• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 14 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Personel Satpol PP Jadi Korban Kekerasan Buruh, Legislator Surabaya Mengecam

by Redaksi
Jumat, 1 Desember 2023
Dua personel Satpol PP dirawat di rumah sakit setelah didianiaya oknum demonstran buruh saat menggelar aksi unjuk rasa kenaikan upah minimum tahun 2024 di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Dua personel Satpol PP dirawat di rumah sakit setelah didianiaya oknum demonstran buruh saat menggelar aksi unjuk rasa kenaikan upah minimum tahun 2024 di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya dianiaya oknum demonstran buruh saat menggelar aksi unjuk rasa kenaikan upah minimum Tahun 2024 di Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (30/11) sore.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser, mengatakan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi saat dua anggotanya, berinisial AM dan TA, bertugas menjaga pedestrian di sekitar Jalan Ahmad Yani.

Saat itu, ada warga yang meminta tolong kepada kedua anggota Satpol PP tersebut untuk membuka sedikit lajur jalan agar bisa lewat karena akan bekerja.

“Kemudian dia (petugas) membantu warga untuk memberikan jalan, pada saat itu, oknum buruh tidak terima, terus oknum buruh itu melakukan kekerasan,” kata M Fikser, Jumat (1/12).

BACA JUGA:  Pedagang Sentra Wisata Kuliner Menolak Perpanjangan PPKM Darurat

Akibat penganiayaan tersebut, kedua anggota Satpol PP Surabaya mengalami luka-luka. Bahkan, anggota berinisial AM harus tersungkur karena ditendang oleh oknum demonstran buruh. Video oknum buruh menendang Satpol PP inipun viral di media sosial.

“Ada dua anggota saya yang satu yang ditendang yang viral itu dan satunya diinjak-injak, diambil terus diinjak-injak. Mereka kemudian kami bawa ke RSUD dr Soewandhie untuk mendapatkan perawatan dan visum,” kata Fikser.

Fikser menegaskan, pihaknya telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polrestabes Surabaya. Ia berharap, pelaku penganiayaan dapat segera ditangkap dan diadili.

BACA JUGA:  Pemkab Bojonegoro Tertibkan Bangunan di Atas Saluran Air

“Kami buat laporan kepolisian terkait dengan kekerasan yang dilakukan kepada anggota Satpol PP. Tugas mereka (Satpol PP) membantu warga yang mau lewat tetapi tidak bisa, tidak diberikan (jalan) malah dianiaya,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arief Fathoni mengecam aksi penganiayaan tersebut. Ia menilai, apa yang dilakukan personel Satpol PP dengan berupaya membuka sedikit lajur bagi warga yang lewat, tidak selayaknya mendapatkan tindakan kekerasan dari demonstran.

“Memperjuangkan kesejahteraan melalui aksi unjuk rasa itu hak, namun dibalik hak tersebut tersimpan kewajiban untuk menjaga hak warga Surabaya yang lain yang sedang melakukan aktivitas mencari nafkah untuk menghidupi anak istri di rumah,” kata Arief Fathoni.

BACA JUGA:  Didatangi Satpol PP, Pengunjung Pria dan Wanita Itu Tepergok Berkerumun

Arief Fathoni menyebut, selama ini Surabaya menjadi kota yang ramah terhadap aksi-aksi demonstrasi yang datang dari berbagai daerah di luar Kota Pahlawan. Karena itu, ia sangat menyayangkan aksi demonstrasi yang mengganggu ketertiban umum tersebut.

“Surabaya menjadi kota yang ramah terhadap aksi-aksi unjuk rasa yang datang dari berbagai daerah di luar Surabaya. Namun, aksi unjuk rasa harus dilakukan dengan cara-cara yang santun dan tidak mengganggu ketertiban umum,” pungkas dia. (ST01)

Tags: BuruhDPRD SurabayaLegislator SurabayaSatpol PP
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026

Pendaftaran Paskibraka Surabaya 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya, Waron Hospital, dan Rotary Luncurkan Mobile Clinic untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 13 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menghadiri seminar Entrepreneur Day di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga.

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Mahasiswa jadi Pengusaha untuk Gerakkan Perekonomian Lokal

Jumat, 13 Februari 2026

Pendaftaran Paskibraka Surabaya 2026 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkot Surabaya, Waron Hospital, dan Rotary Luncurkan Mobile Clinic untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 13 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In