• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Penanaman Modal Asing Meningkat, Jatim Diminati Investor

by Redaksi
Jumat, 18 Februari 2022

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Jawa Timur masih menjadi primadona untuk penanaman modal. Sebab Jatim cukup menarik di mata investor asing.

Hal ini ditunjukkan oleh proporsi Penanaman Modal Asing (PMA) yang terus meningkat. Pada tahun 2019, proporsi PMA terhadap total investasi di Jatim sebesar 22,2 persen. Setahun kemudian naik menjadi 28,9 persen, dan pada tahun 2021 proporsi PMA naik lagi menyentuh angka 34 persen.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa peningkatan capital inflow ke Jawa Timur tersebut sekaligus mempertegas bahwa fundamental ekonomi Jatim dipandang cukup kuat.

“Namun demikian, berseiring dengan progress positif PMA itu, kita berkomitmen untuk menggenjot PMDN Jatim,” imbuhnya.

Dijelaskan Khofifah, pada tahun 2021, realisasi investasi di Jatim senilai Rp 79,5 triliun yang terdiri dari PMA Rp 27 triliun dan PMDN Rp 52,5 triliun, tersebar di beberapa lokasi utama di Jatim. Kota Surabaya menjadi penyumbang terbesar (kontribusi 37 persen) dengan capaian Rp 29,2 triliun. Disusul Kab. Gresik menyumbang 21 persen dengan nilai investasi Rp 16,8 triliun, lalu Sidoarjo Rp 9,6 triliun (12 persen), Kab. Pasuruan Rp 7,2 triliun (9 persen), dan Kab. Tuban Rp 2,4 triliun (3 persen).

BACA JUGA:  Menjadi Narasumber Surveilans Gizi di Acara Kemenkes, Kadinkes Bojonegoro Sampaikan Hal Ini

Sedangkan dari sisi sektor usaha, realisasi investasi Jatim tahun 2021 didominasi oleh sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran dengan nilai investasi Rp 19,5 triliun setara dengan 24 persen dari total investasi. Selanjutnya sektor industri makanan yang memberikan kontribusi 15 persen dengan capaian Rp 11,6 triliun, kemudian sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp 10,8 triliun (13 persen), sektor pertambangan Rp 7,6 triliun (10 persen) dan sektor industri logam dasar, barang logam bukan mesin dan peralatannya senilai Rp 5,6 triliun (7 persen).

Khofifah pun mengapresiasi berbagai pihak yang ikut mendorong tren pertumbuhan selama tiga tahun terakhir ini. Pertumbuhan tersebut diikuti adanya peningkatan peringkat Jatim pada konstelasi Top 5 Provinsi se-Indonesia di sektor investasi. Mulai dari tahun 2018 Jatim menduduki peringkat ke-5, beranjak naik ke urutan empat pada tahun 2019, dan naik lagi menjadi peringkat ke-3 pada tahun 2020 dan tahun 2021.

BACA JUGA:  Perlu Ada Peningkatan Branding dan Marketing Kentang Organik Jatim

“Capaian ini berkat kerjasama semua pihak, termasuk TNI/Polri yang menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah,” ungkapnya.

“Dengan segenap keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang dipunyai Jatim, maka saya sampaikan kepada para investor baik asing maupun dalam negeri, ayo berinvestasi di Jawa Timur, karena pasti lebih mudah, efisien, dan menguntungkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa untuk mengakselerasi investasi dan membangun kemudahan berusaha di Jatim, dirinya telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 69 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Setidaknya 14 Pergub yang sebelumnya mengatur perizinan di berbagai sektor, dinyatakan tidak berlaku dan disederhanakan menjadi hanya satu yaitu Pergub No. 69 Tahun 2020.

BACA JUGA:  Fetox, Inovasi Turunkan Risiko Kematian Bayi

“Lewat Pergub ini, Provinsi Jawa Timur ingin memangkas panjangnya alur perizinan yang kerap dikeluhkan para calon investor. Pelayanan perizinan diselenggarakan dengan mengedepankan transparansi, kepastian waktu, bebas korupsi, serta mengutamakan kepuasan pemohon izin,” ujarnya.

Sebagai wujud implementasi dari Pergub 69 Tahun 2020 tersebut, Pemprov Jatim menginisiasi lahirnya Jatim Online Single Submission (JOSS). Melalui JOSS, seluruh layanan perizinan yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim diselenggarakan secara on line. JOSS juga dilengkapi dengan fitur tracking yang memungkinkan pemohon dapat menelusuri status izinnya secara real time.

Berkat serangkaian kerja keras dan upaya yang dilakukan dalam mendorong investasi Jawa Timur, Rabu, (16/2) Pemerintah Pusat melalui Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia memberikan penghargaan terbaik ke 3 nasional kepada Gubernur Khofifah sebagai provinsi yang memberikan kontribusi positif terhadap kinerja investasi nasional. (ST02)

Tags: InvestasiInvestorJatimPenanaman Modal AsingPMA
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In