suteja (35), satu-satunya sopir perempuan Suroboyo Bus.

Semangat Kartini: Kisah Eka, Sopir Perempuan Suroboyo Bus yang Betah di Jalanan

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi

Data DTSEN Menyusut 34 Ribu, 147.545 KK di Surabaya Masih Dinonaktifkan

Senin, 20 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan.

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Senin, 20 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In