• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 29 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Pastikan Penanganan Banjir di  Situbondo Cepat dan Terpadu

by Redaksi
Sabtu, 24 Januari 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi banjir di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi banjir di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

SURABAYATODAY.ID, SITUBONDO  – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bergerak cepat turun langsung menangani banjir yang melanda Kabupaten Situbondo, dengan meninjau lokasi banjir di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jum’at (23/1).

Ia memastikan sejumlah langkah penanganan segera dilakukan, mulai dari pengerukan sedimentasi sungai hingga penguatan bronjong di titik-titik rawan luapan air.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah mengatakan, selain dipicu hujan dengan intensitas tinggi, banjir di Situbondo juga disebabkan oleh meluapnya sungai akibat sedimentasi yang belum tertangani secara optimal.

“Yang lebih strategis pengerukan yang lebih signifikan kemudian ada bronjong yang juga lebih siginifikan untuk menjadi penahan dari kemungkinan melubernya air karena sedimentasi yang masih belum dikeruk,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan, pengerukan sedimentasi sungai membutuhkan alat berat berupa ekskavator. Namun demikian, diperlukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk menentukan jalur alternatif agar alat berat tersebut dapat menjangkau lokasi pengerukan.

“Kalau eskavator itu melalui gang di depan ini tidak cukup, maka harus cari opsi eskavator ini lewat titik-titik yang nanti Bupati akan memandu kalau eskavator masuk itu akan lewat mana,” katanya.

BACA JUGA:  Pesan Khofifah, Humas Tak Sekadar Jaga Reputasi Tapi Jadi Referensi dan Bisa Direplikasi

Selain pengerukan, penguatan bronjong juga menjadi perhatian utama. Menurut Khofifah, bronjong perlu diperkuat melalui penambahan dan pelapisan agar lebih kokoh dalam menahan arus sungai saat hujan deras.

“Bronjongnya dikuatkan, ditambah, dilapisi, dan tetap perlu ada proses untuk pengerukan sedimentasi sungai,” tegasnya.

Untuk solusi jangka pendek, lanjut Khofifah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyiapkan upaya kanal  pengairan lahan pertanian dengan pemasangan pipa-pipa air ke area persawahan. Langkah ini dinilai mendesak mengingat wilayah tersebut telah memasuki musim tanam

“Karena ini juga sudah musim tanam maka plt kepala dinas sumber daya air yang juga kepala dinas cipta karya akan menyiapkan pipa – pipa untuk bisa mengalirkan air pada proses pengairan lahan sawah yang sedang pada proses tanam,” jelasnya.

Di sisi penanganan sosial, Gubernur Khofifah meminta Bupati Situbondo memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan layanan dasar, terutama pemenuhan kebutuhan pangan melalui dua dapur umum yang telah disiapkan. Ia juga menekankan pentingnya layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Beri Reward Atlet Peraih Medali di Ajang PON XX Tahun 2021 Papua

“Tadi ada dua dapur umum, proses distribusi permakanannya saya rasa relawannya dimungkinkan untuk bisa memasak dan mendistribusikan sehari bisa 3 kali makan, mungkin juga ada titik-titik layanan kesehatan yang bisa disupport dari Puskesmas terdekat,” terangnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga meminta agar dilakukan pendataan terhadap fasilitas ibadah dan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir, mengingat masyarakat akan segera memasuki bulan Ramadan.

“Pasikan masyarakat sehat dan mereka merasa tenang,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi 100 unit kompor, 500 paket sembako, 100 paket perlengkapan anak (kidsware), 50 paket makanan siap saji, 50 paket lauk pauk, 50 paket tambahan gizi, 100 lembar selimut, 100 paket kebersihan, 100 lembar terpal, 100 paket peralatan masak, 50 potong pakaian pria, 50 potong pakaian wanita, serta 100 paket bantuan untuk lansia.

BACA JUGA:  Dua Intervensi Penanganan Stunting di Jatim, Apa Saja?

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Khofifah yang turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir.

“Terima kasih ini berkah sekali ibu berkenan berkunjung ke sini,” ucap Rio.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung cukup lama mengguyur wilayah Kabupaten Situbondo pada Rabu (21/1) sekitar pukul 17.50 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap di sejumlah wilayah.

Banjir melanda beberapa desa di lima kecamatan, yakni Desa Lubawang, Kalianget, dan Jetis di Kecamatan Banyuglugur; Desa Buduan di Kecamatan Suboh; Desa Pasir Putih di Kecamatan Bungatan; Desa Selomukti di Kecamatan Mlandingan; serta Jalan Raya Besuki di Kecamatan Besuki.

Bencana tersebut mengakibatkan beberapa unit rumah rusak sedang, rumah rusak berat, satu unit tempat usaha rusak, satu tanggul jebol, serta satu jembatan penghubung antar dusun terputus. Sementara data kerusakan rumah , fasum dan fasos serta pertanaman dan ternak masih difinalisasi. (ST11)

Tags: Gubernur KhofifahPenanganan BanjirSitubondoTerpadu
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026

Berita Terkini

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In