• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komisi D Minta Dinas Kesehatan Lakukan Antisipasi Penanganan Hepatitis Akut

by Redaksi
Selasa, 10 Mei 2022
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah.

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – DPRD Surabaya memberikan perhatian atas merebaknya kasus hepatitis akut. Sebagai langkah antisipasi, melalui Komisi D, DPRD Surabaya meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan berbagai upaya agar kasus hepatitis akut tidak mewabah di Kota Pahlawan.

Dalam rapat dengar pendapat di ruang Komisi D, lembaga legislatif ini mengingatkan Dinkes bertindak cepat dalam melakukan antisipasi. Selain itu, jika ditemukan kasus di Surabaya agar Dinkes bertindak cepat pula melakukan penanganan.

“Namun mudah-mudahan Surabaya nol kasus.hepatitis akut. Meski demikian kita harus memberikan perhatian terhadap kasus ini,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, Selasa (10/5).

BACA JUGA:  Wali Kota Surabaya Larang Rapat di Dinas Kesehatan Dilakukan di Jam Pelayanan

Ia menegaskan pentingnya Dinkes melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memungkinkan munculnya kasus hepatitis akut ini. Pemetaan wilayah ini diperlukan terutama untuk daerah-daerah yang dimungkinkan ada beberapa anak yang akan terpapar oleh virus tersebut.

“Terutama pada kawasan yang nol lahan jamban, khususnya mereka yang tinggal di pinggir sungai,” terangnya.

Menurut Khusnul, dalam rapat dengar pendapat Dinkes menyampaikan telah menerbitkan surat edaran. Tetapi Komisi D mendorong agar Dinkes lebih masif bersama para kader untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Komisi C Dukung Pembangunan Flyover atau Underpass Bundaran Dolog

“Sosialisasi perlu dilakukan menyeluruh. Ke penyedia permakanan atau UMKM, ke sekolah, pondok pesantren dan masih banyak yang lain,” paparnya.

Di sisi.lain, legislator perempuan ini meminta kepada Dinkes untuk membuat petunjuk teknis (juknis) terhadap penanganan hepatitis akut. Tak hanya itu, Dinkes juga perlu menerbitkan surat edaran terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Rapat dengar pendapat yang membahas antisipasi penanganan hepatitis akut di ruangan Komisi D DPRD Surabaya dengan mendatangkan Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya.

“Dinkes juga harus menyampaikan apa tanda-tanda penyakit itu. Juga perlu disampaikan kepada publik terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) nya. Jika masyarakat sudah diketahui ada suspect atau korban yang terjangkit virus tersebut,” tambahnya.

BACA JUGA:  Jembatan Sawunggaling dan TIJ Diharapkan Gerakkan Roda Perekonomian UMKM

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Surabaya Sri Setiani mengatakan bahwa pihaknya sudah mulai mewaspadai hal ini agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat. Dikatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan ke seluruh fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), seperti puskesmas dan rumah sakit.

“Kami minta semua waspada apabila terjadi keluhan penyakit,” ungkapnya seraya menyampaikan sampai saat ini Surabaya belum terdeteksi adanya kasus hepatitis akut. (ADV-ST01)

Tags: Dinas KesehatanDPRD SurabayaHepatitis AkutKomisi D
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In