• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Eri Cahyadi Main Ludruk, Mendebarkan tapi Justru Ketagihan

by Redaksi
Selasa, 31 Mei 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berperan sebagai raja Majapahit, Raden Wijaya dalam pertunjukan ludruk di salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berperan sebagai raja Majapahit, Raden Wijaya dalam pertunjukan ludruk di salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Di peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729, Wali Kota Eri Cahyadi unjuk kebolehan. Ia mendalami peran baru sebagai pemain ludruk.

Eri peran sebagai raja pertama Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya dalam pertunjukan ludruk di salah satu stasiun televisi lokal di Jawa Timur, Senin (30/5). Ia tidak sendiri, melainkan main bersama dengan jajaran Forkopimda Surabaya dan grup seniman ludruk Luntas.

Dalam jalan ceritanya, Eri Cahyadi bersama jajaran Forkopimda Surabaya dan grup ludruk Luntas menceritakan asal mula terbentuknya Kota Surabaya pada zaman Kerajaan Majapahit. Pertunjukan itu dimulai dari penampilan seni tari Remo, dan dilanjutkan parikan sebagai penanda dibukanya pertunjukan ludruk bertema “Hoedjoeng Galoeh” Asal Muasal Nama Surabaya.

BACA JUGA:  3 Kelebihan Prosesor di Galaxy S23 Series 5G yang Tak Ada di Smartphone Lain

Di awal pertunjukkan, pentolan grup ludruk Luntas, Robets Bayoned membuka dengan gaya bahasa khas Suroboyo-an. Penonton seisi studio pun tertawa terhibur, termasuk Wali Kota Eri Cahyadi serta jajaran Forkopimda Surabaya.

Tak lama kemudian, Eri tampil sebagai raja yang memimpin pasukan Majapahit untuk melawan pasukan sekaligus mengusir tentara Tartar dari Kekaisaran Mongol. Pengalaman ini membuatnya tidak kapok. Sebaliknya ia justru ketagihan ingin ngeludruk lagi di lain kesempatan.

“Mendebarkan, nagihin, dadi engko lek main maneh wis tatak atine (pengalaman pertama mendebarkan, bikin nagih, nanti kalau manggung lagi bakal lebih mantap hatinya),” testimoninya.

BACA JUGA:  Kunjungi Penerima Manfaat Dandan Omah, Eri Cahyadi Ingin Tahu Keadaan Warga

Ia menyebutkan, rencana ke depannya akan kembali ngeludruk bersama jajaran Forkopimda Surabaya. Tujuannya untuk melestarikan kesenian sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Pahlawan.

“Setelah pandemi Covid-19 ini, salah satu cara kita menggerakkan perekonomian adalah dengan kesenian secara masif di Surabaya,” sebutnya.

Ia juga mendukung grup ludruk Luntas untuk melestarikan kesenian khas Surabaya. Menurut dia, ludrukan ala Luntas berbeda karena membawakannya dengan cara kekinian, sehingga cara ini dapat menarik minat anak muda Kota Surabaya menikmati kesenian tradisional. (ST01)

BACA JUGA:  Jumlah Pengangguran SMK Turun
Tags: Eri CahyadiKerajaan MajapahitLudrukTentara Tartar
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In