• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

ITS Bersama ADPII Rumuskan Visi Keilmuan Desain Produk di Indonesia

by Redaksi
Sabtu, 20 Agustus 2022
Suasana diskusi perumusan visi keilmuan Prodi Desain Produk di tiap-tiap institusi pendidikan yang terafiliasi dengan Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) di ITS.

Suasana diskusi perumusan visi keilmuan Prodi Desain Produk di tiap-tiap institusi pendidikan yang terafiliasi dengan Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) di ITS.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pesatnya perkembangan ekonomi dan industri di Indonesia menunjukkan bahwa dibutuhkan pendekatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya desain produk. Melihat urgensinya tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) menggelar Konvensi Nasional Forum Prodi Desain Produk (Despro).

Kegiatan diselenggarakan 19-20 Agustus 2022. Konvensi yang digelar di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat ITS ini bertujuan untuk menyatukan kompleksitas yang dihadapi oleh industri kreatif pada bidang desain produk, yang dinilai sangat dipengaruhi oleh perbedaan konteks masing-masing institusi pendidikan. Hal ini menjadi isu yang penting untuk didiskusikan oleh pelaku industri kreatif, terkhusus pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Ketua Forum Prodi ADPII Achmad Syarief menjelaskan, sejak adanya pandemi Covid-19 menyebabkan banyaknya tuntutan adaptasi dan eksistensi desain produk di Indonesia. Kontribusi desain produk di Indonesia dituntut untuk lebih adaptif dan sinergi dengan keadaan pascapandemi di Indonesia.

BACA JUGA:  Risma Ajak ITS Berkolaborasi dalam Program Kerja Kemensos

“Yang diutamakan berupa visi keilmuan yang ditargetkan menjadi konsep utama dalam mencapai sasaran desain produk,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, visi keilmuan ini dilakukan dengan memetakan visi pendidikan masing-masing prodi di tiap institusi dan mempertimbangkan konsep penyelenggaraan pendidikan, sasaran luaran inovasi, kemanfaatan pembelajaran, dan orientasi proses pembelajaran. Keempat domain kajian desain produk industri tersebut bersifat tidak absolut, tetapi akan dilaksanakan dengan bersifat opsional atas dasar tendensi masing-masing institusi.

Dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga mengungkapkan, konvensi desain produk ini lahir dengan nafas keilmuan yang dinamis dan terbuka akan berbagai tantangan. Di era pandemi, ketika segala aspek kehidupan harus mampu beradaptasi dengan cepat, eksistensi desain produk yang erat kaitannya dengan problem solving kehidupan masyarakat secara kreatif layak mengambil peran penting.

BACA JUGA:  Jembatan Gantung di Probolinggo Putus, Khofifah Langsung Cek Lokasi

Bersama program MBKM, lingkup desain produk juga semakin luas dan memudahkan para mahasiswa untuk berkembang dan bersaing sehat di berbagai bidang desain produk skala industri ekonomi kreatif. Biasanya mencakup desain transportasi, desain furnitur, desain perhiasan, desain apparel, desain alat kesehatan, tren dan gaya hidup, teknologi digital modelling dan teknologi casting.

Tak hanya itu, desain produk juga dapat berkembang di ranah UI/UX dan strategi branding yang sangat perlu secara akomodatif guna menjadi platform yang berimplikasi pada masyarakat umum. “Bukan hanya diciptakan asal, tetapi perlu diperhatikan penciptaan produk yang fungsional, memiliki value, ataupun opportunity untuk kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” ujar lelaki yang akrab disapa Syarief ini.

BACA JUGA:  Kenapa ITS Dilockdown? Satgas Covid-19 ITS Merilis Ada Dosen, Tenaga Pendidikan dan Mahasiswa yang Positif

Ia juga memaparkan mengenai luaran dari konvensi ini terkait dengan target di balik munculnya inovasi sebagai hasil pendidikan. Diharapkan luaran pendidikan ini yang dapat mendorong inovasi berorientasi produk atau yang lebih fokus pada segmen konsumen. Lebih dari itu, desain produk ini juga akan mendorong pendidikan yang berorientasi proses atau yang lebih fokus pada pemosisian produk.

Hasil konvensi ini nantinya akan diresmikan pada konvensi nasional berikutnya di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan diriliskan pula ke dunia internasional pada bulan Oktober mendatang. Syarief berharap hasil perumusan visi keilmuan Prodi Despro ini dapat membantu dan mempermudah berbagai institusi pendidikan di Indonesia untuk terus bersinergi bersama mencapai target perkembangan ekonomi 2030. (ST05)

Tags: ADPIIAliansi Desainer Produk Industri IndonesiaDesain ProdukITS
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026

Berita Terkini

Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In