• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Uncategorized

3,5 Tahun 64.972 Meter Jalan di Surabaya Telah Diperbaiki, Wali Kota Eri: Bukan Lagi Tambal Sulam

by Redaksi
Selasa, 20 Agustus 2024
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan sidak pembangunan jalan dan box culvert.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan sidak pembangunan jalan dan box culvert.

Kota Surabaya sedang mengalami perubahan besar dalam hal infrastruktur jalan. Setelah lebih dari 20 tahun dengan metode tambal sulam dalam memperbaiki jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan perbaikan yang lebih menyeluruh dan terstruktur.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa metode tambal sulam yang selama ini dilakukan memerlukan pendekatan yang lebih serius. Karenanya, ia menekankan bahwa perbaikan jalan saat ini dilakukan melalui flexible pavement atau rigid pavement secara menyeluruh.

“Kota Surabaya ini sudah hampir 20 tahun lebih, kita mengerjakan perbaikan jalan dengan cara tambal sulam ketika ada jalan berlubang. Tetapi saat ini kita lakukan pengaspalan secara keseluruhan,” ujar Wali Kota Eri saat meninjau persiapan perbaikan Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (6/8/2024).

Wali Kota Eri memberikan catatan penting kepada Perangkat Daerah (PD) terkait mengenai teknik perbaikan jalan yang harus dilakukan. Menurut dia, perbaikan jalan melalui pengaspalan atau overlay tidak boleh dilakukan secara sporadis di berbagai titik yang berbeda.

“Jadi kalau mengerjakan aspal harus mulai dari ujung ke ujung agar nyambung. Jadi misal, di titik ini dikerjakan, lalu di lokasi sana dikerjakan, maka akhirnya tidak rata. Sehingga harus dilakukan dari ujung ke ujung,” tegasnya.

Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya mencatat, dalam 3,5 tahun terakhir sejak 2021 hingga 2024, total panjang serta luas jalan yang telah dibangun dan diperbaiki Pemkot Surabaya terus mengalami peningkatan. Yakni, mencapai panjang total 64.972,54 meter dan luas 753.406,71 meter persegi.

BACA JUGA:  Gelar Pasar Murah dan Gelontor Bansos di Kabupaten Blitar

Pada tahun 2021, total jalan yang dibangun dan diperbaiki mencapai panjang 1.906,97 meter dengan luas 19.538,64 meter persegi. Lalu pada tahun 2022, mencapai panjang total 4.643,42 meter dengan luas 29.817,50 meter persegi.

Selanjutnya pada tahun 2023, jalan yang sudah dibangun dan diperbaiki meningkat menjadi total 28.150,50 meter dengan luas 345.295,59 meter persegi. Sementara di tahun 2024, jalan yang telah dibangun dan diperbaiki mencapai panjang total 64.972,54 meter dan luas 753.406,71 meter persegi.

Perbaikan jalan yang dilakukan Pemkot Surabaya pada tahun 2024 ini meliputi beberapa kawasan. Di antaranya, Jl Bubutan – Jl Kebon Rojo – Jl Pahlawan – Jl Gemblongan mencapai panjang 2.353 meter dengan lebar 17 meter dan luas 40.001 meter persegi. Lalu Jalan Ahmad Yani (CITO – Bundaran Dolog) mencapai panjang 2.325 meter dengan lebar 14,50 meter dan luas 33.712,50 meter persegi.

Salah satu pekerjaan pengaspalan jalan di jalan protokol di Surabaya
Salah satu pekerjaan pengaspalan jalan di jalan protokol di Surabaya

Kemudian, Jalan Ahmad Yani (Bundaran Dolog – Terminal Intermoda Joyoboyo) mencapai panjang 2.468 meter dengan lebar 18,50 meter dan luas 45.658 meter persegi. Selanjutnya, Jalan Petemon II panjang 1.237,70 meter dengan lebar 5 meter dan luas 6.188,50 meter persegi. Lalu Jalan Dharmawangsa Sisi Timur panjang 1.207,30 meter dengan lebar 9,28 meter dan luas 11.203,74 meter persegi.

