• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Di Grand Final Lomba Desain Batik, Pj Bupati Bojonegoro Sampaikan Hal Ini

by Redaksi
Kamis, 7 Maret 2024
Foto bersama para pemenang Lomba Desain Batik Bojonegoroan di Hotel Easter.

Foto bersama para pemenang Lomba Desain Batik Bojonegoroan di Hotel Easter.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Sebagai upaya menggali kreativitas serta melestarikan budaya batik khas daerah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Bojonegoro menggelar grand final Lomba Desain Batik Bojonegoroan di hotel Eastern, Rabu (6/3). Dalam kesempatan ini, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto berharap batik lokal menjadi ajang promosi wisata Bojonegoro.

Dalam sambutanya Pj Bupati Adriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya melestarikan dan mengembangkan budaya, namun terus berusaha menjadikan Bojonegoro sebagai kabupaten kaya seni. Dikatakan, minggu lalu, Pemkab Bojonegoro mengikuti pameran Jakarta Internasional Handicraft Trade Fair (Inacraft) yang digelar di Jakarta pada 28 Februari 2024. Dari event tersebut, salah satu pengrajin batik mendapat tawaran produknya bisa masuk ke Sarinah dan di salah satu mall terbesar di Jakarta.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Pertahankan Predikat Opini WTP 8 Kali Berturut-turut

“Mudah-mudahan tawaran ini segera bisa terealisasikan dan menjadi penyemangat untuk para pemenang dan semua penggiat seni batik di Bojonegoro,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pj Bupati Adriyanto mengatakan bahwa setiap daerah mempunyai ciri khas batik dan produk unggulan. Namun ia menegaskan produk lokal Bojonegoro tak kalah saing dengan daerah lain. Kuncinya adalah bagaimana mempromosikannya.

Menurutnya, dari hasil Lomba Desan Batik ini, Bojonegoro memiliki 10 corak baru batik Bojonegoro. Corak baru ini tidak hanya disimpan namun harus jadi sesuatu yang memberi manfaat kepada masyarakat.

“Saya mengimbau nantinya corak baru ini menjadi salah satu pakaian batik khas Bojonegoro untuk digunakan oleh para PNS maupun karyawan di lingkup Pemkab Bojonegoro. Sehingga bisa menggerakkan perajin batik di Bojonegoro,” tambahnya.

BACA JUGA:  Jauh dari Tanah Air, Prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P Rayakan Natal dengan Semangat Kebersamaan

Pj Bupati juga berharap batik menjadi salah satu bagian promosi wisata yang ada di Bojonegoro. Salah satunya dengan membangun sentra batik dan budaya khas lainnya dari Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Budiyanto menambahkan bahwa Lomba Desain Batik Bojonegoroan mengambil tiga tema yaitu pariwisata Bojonegoro, seni budaya Bojonegoro dan sejarah Bojonegoro. Untuk pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua kategori yakni kategori remaja dan dewasa. Selain itu dilakukan dua tahap seleksi, yakni tahap pertama dilakukan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk menentukan 10 peserta yang lolos grand final. Sedang tahap kedua atau grand final di Hotel Eastern untuk menentukan pemenang lomba desain batik tersebut.

BACA JUGA:  Askot PSSI Surabaya Gelar Seleksi Pemain untuk Timnas U-16 dan U-19

Lomba Desain Batik diikuti 130 peserta dengan rincian 95 peserta remaja dan 35 dari kategori dewasa. Dengan melihat banyak peserta dari katageri remaja, Budiyanto berharap hal ini menjadi tanda makin banyak generasi muda Bojonegoro yang mempunyai minat terhadap seni dan kerajinan batik Bojonegoro.

“Tentunya memberikan andil bahwa batik sebagai budaya nusantara ini akan tetap lestari dan punya arti dalam pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Budiyanto juga menjelaskan bahwa tujuan Lomba Desain Batik Bojonegoroan adalah untuk menggali ide kreativitas potensi pariwisata dan sejarah budaya yang ada di Bojonegoro yang diekspresikan dalam motif batik. “Semoga dapat meningkatkan promosi batik sebagai kearifan lokal yang semakin meng-global,” pungkasnya.(ST10)

Tags: Lomba Desain BatikPemkab BojonegoroPj Bupati Adriyanto
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

KBS Pinjamkan Komodo untuk Program Konservasi

Rabu, 29 April 2026

Berita Terkini

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

KBS Pinjamkan Komodo untuk Program Konservasi

Rabu, 29 April 2026

Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Peran Strategis Posyandu Berbasis 6 SPM

Rabu, 29 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In