• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 14 Mei 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Semarak Agustusan Para Lansia di Griya Werdha, Ikuti Lomba Makan Kerupuk Gigi Palsu Terlepas

by Redaksi
Senin, 8 Agustus 2022
Para lansia mengikuti lomba makan kerupuk dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di UPTD Griya Wreda Jambangan.

Para lansia mengikuti lomba makan kerupuk dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di UPTD Griya Wreda Jambangan.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Semarak menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-77 tidak hanya dilakukan di kantor atau permukiman warga. Para lansia yang berada di UPTD Griya Wreda Jambangan pun melakukan hal itu.

Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, para lansia ini berkompetisi dalam dua lomba. Yakni lomba makan kerupuk, balap tempeh, lomba joget, kempit balon dan kelereng.

Kepala Dinsos Kota Surabaya Anna Fajriatin mengatakan kegiatan tersebut digelar, agar para lansia tetap memiliki semangat kemerdekaan RI. Ini pun dibuktikan meskipun sudah lansia, para peserta antusias mengikuti lomba.

“Beliau para Mbah-Mbah ini tetap semangat. Lomba ini bisa diikuti oleh seluruh lansia, kecuali lansia yang mengalami bedrest,” katanya.

Apa yang disampaikan Anna ini bukan tanpa alasan. Buktinya, salah satu peserta sampai terlepas gigi palsunya saking semangatnya mengikuti lomba makan kerupuk. Hal itu pun kemudian memancing gelak tawa.

BACA JUGA:  Rumah Penerima Bantuan MBR Akan Ditempeli Stiker

Anna mengatakan melihat semangat dari para lansia, ia mengaku hal tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk para generasi milenial. Yakni, apapun kondisi yang dialami saat ini, semangat kemerdekaan RI wajib digaungkan.

“Kalau kata Mbah-Mbah itu, usia boleh tua tapi semangat tetap 45,” kata dia.

Salah satu lansia yang mengikuti kegiatan perlombaan itu bernama Atim. Usianya sudah 85 tahun. Ia mengaku senang bisa mengikuti lomba makan kerupuk dan balap tempeh.

Kata Atim, kegiatan tersebut mengasyikan. Ia bisa berbagi tawa dengan para lansia yang lain. Apalagi ia juga memenagi lomba.

BACA JUGA:  Akmarawita Kadir: Kalau RS Covid-19 di Cito Tidak Dipisah dari Mal, Jangan Bangun di Situ

“Saya senang ikut lomba. Bahkan saya menang semuanya. Teman-teman lainnya juga senang, apalagi kerupuknya tadi besar sekali,” kata Atim.

Senada dengan Atim, lansia yang lainnya, Agus Bambang Setiobudi (61) juga merasa senang. Baginya, lomba ini mengakrabkan dirinya dengan penghuni yang lain. Sebab mereka membaur sambil berjoget dengan para penghuni di UPTD Griya Wreda Jambangan.

“Senang karena ngguyu-ngguyu (tertawa-tawa) dengan teman-teman. Tadi saya makan kerupuk dan joget-joget saat lomba balapan tempeh,” ujar dia.

Di sisi lain, Anna menerangkan bahwa kapasitas UPTD Griya Wreda Jambangan Kota Surabaya mencapai 160 orang. Namun untuk saat ini, pihaknya menampung 181 orang. Ke depan, pihaknya berencana untuk melakukan pengembangan Griya Werdha yang baru di kawasan Sonokwijenan, Surabaya.

BACA JUGA:  Waspadai Campak, Kenali Gejalanya

“Di sini itu kuotanya 160 dan penghuni saat ini ada 181 lansia. Maka kami berencana mengembangkan Griya Werdha yang baru di daerah Sonokwijenan dan masih dalam proses penyiapan sarana dan prasarana,” terang dia.

Meski demikian, ia tak menutup kemungkinan bahwa akan memulangkan para lansia kepada keluarganya. “Tentunya kami melakukan pendekatan kepada keluarga lansia. Kalaupun ada anak atau keluarganya, serta kalau memang bisa dikembalikan ke keluarganya, akan kita kembalikan. Karena saat ini kondisinya masih banyak yang antre untuk masuk ke sini,” tambah Anna.

Lebih lanjut, Anna berharap proses pengembangan Griya Wreda di kawasan Sonokwijenan Kota Surabaya bisa segera selesai, agar bisa menampung lebih banyak lansia. (ST01)

Tags: Dinas SosialGriya WerdhaLansiaLomba Makan KerupukSemarak Agustusan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai saat rapat dengar pendapat di DPRD Surabaya.

Pigai Soroti Adanya “Missing Link” Koordinasi dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 13 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wujudkan Kampung Pancasila, Wali Kota Eri Gandeng 6 Lembaga CSR Perbaiki Ribuan Rutilahu dan Tekan Stunting

Rabu, 13 Mei 2026

Harga Plastik Naik, DLH Surabaya Ajak RT-RW Bangun Ekosistem Bank Sampah

Rabu, 13 Mei 2026
Foto ilustrasi

HJKS ke-733 Makin Meriah, Surabaya Shopping Festival 2026 Tebar Promo Belanja hingga Medical Tourism

Rabu, 13 Mei 2026

Berita Terkini

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai saat rapat dengar pendapat di DPRD Surabaya.

Pigai Soroti Adanya “Missing Link” Koordinasi dalam Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 13 Mei 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wujudkan Kampung Pancasila, Wali Kota Eri Gandeng 6 Lembaga CSR Perbaiki Ribuan Rutilahu dan Tekan Stunting

Rabu, 13 Mei 2026

Harga Plastik Naik, DLH Surabaya Ajak RT-RW Bangun Ekosistem Bank Sampah

Rabu, 13 Mei 2026
Foto ilustrasi

HJKS ke-733 Makin Meriah, Surabaya Shopping Festival 2026 Tebar Promo Belanja hingga Medical Tourism

Rabu, 13 Mei 2026

ITSafe, Langkah ITS Wujudkan Ruang Aman dan Inklusif di Kampus

Rabu, 13 Mei 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In