• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Lebih Transparan dan Praktis! Pemkot Surabaya Mulai Terapkan Parkir Digital di Zona 1

by Redaksi
Jumat, 23 Januari 2026
Foto ilustrasi, pembayaran parkir digital yang telah dilaksanakam Dishub Surabaya.

Foto ilustrasi, pembayaran parkir digital yang telah dilaksanakam Dishub Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Perhubungan (UPT Dishub) Kota Surabaya melakukan sosialisasi penerapan parkir digital di lokasi Zona 1 pada Kamis (22/1/2026). Diterapkannya parkir digital ini, sebagai bentuk transparansi dan meningkatkan pelayanan parkir yang lebih baik di Kota Surabaya.

Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengatakan, sebelum parkir digital ini disosialisasikan, Dishub Kota Surabaya telah melakukan serangkaian kegiatan pembekalan bagi juru parkir (jukir). Diantaranya, melakukan validasi jukir, pendataan jukir, hingga mendaftarkan rekening Bank Jatim untuk para jukir di Kota Surabaya.

“Kenapa harus membuatkan rekening sekaligus aktivasi kartu ATM-nya? Karena itu satu persyaratan untuk penerapan parkir digital melalui HP atau device jukir. Selain itu, HP para jukir juga kita bekali aplikasi dari Smart Parking Solution, jadi pendapatan parkir jukir bisa tersplit secara langsung dari perbankan, 60 persen ke pemkot dan 40 persennya untuk petugas parkir,” kata Jeane.

Setelah validasi dan pendaftaran rekening bank untuk petugas parkir selesai, selanjutnya Dishub melakukan jemput bola kepada petugas parkir yang berada di lapangan. Dengan demikian, maka penerapan parkir digital di Kota Surabaya bisa segera direalisasikan pada Januari 2026.

BACA JUGA:  SDN Warugunung Gelar Bakti Sosial Ramadan, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

“Kami keliling menjemput bola petugas parkir di lokasi-lokasi parkir dari kemarin, untuk didaftarkan buku tabungan juga diaktivasi ATM-nya dan berlanjut ke penerapan parkir digital. Nantinya, pembayaran (untuk petugas parkir) akan masuk pada H+1 dan langsung masuk ke rekening masing-masing dan bisa dicek pendapatannya,” ujar Jeane.

Jeane menjelaskan, penerapan parkir digital kali ini dilakukan di kawasan Zona 1, yakni Jalan Tanjung Anom, Jalan Blauran, dan Jalan Genteng Besar. Menurutnya, kawasan ini paling banyak diminati oleh pengguna jasa parkir, sebab di Zona 1 merupakan wilayah perdagangan dan wisata Tunjungan Romansa.

“Kenapa kita utamakan di Zona 1? Karena permintaan dari masyarakat untuk diterapkan parkir digital sangat tinggi. Makanya kami pilih lokasi tersebut dan kita dahulukan sekaligus mendata petugas parkirnya,” jelasnya.

Jeane berharap, diterapkannya parkir digital ini bisa mempermudah masyarakat dan bagian dari transparansi akuntabilitas Pemkot Surabaya. Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung kebijakan parkir digital yang disediakan oleh Pemkot Surabaya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah: Operasi Pasar Akan Terus Dilakukan untuk Stabilkan Harga Beras

Jeane menerangkan, cara pembayaran parkir digital ini samgat mudah, pengguna jasa parkir cukup menggunakan kartu e-money atau e-tol dan juga QRIS. Setelah melakukan pembayaran, pengguna jasa parkir akan menerima struk dari petugas parkir sebagai bukti transaksinya.

“Di alatnya nanti akan muncul langsung metode pembayarannya menggunakan e-tol atau QRIS, nantinya akan muncul kode rekening pemkot dan juga alamat lokasi parkir tersebut. Dengan alat yang sudah disediakan oleh UPT Parkir Dishub Surabaya ini tujuannya untuk satu, supaya transparan dan masyarakat lebih nyaman, lebih mudah,” harapnya.

Jeane menambahkan, penerapan parkir digital masih perlu adanya evaluasi dan terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat ke depannya. “Apalagi generasi muda zaman sekarang kan jarang yang membawa dompet (uang cash) semua sudah dompet digital,” tambahnya.

Di samping itu, salah satu petugas parkir di Jalan Tanjung Anom, Muhammad Afnan mengatakan, aplikasi yang diberikan cukup mudah dipahami. Selain itu banyak pengguna jasa parkir yang lebih memilih untuk melakukan transaksi pembayaran menggunakan metode digital. “Aplikasinya mudah dipahami, dan sudah banyak masyarakat yang menggunakan,” katanya.

BACA JUGA:  Demi Regsosek, BPS Diminta Bangun Komunikasi dengan Kepala Daerah

Di sisi lain, pengguna jasa parkir di Jalan Tanjung Anom, Intan mengaku dimudahkan dengan pembayaran parkir digital di Kota Surabaya. Menurutnya, pembayaran parkir digital justru menguntungkan para anak muda yang jarang membawa uang cash.

“Jadi enak pakai QRIS, lebih praktis ya. Pertama kali nyoba, sebelumnya kan belum ada di Surabaya, dan lebih gampang pakai QRIS daripada pakai cash,” akunya.

Tidak hanya Intan, Riansyah Wahyu Pratama juga merasakan kemudahan pembayaran parkir digital tersebut. Menurut Riansyah, adanya pembayaran parkir digital ini justru menguntungkan masyarakat Kota Surabaya. Selain itu, adanya sistem pembayaran parkir digital ini menjadi lebih transparan.

“Jadi, kalau parkir Rp2 ribu ya Rp2 ribu, kadang kan kalau parkir di tempat lain ada yang Rp3 ribu dan Rp5 ribu, itu tidak tepat sasaran juga masuknya ke pemkot. Saya harap tidak hanya diterapkan di sini, tapi di taman-taman atau tempat hiburan di Kota Surabaya lainnya,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Parkir DigitalPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026

Berita Terkini

Dr Miftakhurrizal Kurniawan ST MT

Doktor ITS Kembangkan Rantai Pasok Halal Berbasis Teknologi

Selasa, 28 April 2026

Sosiolog Dorong Publik Lihat Nilai Positif di Balik Kegiatan Pengukuhan Pramuka Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Ghofar Ismail S.T

Ghofar Ismail Ditunjuk Ketua DPD PAN Surabaya: Pemilu 2029 Targetkan Sstu Fraksi di DPRD Surabaya

Selasa, 28 April 2026
Wali Kota Eri saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di TPS Prapen DKK Surabaya,

Sistem Pengelolaan Sampah Surabaya Makin Tertata, Wali Kota Eri Minta Tongbin TPS Dihitung Lebih Presisi

Selasa, 28 April 2026
Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan.

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia HE. Mr. Faisol Abdullah , Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jamaah Haji

Selasa, 28 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In