• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Car Free Day Jembatan Suroboyo Dilanjutkan Lagi Setelah Idul Adha

by Redaksi
Senin, 4 Juli 2022
Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jembatan Suroboyo yang dilaksanakan Minggu (3/7) pagi.

Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jembatan Suroboyo yang dilaksanakan Minggu (3/7) pagi.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Ada yang berbeda dalam Car Free Day (CFD) di Jembatan Suroboyo, Minggu (3/7) pagi. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan food truck dan puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di lokasi. CFD Jembatan Suroboyo tambah ciamik dengan hadirnya pagelaran musik akustik.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Risdiana Kusumawati menjelaskan, kehadiran food truck di CFD Jembatan Suroboyo sebagai bagian untuk memantik pengunjung datang.

Namun, meski baru dilakukan trial, animo masyarakat yang datang rupanya sangat besar. “Karena trial, makanya kita hadirkan masih belum banyak. Kita undang enam food truck, tadi yang datang lima, karena satu berhalangan. Semuanya merupakan warga Surabaya,” kata Risdiana.

Selain food truck, Risdiana juga mengungkapkan, bahwa CFD Jembatan Suroboyo dilengkapi pula dengan kehadiran 20 pelaku UMKM sekitar. Para pelaku UMKM tersebut, berasal dari wilayah Kecamatan Kenjeran dan Bulak. Mulai dari UMKM kuliner, aneka jajanan, minuman hingga craft.

BACA JUGA:  Tangani Banjir, Komisi C Usulkan Pemakaian Exhaust Drilling dan Naikkan Upah Satgas Kecamatan

“Yang paling banyak kalau food truck tadi minuman. Kalau UMKM makanan berat. Kalau food truck selama ini kan rata-rata bukan makanan berat, tapi makanan ringan sama minuman seperti kopi anak-anak muda,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan alasan menghadirkan food truck di CFD Jembatan Suroboyo. Menurutnya, selama pandemi Covid-19, pihaknya melihat banyak di antaranya pelaku usaha food truck yang sepi.

Akhirnya, pemkot berinisiasi untuk memfasilitasi mereka dengan menyediakan tempat. Beberapa tempat pun sebelumnya sempat menjadi opsi sebelum akhirnya dipilih Jembatan Suroboyo.

“Akhirnya kita cari dan nemunya kita trial di Jembatan Suroboyo, viewnya bagus dan sesuatu yang beda buat masyarakat. Selain itu karena mereka adalah UMKM juga, maka kita trial di Jembatan Suroboyo,” papar dia.

Meski kehadiran food truck ini bersifat trial, namun diakuinya, bahwa respons masyarakat yang datang sangatlah luar biasa. Bahkan menurutnya, kehadiran food truck tidak mengurangi omzet penjualan UMKM yang selama ini ada di lokasi CFD.

BACA JUGA:  Peringati Hari Pahlawan; Catat dan Saksikan Kegiatan Surabaya Heroic Days

“Selama ini kan Jembatan Suroboyo sudah ada UMKM. Jadi, dengan adanya food truck tadi ternyata tidak mengurangi omzet UMKM. Kalau mereka disandingkan sih Insya Allah tidak terlalu besar pengaruhnya ke UMKM-UMKM yang sudah di sana,” tuturnya.

Dari catatan Dinkopdag, Risdiana menyebutkan, bahwa omzet yang dihasilkan saat pelaksanaan CFD Jembatan Suroboyo mencapai Rp10 juta. Besaran omzet tersebut dihasilkan oleh UMKM dan food truck sejak dimulainya CFD pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

“Keseluruhan kurang lebih Rp 10 jutaan. Mulai jam 6 sampai 9 pagi. Jadi kan tadi ada 25 UMKM, terdiri dari 5 food truck dan 20 UMKM itu murni dari kecamatan,” katanya.

Melihat tingginya animo pengunjung yang datang, Risdiana menyatakan, ke depan CFD Jembatan Suroboyo bakal kembali digelar dengan menghadirkan UMKM food truck. Tentu saja food truck yang dihadirkan jumlahnya tidak lebih banyak dari UMKM wilayah setempat.

BACA JUGA:  Idul Adha 1446 H, Imbau Takbir di Masjid hingga Batasi Jam Operasional RHU

“Kalau di Jembatan Surabaya adanya food truck ini jadi penarik minat masyarakat. Pengunjung jauh lebih banyak ketimbang biasanya. Makanya omzet UMKMnya tidak berkurang, ditambah omzet food truck ini juga lumayan,” ujarnya.

Pihaknya berharap, melalui event CFD Jembatan Suroboyo tersebut dapat menjadi trigger untuk mendongkrak ekonomi pelaku UMKM. Terutama UMKM dari warga di sekitar. Rencananya, CFD di Jembatan Suroboyo bakal kembali digelar setelah Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

“Selesai Lebaran Insya Allah kita mulai lagi. Sepertinya masyarakat juga haus hiburan ya, sudah mulai open pasca pandemi. Jadi ketika ada kaya kemarin Surabaya Vaganza itu kan animo luar biasa. Dan ternyata ketika ditrialkan food truck pengunjungnya banyak sekali,” tandasnya. (ST01)

Tags: Car Free DayIdul AdhaJembatan Suroboyo
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In