• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Kemenkes Inginkan Posyandu Menjadi Layanan Kesehatan Primer

by Redaksi
Selasa, 2 Agustus 2022
Wamenkes RI dr. Dante Saksono bersama Wali Kota Eri Cahyadi dlam dialog 'Integrasi Layanan Primer' dengan para jajaran pejabat dan petugas kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya, Puskesmas, camat, serta lurah yang digelar di Puskesmas Kebonsari.

Wamenkes RI dr. Dante Saksono bersama Wali Kota Eri Cahyadi dlam dialog 'Integrasi Layanan Primer' dengan para jajaran pejabat dan petugas kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya, Puskesmas, camat, serta lurah yang digelar di Puskesmas Kebonsari.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wamenkes RI dr Dante Saksono Harbuwono mengatakan pihaknya gencar turun untuk memastikan program-program layanan primer. Layanan primer yakni implikasi program tersebut bisa diterapkan di tingkat daerah, salah satunya adalah dengan Posyandu Prima di Surabaya.

“Posyandu Prima ini adalah perwujudan dari koordinasi Posyandu-Posyandu yang ada. Yang jumlahnya 300 ribu di seluruh Indonesia, menjadi satu kelompok Posyandu-posyandu yang memiliki interaksi dengan masyarakat secara lebih dekat,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya, tingkat pelayanan kesehatan yang paling primer adalah Puskesmas. Namun, saat ini Kemenkes RI menginginkan Posyandu menjadi salah satu layanan kesehatan primer di setiap daerah.

BACA JUGA:  Selama Libur Lebaran, Ini Jam Operasional Puskesmas dan Labkesda Surabaya

“Dengan koordinator Posyandu-Posyandu ini adalah Posyandu Prima. Ini yang saya tinjau, untuk dipastikan bisa berjalan di tingkat masyarakat,” jelas dia.

Ia pun menyebut Kota Surabaya menjadi salah satu lokasi Uji Coba Integrasi Layanan Primer. Dr Dante mengaku, akan melakukan desain ulang terhadap penerapan program tersebut, sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing. Sebab, menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

“Untuk wilayah di Jawa Timur ini, dukungan dari Wali Kota Eri Cahyadi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah sudah cukup untuk mendirikan Posyandu Prima ini sebagai salah satu elemen kesehatan masyarakat primer,” terang dia.

BACA JUGA:  Resmi Dibuka, Koarmada II Siap Sukseskan Latihan Armada Jaya XXXIX TA 2021

Sementara itu Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan sarana dan prasarana, hingga SDM yang diperlukan. Sebab, untuk setiap Posyandu Prima, minimal harus terdapat staf pendaftaran, dokter, perawat, dan bidan.

“Insya Allah apa yang diharapkan Wamenkes RI dr. Dante dan Wali Kota Eri Cahyadi bisa segera kita realisasikan di Kota Surabaya.

Meski demikian, Nanik mengaku bahwa Kota Surabaya telah memiliki Puskesmas Pembantu atau Poskeskel. Hanya saja, terdapat tambahan konsep pelayanan dari Kemenkes RI, yakni pelayanan kesehatan yang langsung melibatkan masyarakat.

BACA JUGA:  Antusiasme Pecah! Ribuan Peserta Antre Ikut Surabaya ITS Run Fest

“Karena konsep Posyandu adalah pemberdayaan masyarakat, maka juga melibatkan para Kader Surabaya Hebat (KSH) akan ikut terlibat dalam Posyandu Prima,” pungkasnya. (ST01)

Tags: KemenkesLayanan Kesehatan PrimerPosyanduPuskesmas
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026

Berita Terkini

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In