• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 11 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Semarak Bojonegoro Night Carnival, Representasikan Budaya Majapahit hingga Era Penjajahan Jepang

by Redaksi
Kamis, 20 Oktober 2022
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama para Forkopimda dengan busana kerajaan dalam Bojonegoro Night Carnival (BNC). Bupati Anna memerankan Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama para Forkopimda dengan busana kerajaan dalam Bojonegoro Night Carnival (BNC). Bupati Anna memerankan Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani.

SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Puncak perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-345, Kamis (20/10) malam berlangsung meriah. Melalui Bojonegoro Night Carnival (BNC), Pemkab menunjukkan eksistensi Bojonegoro sejak era Kerajaan Majapahit.

Teatrikal penobatan Ratu Tribhuwana Tunggadewi ditampilkan di BNC ini. Para penggawa Majapahit diperankan dari Bupati Anna Mu’awanah, jajaran Forkopimda, pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan kepala desa.

Kegiatan karnaval bertema sejarah Majapahit ini sebagai upaya melestarikan serta mengembangkan sejarah dan seni budaya tradisional Bojonegoro. Selain itu juga agar dikenang dan dikenal masyarakat.

Dengan mengambil tema “Suryaning Bojonegoro”, BNC merupakan penggambaran dan eksistensi Bojonegoro pada masa Kerajaan mulai era Ratu Tribuwana Tunggadewi sampai dengan bupati Bojonegoro pada masa penjajahan Jepang.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam balutan kostum Ratu Tribhuwana Tunggadewi menuturkan, raja dan rakyat itu bagaikan singa dan hutan di kerajaan. Kalau singa selalu diganggu, maka tidak lagi segan untuk menjaga hutan.

BACA JUGA:  Nataru, Kayangan Api Suguhkan Oklik

Hutan pun demikian, jika selalu ditebangi maka tidak mampu menahan air hujan. Sehingga, bencana longsor dan banjir akan melanda.

“Wahai rakyatku yang aku sayangi. Raja dan rakyat harus nyawiji (selaras) dalam ketulusan budi dan kehalusan hati karena persatuanlah yang diperkokohkan. Selama matahari terbit dari Timur dan terbenam ke arah Barat. Bojonegoro tetap menjadi bumi nusantara,” ujarnya saat sabda pandhita ratu.

Bupati Bojonegoro memerankan Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani (Raja Majapahit ke-III). Sementara Kapolres memerankan Dyah Hayam Wuruk Sri Rajasanagara (Raja Majapahit ke-IV). Dandim 0813 memerankan Wikramawardhana (Raja Majapahit ke-V).

Sedangkan Kepala Kejaksaan Negeri memerankan Wijaya Parakramawardhana Dyah Kertawijaya (Raja Majapahit ke-VII), Ketua Pengadilan Negeri memerankan Rajasawardhana Dyah Wijayakumara (Raja Majapahit ke-VIII), Kepala Bakorwil memerankan Girisawardhana Dyah Suryawikrama (Raja Majapahit ke-IX) dan Ketua DPRD memerankan Sri Wijayarajasa (Anggota Sapta Prabhu/Dewan Petimbangan Kerajaan). Selain itu Ketua Pengadilan Agama memerankan Singawikramawardhana (Raja Majapahit ke-X).

BACA JUGA:  Kehadiran Kota Lama Diharapkan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Para peserta karnaval bukan hanya memerankan para raja Majapahit, melainkan dari OPD serta para stakeholder juga memerankan peranan dari Kerajaan Demak, Kerajaan Pajang, Kerajaan Mataram Islam, Keraton Surakarta Hadiningrat, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kabupaten Jipang, Kabupaten Rajekwesi, dan Kabupaten Bojonegoro.

Kerajaan Majapahit adalah sebuah kemaharajaan yang pernah berkuasa di kawasan Jawa Timur pada 1293-1527 Masehi. Kemaharajaan Majapahit dianggap sebagai monarki terbesar dalam sejarah Indonesia. Kekuasaannya terbentang dari Jawa, Sumatera hingga Semenanjung Melayu.

BACA JUGA:  Tanggapan ITS Terkait Izin Pengelolaan Tambang bagi Perguruan Tinggi

Semarak Bojonegoro Night Carnival juga turut dimeriahkan dengan 85 rombong kuliner gratis untuk warga. Antusiasme warga sangat luar biasa memadati semua rute yang dilalui BNC.

Salah satunya Herman beserta keluarga asal Kecamatan Kota.

“Ini sengaja ngajak rombongan keluarga buat nonton. Seru bisa lihat para pemimpin Bojonegoro secara langsung. Suasana baru, sih,” ujarnya saat ditemui di titik awal keberangkatan pawai.

Sementara rute BNC mulai dari Jalan P. Mastumapel – Jalan Majapahit (Timur Pasar) – Jalan KH Mansyur – Jalan MH. Thamrin – Jalan P. Sudirman – Jalan Teuku Umar – Jalan WR Supratman – Jalan Jaksa Agung Suprapto – Jalan Trunojoyo – Jalan Imam Bonjol – Jalan P. Mastumapel (finish). (ST10)

Tags: Bojonegoro Night CarnivalHari Jadi Bojonegoro ke-345Kerajaan MajapahitPemkab BojonegoroPenjajahan Jepang
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir

Jumat, 10 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau pekerjaan pelebaran jalan di Kabupaten Malang.

Wagub Emil Tinjau Pengerjaan Pelebaran Jalan di Kabupaten Malang

Jumat, 10 April 2026
Pemkot Surabaya resmi menerapkan WFH mulai hari ini. Suasana kantor pun menjadi sepi.

WFH Dimulai Hari Ini, ASN Wajib Absen 3 Kali Sehari

Jumat, 10 April 2026
ITS bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya yang melakukan peninjauan strategis terkait inisiasi laboratorium hidup atau living laboratory di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya.

ITS-BRIDA Teken Kerja Sama, Inisiasi Living Laboratory Mangrove Surabaya

Jumat, 10 April 2026

Berita Terkini

Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir

Jumat, 10 April 2026
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau pekerjaan pelebaran jalan di Kabupaten Malang.

Wagub Emil Tinjau Pengerjaan Pelebaran Jalan di Kabupaten Malang

Jumat, 10 April 2026
Pemkot Surabaya resmi menerapkan WFH mulai hari ini. Suasana kantor pun menjadi sepi.

WFH Dimulai Hari Ini, ASN Wajib Absen 3 Kali Sehari

Jumat, 10 April 2026
ITS bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya yang melakukan peninjauan strategis terkait inisiasi laboratorium hidup atau living laboratory di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya.

ITS-BRIDA Teken Kerja Sama, Inisiasi Living Laboratory Mangrove Surabaya

Jumat, 10 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri penutupan Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah Tingkat Provinsi Jawa Timur ke-XXXIV.

Tutup LKS Dikmen Jatim 2026, Khofifah Optimistis Tumbuhkan Semangat Juara Talenta Unggul Jatim

Jumat, 10 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In