BACA JUGA:  Survei Politika Research and Consulting, Elektabilitas Prabowo Naik

Tidak hanya itu, pembangunan dan perbaikan jalan yang dilakukan Pemkot Surabaya pada tahun 2024, juga dilakukan di Jalan Kedung Baruk – Kalirungkut dengan panjang total 2.766,75 meter, lebar 7,78 meter dan luas 21.525,32 meter persegi.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menggarisbawahi bahwa pengaspalan harus dilakukan merata di seluruh wilayah yang sama sebelum berpindah ke wilayah lainnya. Hal ini sekaligus untuk memastikan kualitas jalan agar rata dan meminimalisir aspal bergelombang.

“Jadi mengerjakan jalan itu harus per wilayah. Jika selesai baru pindah wilayah, sehingga jalan itu bisa mengurangi kemacetan karena jalannya rata,” beber Wali Kota Eri.

Misalnya, ia menyebut, di Jalan Kertajaya Surabaya, masih terdapat beberapa bagian jalan yang perlu diperbaiki. Terutama dari Viaduct Gubeng Kertajaya hingga menuju arah ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang masih bergelombang dan membutuhkan pengaspalan ulang. “Karena itu jalan gelombang, maka harus dilakukan pengaspalan ulang,” ujarnya.

Di samping itu, Wali Kota Eri juga mengingatkan kepada PD terkait pentingnya sosialisasi kepada warga mengenai penutupan jalan saat pengaspalan berlangsung. Ia juga berharap kepada pengendara tidak melewati jalan saat sedang dilakukan pengaspalan pada malam hari. “Karena kalau jalan dibuka setengah-setengah, maka pengerjaannya menjadi lebih lama,” tambahnya.

BACA JUGA:  Kodim Bojonegoro Dropping 15 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Kedungsari dan Bakulan Temayang

Ia memastikan bahwa program perbaikan infrastuktur jalan tidak hanya fokus pada jalan-jalan protokol utama. Tetapi juga mencakup seluruh wilayah di Kota Surabaya hingga tahun 2027. “Insyaallah nanti sampai tahun 2027, se-Surabaya harus diaspal semua, mulai sampai ujung ke ujung. Jadi mengaspal-nya tidak boleh melompat – melompat, tapi langsung per kawasan,” jelasnya.

Salah satu jalan yang menjadi perhatian Wali Kota Eri adalah Jalan Jagir Surabaya. Ia mengakui bahwa Jalan Jagir masih membutuhkan pengaspalan agar lebih merata. “Termasuk Jalan Jagir, sama nanti kita kerjakan dari posisi Jalan Ahmad Yani ke arah Rumah Sakit Islam (RSI) juga ke arah Jalan Jagir,” katanya.

Selain itu, pengaspalan juga akan dilakukan di area Stasiun Jalan Wonokromo (DTC) maupun Jalan Panjang Jiwo. Wali Kota Eri berharap, dengan pengaspalan yang merata, kualitas jalan di Surabaya akan meningkat, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara.

“Dengan adanya perbaikan jalan yang menyeluruh, kami berharap Surabaya akan menjadi kota dengan infrastruktur jalan yang lebih baik dan dapat menunjang aktivitas warga dengan lebih efektif,” pungkasnya. (ADV-ST01)

ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Berbagi Kebahagiaan dan Ajak 95 Murid Berkebutuhan Khusus di Madiun Belanja Kebutuhan Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026

Pemkot Surabaya-Kejati Jatim: Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Kamis, 5 Maret 2026
Pemkot Surabaya meneken kerjsama  dengan Pemkot Batam di ruang sidang wali kota, Balai Kota Surabaya.

Pemkot Surabaya-Pemkot Batam Jajaki Kerjasama Empat Bidang Strategis

Kamis, 26 Februari 2026
Prosesi pemakaman jenazah Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Lepas Kepergian Ketua DPRD Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lanjutkan Perjuangan untuk Masyarakat Miskin

Kamis, 12 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In