SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Tujuh master meter PDAM diresmikan Wali Kota Surabaya, Senin (30/5). Secara simbolis peresmian ini dilakukan di Jalan Karangan gang 5, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo.
Mengenai master meter ini, Direktur Utama PDAM Surya Sembada Arief Wisnu mengatakan tujuh lokasi master meter yang menjadi kado buat HJKS Kota Surabaya. Selain di Jalan Karangan Gang 5, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, master meter lain juga sudah ada di Tambak Dalam Baru Gang 8, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo. Tambak Dalam Baru Gang 9, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo. Pegesangan Lestari Gang 2, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan.
Selanjutnya, di Medokan Sawah Timur Gang 7C, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut. Pagesangan 4 Sungai, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan. Dan Keputih Tegal Gang 8, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo.
“Pada tahun 2022 ini, layanan master meter telah melayani rumah tangga yang berada di tujuh lokasi itu dengan jumlah total penerima manfaat sebanyak 149 KK (Kepala Keluarga),” kata Arief.
Menurutnya, program master meter merupakan program strategis yang tiap tahun direplikasi oleh PDAM Surya Sembada. Program ini diinisiasi sejak tahun 2010 dengan titik lokasi pemasangan pertama di Jetis Baru Kelurahan Wonokromo.
“Sampai dengan tahun 2022, PDAM telah memasang 185 titik master meter di Kota Surabaya dengan total penerima manfaat sebanyak 8.864 KK,” ujarnya.
Arief Wisnu menambahkan, master meter ini merupakan upaya PDAM Surya Sembada untuk melayani warga yang selama ini menempati wilayah yang tidak bisa dipasangi pipa PDAM secara administrasi. Ini merupakan upaya PDAM agar warga yang dulu tidak dapat menikmati air PDAM secara langsung.
“Bahkan yang dulu tidak dapat mengurus pemasangan sambungan air, kini dapat menikmati secara langsung melalui kran di depan rumahnya,” pungkasnya. (ST01)





