• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 16 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Jumlah Sekolah Negeri Kurang, Pemkot Bakal Bangun Sekolah Baru?

by Redaksi
Rabu, 15 Juni 2022
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Ada wacana Pemkot Surabaya akan menambah jumlah gedung SD dan SMP negeri di Kota Pahlawan. Namun hal tersebut masih akan dihitung berapa jumlah kebutuhannya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penambahan sekolah atau unit baru untuk SMP negeri, Pemkot Surabaya akan menghitung berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah per kecamatan. Yakni, jumlah SD negeri dan swasta, serta SMP negeri dan swasta.

“Sebetulnya yang akan masuk SMP berapa, Itu bisa dilihat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk 5 tahun ke depan. Setelah 5 tahun kedepan itulah kita bisa tau, perlukah menambah SMP atau tidak,” terang dia.

BACA JUGA:  Masyarakat Malang Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19

Jika memang diperlukan penambahan sekolah, maka Dispendik Kota Surabaya akan berkoordinasi dengan MKKS negeri dan swasta. Sebab, Wali Kota Eri Cahyadi menginginkan ada kesepakatan bersama untuk mewujudkan Surabaya yang maju, harmonis, dan berkelanjutan.

“Kalau kurang, maka harus kita sepakati ditambah. Tapi kalau di wilayah itu sudah penuh, bahkan berlebih, bagaimana? Karena ada, di titik tertentu, jumlah kampungnya padat jumlah sekolahnya sedikit dan ada yang wilayahnya tidak padat, tapi sekolahnya banyak,” ungkap dia.

BACA JUGA:  Jelang Pemilu 2024, Tetap Jaga Persaudaraan dan Jangan Saling Menjatuhkan

Meski demikian, untuk siswa dari kategori keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang masuk ke sekolah swasta, ia menegaskan bahwa Pemkot Surabaya bertanggung jawab selama peserta didik mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

“Kalau MBR pastilah (intervensi) dan tidak ada biaya penarikan lagi. Seragam dan uang gedung menjadi tanggung jawab Pemkot Surabaya. Kami dengan MKKS negeri dan swasta juga sepakat, jangan sampai ada sekolah swasta yang menarik uang,” tegas dia. (ST01)

Tags: Dinas PendidikanEri CahyadiMKKSPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Kado HUT ke-733 Kota Surabaya, Pemkot Hapus Denda PBB-P2 Sejak Tahun 1994

Rabu, 15 April 2026

Pemprov Jatim Siapkan Geopark Ijen Pertahankan Status Green Card 2026

Rabu, 15 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital demi Kenyamanan Warga

Rabu, 15 April 2026
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

3.041 Warga Penuhi Nafkah, NIK Kembali Diaktifkan Pemkot Surabaya

Rabu, 15 April 2026

Berita Terkini

Kado HUT ke-733 Kota Surabaya, Pemkot Hapus Denda PBB-P2 Sejak Tahun 1994

Rabu, 15 April 2026

Pemprov Jatim Siapkan Geopark Ijen Pertahankan Status Green Card 2026

Rabu, 15 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital demi Kenyamanan Warga

Rabu, 15 April 2026
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

3.041 Warga Penuhi Nafkah, NIK Kembali Diaktifkan Pemkot Surabaya

Rabu, 15 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Pemkot Surabaya Bantu Perbaikan Polsek Tegalsari

Rabu, 15 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In