• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Memanfaatkan Sampah Plastik, Mahasiswa ITS Inovasikan Cagar Watch

by Redaksi
Jumat, 15 November 2024
Tampilan salah satu model Cagar Watch ketika dikenakan oleh pengguna.

Tampilan salah satu model Cagar Watch ketika dikenakan oleh pengguna.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memantapkan komitmennya dalam berkontribusi menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah plastik yang masih banyak bertebaran. Upaya tersebut diwujudkan lewat inovasi tim mahasiswa ITS berupa Cagar Watch, jam tangan kekinian yang memanfaatkan plastik hasil daur ulang.

Ketua tim Cagar ITS Senja Alfakori menyampaikan bahwa inovasi tersebut turut mendorong upaya terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin ke-12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. “Kami memanfaatkan bahan plastik tak terpakai sebagai bahan baku pembuatan jam tangan,” jelasnya.

Senja menuturkan bahwa inovasi tersebut berangkat dari keberadaan sampah plastik yang menumpuk di lingkungan sekitar, khususnya di Kota Surabaya. Bukan hanya itu, masyarakat pun masih belum mampu mengelola sampah plastik tersebut dengan baik. “Masyarakat cenderung langsung membuang sampah plastik begitu saja,” ujar mahasiswa Departemen Desain Produk Industri (Despro) ITS tersebut.

BACA JUGA:  Melalui Garam.id, ITS Dorong Perekonomian Petani Garam Indonesia

Permasalahan yang kian parah tersebut mendorong Senja bersama rekannya mendaur ulang polipropilena sebagai rangka jam tangan karena memiliki sifat yang kuat, tahan suhu tinggi, dan mampu bertahan dalam kondisi lembap. Selain itu, plastik polipropilena sering dijumpai di berbagai kemasan barang sehingga tak sulit untuk ditemukan.

Mahasiswa asal Bengkulu tersebut menjelaskan, perancangan Cagar Watch harus melalui empat tahapan, yakni injection moulding body, pembentukan dial, perakitan, dan pengemasan. Pada tahap injection moulding body, sampah plastik berbahan polipropilena yang telah dikumpulkan akan melalui proses pemanasan lalu dicetak sesuai dengan desain Cagar Watch.

BACA JUGA:  BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Setelah menghasilkan kerangka Cagar Watch, imbuh Senja, tahap selanjutnya adalah proses pembentukan dial, yakni merancang komponen-komponen inti dari jam. Setelah kedua tahap tersebut, seterusnya akan dilakukan proses perakitan jam tangan dan pengemasan produk. “Kemasan tersebut dapat menambah nilai estetis dan fungsional produk kami,” ucapnya.

Lewat bimbingan langsung dosen Despro ITS Alief Samboro ST MDs, Cagar Watch berkontribusi positif terhadap lingkungan dan memberikan alternatif produk ramah lingkungan kepada konsumen. Jam tangan tersebut pun memiliki desain yang trendi sehingga pemanfaatannya juga dapat dijadikan sebagai pelengkap kebutuhan fesyen masa kini.

BACA JUGA:  Vaksin untuk BIAN Sudah Dapatkan Rekomendasi WHO dan Izin Edar dari BPOM

Berkat inovasinya tersebut, tim Cagar ITS ini juga telah berhasil meraih gelar juara pertama dalam kompetisi Improvement & Innovation Award yang diselenggarakan oleh Pertamina Eksplorasi Energi (EP) Regional Jawa, belum lama ini. (ST05)

Tags: Cagar WatchInovasiITSSampah Plastik
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Program Women Fight Back di Gelora Pancasila.

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan, Perwosi dan Pemkot Surabaya Gandeng KONI Latih Bela Diri Krav Maga

Selasa, 21 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Jatim Raih Penghargaan Provinsi Terfavorit di Ajang Jaksa Garda Desa Award 2026

Selasa, 21 April 2026
Foto ilustrasi Balai Kota Surabaya.

Sisir Kampung, Camat dan Lurah Surabaya Jemput Bola Data Pemuda Belum Kuliah

Selasa, 21 April 2026
Jajaran direksi turun langsung melayani pelanggan yang hadir di kantor pusat yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Moestopo Nomor 2, Surabaya.

Spesial Hari Konsumen Nasional, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sajikan Layanan Nyaman untuk Pelanggan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In