• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Datang ke Lumajang, Mensos Risma: Jika Ada Unsur Pidana Penyaluran Bansos, Polisi Turun Tangan

by Redaksi
Minggu, 29 Agustus 2021
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat berdialog dan menerima keluhan dari warga tentang bansos di Desa Sawaran Kulon,  Kecamatan Kedungjajang, Lumajang.

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat berdialog dan menerima keluhan dari warga tentang bansos di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang.

SURABAYATODAY.ID, LUMAJANG – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terus melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah untuk mengurai penyaluran bansos. Sebab, di beberapa daerah ternyata ada dugaan penyaluran tersebut.

Seperti yang dilakukan di Lumajang, Jawa Timur. Usai melakukan kunjungan kerja di Jember dalam sinkronisasi penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di Hotel Aston, Risma mampir di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang. Sebelumnya, Mensos menerima laporan bahwa di desa tersebut ratusan keluarga PKH tak menerima bansos.

Tak mengenal lelah, meski malam hari, Risma datang ke desa tersebut. Untuk mencapai desa ini, rombongan menyusuri jalan berliku dan gelap. Tiba di lokasi, ia sudah ditunggu Bupati Thoriqul Haq, forkopimda setempat dan beberapa ibu-ibu yang akan menyampaikan keluhannya.

BACA JUGA:  Eri Cahyadi: Navy Day Hasil Kerja Bareng Forkopimda Surabaya, Jatim dan Masyarakat

Tak panjang lebar, Mensos Risma minta warga bercerita terkait permasalahan bansos. Warga pun mulai curhat. Ada yag menyatakan tidak menerima bansos beberapa bulan, ada pula yang menerima tapi tidak mendapatkan struk atau bukti belanja. Di sisi lain ada pula warga yang mengaku mendapatkan ancaman ketika menanyakan bansosnya.

Risma pun menelaah satu persatu persoalan tersebut. Begitu menerima laporan, ia meminta stafnya untuk langsung mengecek data. Namun karena permasalahan masing-masing tidak sama, ia memutuskan agar warga yang memiliki persoalan bansos divideo.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 16,1 Miliar untuk Masyarakat Kabupaten Probolinggo

“Ini nanti tolong direkam. Divideo. Tolong mereka suruh bercerita persoalan masing-masing, lalu nanti kita telaah,” kata Risma.

Risma meminta agar rekaman video itu nanti dikirikan ke dirinya. “Nanti saya dikirimi videonya. Pak Bupati juga dikirimi juga,” tambahnya.

Dari penjelasan singkat yang diterima, Risma menengarai bahwa BST dan BPNT ada kekeliruan. Salah satunya mengapa dana bansos yang diberikan diberikan secara dicicil.

Ia menegaskan Kemensos tidak pernah mengirim Bansos secara kredit. “Kenapa ini dicicil?” tanyanya.

BACA JUGA:  Produk di Peken Surabaya Diminta Satu Harga
Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan keterangan pers usai menerima keluhan tentang penyaluran bansos di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang.

Dengan tegas ia menyatakan tidak akan tedeng aling-aling. Siapapun yang melakukan kekeliruan dalam penyaluran dana bansos akan diproses.

“Demikian juga kalau juga ada staf saya, juga akan saya proses. Saya tidak pernah menutup-nutupi,” tegas dia.

Bahkan ia menyatakan akan memproses secara pidana jika ada kasus hukum yang dilanggar dalam penyaluran bansos ini. Makanya dalam kedatangannya ini, Risma membawa tim dari Bareskrim Mabes Polri.

“Kalau kesalahannya karena administrasi, saya akan perbaiki. Tapi kalau sudah pidana, nanti polisi yang akan turun tangan,” tandasnya. (ST01)

Tags: BansosKemensosLumajangMensos Risma
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Optimis Percepat Terwujudnya Zero ODOL 2027 di Jatim

Sabtu, 7 Maret 2026

Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Sabtu, 7 Maret 2026

Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Perkuat Perlindungan Sosial dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Kasus Ancaman Oknum Jukir Diproses Secara Hukum

Jumat, 6 Maret 2026

Gubernur Khofifah Terima Audiensi Swaniti Initiative, Pastikan Jatim Siap Perkuat Kolaborasi Kembangkan Energi Terbarukan dan Percepatan Wujudkan Ekonomi Hijau

Jumat, 6 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In