• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 16 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Hadiri Kongres BEM PTUN se-Nusantara, Sekdaprov Adhy Sebut Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

by Redaksi
Sabtu, 17 Mei 2025
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono saat menghadiri pembukaan kongres ke-VIII Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama se-Nusantara di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono saat menghadiri pembukaan kongres ke-VIII Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama se-Nusantara di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

SURABAYATODAY.ID, PROBOLINGGO – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan yang turut serta menentukan arah pembangunan sosial. “Saya mencoba membuat catatan dalam perjalanan ke sini tadi. Maka saya sampaikan bahwa mahasiswa itu bukan hanya status. Di KTP boleh tertulis mahasiswa, tapi di kehidupan nyata kalian adalah agent of change atau agen perubahan,” kata Sekdaprov Adhy saat menghadiri Pembukaan Kongres ke-VIII Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Nusantara di Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Sabtu (17/5).

Bertemakan “Merajut Persatuan Mahasiswa Nahdliyin Untuk Mendorong Kualitas Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi Umat”, turut hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Perindustrian H. Faisol Riza, Wakil Menteri Dikti Saintek Fauzan, Wakil Bupati Probolinggo Ra Fahmi AHZ, Pengasuh PP. Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini, Bendahara Umum Pbnu KH. Gudfan Arif Ghofur, serta Rektor Universitas Nurul Jadid Paiton Najibur Rahman Wahid.

BACA JUGA:  KRI Bima Suci Tiba di Sabah Malaysia

Dirinya menjelaskan, sebagai bagian dari kalangan terpelajar, mahasiswa merupakan intelektual kapital dan modal kapital untuk bangsa ini. Sehingga, keberadaan kongres ini menjadi penting sebagai wadah aktualisasi mereka.

“Kalau negara ini startup, kalian foundernya. Dan kalian sebagai Nahdiyin juga istimewa. Karena mahasiswa Islam adalah paduan paket komplit antara ilmu dan iman. Kalian memiliki nalar logis disertai spritualis. Yang tentu tidak hanya memikirkan dunia tapi juga akhirat,” urainya.

Kelebihan lain yang dimiliki BEM PTUN, sebut Sekdaprov Adhy, anak-anak muda Islam dapat memanfaatkan berbagai platform untuk menyebarkan ajaran agama. Terlebih dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang setiap saat.

BACA JUGA:  Jatim dan Brunei Darussalam Jajaki Kemitraan Strategis dan Peluang Kerjasama

“Kalau para kiai berdakwah lewat mimbar, adik-adik bisa berdakwah lewat feed Twitter, reels IG, atau yang paling efektif dengan algoritmanya saat ini adalah Tiktok,” tuturnya.

“Meski begitu, mahasiswa muslim harus bisa menulis, berpikir kritis, dan tidak hanya mengandalkan Chat GPT. Jadi imbang. Sebab Indonesia di masa depan butuh pemimpin yang Islami tapi melek teknologi,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dikti Saintek Fauzan menekankan pentingnya peran PTNU dalam bidang riset dan pengabdian masyarakat. Sehingga ilmu yang didapatkan di kampus dapat benar-benar bermanfaat.

“Kemendiktisaintek baru punya program Mahasiswa Berdampak yang dikelola oleh BEM. Jadi ini mendorong mereka tidak hanya menyelenggarakan kongres tapi juga menunjukkan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui ilmu yang dimiliki. Lumayan, untuk satu proposal Rp 150 juta,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemprov Lampung Pelajari Implementasi Penyelenggaraan Pemerintahan di Jatim

Ia menjelaskan, kampus NU di Indonesia sangat banyak dan dapat menjadi ekosistem ekosistem kokoh dengan desain diri sebagai sebagai masyarakat. Maka, ini dapat menjadi potensi baik yang dapat menyelesaikan banyak permasalahan di lapangan.

“Kalau kita bersama-sama berkolaborasi secara masif dan efektif untuk mengurusi isu di masyarakat, selesai sudah. Kalau jadi satu kesatuan dan secara gotong royong menyelesaikan masalah masyarakat, selesai sudah. Karena sangat sayang jika belajar dan tidak menjadi manfaat untuk orang sekitar,” pungkasnya. (ST02)

Tags: Agen PerubahanBEMKongresPTUNSekdaprov Adhy Karyono
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Kado HUT ke-733 Kota Surabaya, Pemkot Hapus Denda PBB-P2 Sejak Tahun 1994

Rabu, 15 April 2026

Pemprov Jatim Siapkan Geopark Ijen Pertahankan Status Green Card 2026

Rabu, 15 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital demi Kenyamanan Warga

Rabu, 15 April 2026
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

3.041 Warga Penuhi Nafkah, NIK Kembali Diaktifkan Pemkot Surabaya

Rabu, 15 April 2026

Berita Terkini

Kado HUT ke-733 Kota Surabaya, Pemkot Hapus Denda PBB-P2 Sejak Tahun 1994

Rabu, 15 April 2026

Pemprov Jatim Siapkan Geopark Ijen Pertahankan Status Green Card 2026

Rabu, 15 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital demi Kenyamanan Warga

Rabu, 15 April 2026
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

3.041 Warga Penuhi Nafkah, NIK Kembali Diaktifkan Pemkot Surabaya

Rabu, 15 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Pemkot Surabaya Bantu Perbaikan Polsek Tegalsari

Rabu, 15 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In