• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Atlet Kempo Raih Medali Perak di PON XX Papua 2021,  Arumi Beri Penghargaan

by Redaksi
Sabtu, 30 Oktober 2021
Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak berfoto bersama dengan atlet Shorinji Kempo Jatim, Marta Frily Adetya.

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak berfoto bersama dengan atlet Shorinji Kempo Jatim, Marta Frily Adetya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jatim Arumi Bachsin memberikan penghargaan kepada atlet Shorinji Kempo Jatim, Marta Frily Adetya. Penghargaan tersebut diberikan kepada Marta Frily Adetya karena mampu menyumbangkan medali perak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua.

Penghargaan tersebut diberikan Arumi saat menghadiri silaturrahmi dan tasyakuran Kontingen Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PERKEMI) Pengurus Provinsi (Pengprov) Jatim di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (30/10).

Sebagai Ibu Asuh Perkemi Jatim, Arumi menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kepada Marta Frily Adetya yang sudah ikut menyumbangkan medali bagi kontingen Jatim.

“Saya tidak bisa berhenti berterima kasih kepada adikku sayang, Marta Frily. Tasyakuran dan penghargaan ini mungkin dianggap mewah bagi orang lain, tapi sebenarnya tidak. Karena sebelum mencapai hari ini, banyak pengorbanan, pelatihan, pengabdian waktu serta energi yang telah dilakukan,” ujar Arumi.

Istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak itu mengatakan, prestasi Marta merupakan sebuah kebanggaan untuk Jatim. Terutama mengingat perempuan kelahiran Malang, 5 Januari 1998 itu merupakan satu-satunya atlet di dalam tim yang berisi satu orang pelatih dan satu orang sparring partner.

BACA JUGA:  Emil: Peluang Menjadi Sukses Ditempa dari Proses Belajar

“Saya salut karena meskipun SDM kempo tidak sebanyak cabang olahraga lain, tim Jatim bisa membawa pulang satu medali perak. Ini tentunya adalah bentuk dedikasi dan pengabdian besar untuk Jawa Timur. Meskipun atletnya cuma satu, tapi tetap mampu meraih gelar juara,” terangnya.

Lebih lanjut, Arumi mengakui bahwa kempo memang butuh lebih banyak fokus dan penjaringan SDM di masa depan. Sebab, cabor ini memiliki potensi besar seperti cabor lainnya.

“Cabor ini masih sedikit dan sudah jadi PR kita bersama untuk membesarkan kempo di Jatim. Memang harus ada penjaringan SDM yang lebih masif karena anak-anak generasi muda di luar sana yang akan meneruskan para atlet kita,” tuturnya.

Untuk itu, menurut Arumi, dibutuhkan rencana konkret dalam mewujudkan penjaringan tersebut yang melibatkan berbagai pihak. Langkah-langkah strategis harus segera dipersiapkan untuk pelaksanaan PON Aceh-Sumatera Utara pada 2024 mendatang.

BACA JUGA:  Di Haul Bung Karno, Wali Kota Eri Cahyadi Kumandangkan Yasin dan Tahlil  bersama Warga Surabaya

“Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah membangun awareness masyarakat terhadap kempo agar mereka lebih tahu tentang cabor ini. Tujuannya untuk inklusivisme karena dalam membentuk bangsa berkualitas dibutuhkan kekuatan fisik, mentalitas dan sportivitas yang semuanya ada dalam olahraga,” lanjut Arumi yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Prov. Jatim ini.

Selain itu, fasilitas dan koneksi atlet maupun calon atlet juga harus ditingkatkan. Di mana hal ini merupakan tanggungjawab semua pihak baik Pemerintah Provinsi Jatim, KONI, maupun Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

“Seperti yang kita tahu, persiapan atlet untuk kejuaraan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Pasti memakan waktu bertahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu, saya meminta kerjasama semua pihak untuk memfasilitasi dan mendukung aset daerah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Marta mengekspresikan rasa terima kasihnya kepada Jatim yang telah mempercayakannya sebagai wakil daerah di PON XX Papua. Meski dirinya kalah dari perwakilan Papua Barat Hilda Christina Blandina pada randori putri 50 kg, Marta tetap merasa senang atas hasil yang dicapai.

BACA JUGA:  EVITS Jadi Solusi Transportasi Ramah Lingkungan di Dishub Jatim

“Terima kasih Jatim sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mewakili provinsi di PON Papua. Menjadi satu-satunya atlet sebenarnya merupakan beban, tapi walaupun tim ini sedikit tapi tim ini tidak lemah. Jadi meskipun saya baru bisa menyumbang perak, ini kebanggaan untuk saya dan kebahagiaan untuk kempo Jatim,” katanya.

Dirinya merasa optimistis untuk bisa memenangkan kejuaraan kempo yang akan datang, terutama di PON Aceh-Sumatera Utara pada 2024. “Ke depannya saya akan berusaha lebih keras. PON Papua ini membuat saya lebih termotivasi untuk memenangkan emas di PON yang akan datang. Apa yang telah saya lalui sebelumnya, akan saya jadikan pelajaran untuk ke depannya,” janjinya. (ST02)

 

Tags: Arumi BachsinAtlet KempoMarta Frily AdetyaMedali PerahPerkemiPON XX Papua 2021
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Terima Dubes Uzbekistan di Grahadi, Jajaki Kerja Sama Sister Province Jawa Timur – Samarkand

Sabtu, 14 Februari 2026
Penertiban puluhan tiang kabel fiber optik yang tidak mengantongi izin.

Satpol PP Surabaya Tertibkan 45 Tiang Fiber Optik Tak Berizin

Sabtu, 14 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Terima Dubes Uzbekistan di Grahadi, Jajaki Kerja Sama Sister Province Jawa Timur – Samarkand

Sabtu, 14 Februari 2026
Penertiban puluhan tiang kabel fiber optik yang tidak mengantongi izin.

Satpol PP Surabaya Tertibkan 45 Tiang Fiber Optik Tak Berizin

Sabtu, 14 Februari 2026

Pemkot Surabaya Bidik Penjahit Lokal Garap Kerudung ASN

Sabtu, 14 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert

Ketemu Gubernur Khofifah, Begini Kata Dubes Swedia

Jumat, 13 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swedia untuk Indonesia H.E. Daniel Blockert.

Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes Swedia, Perkuat Kerjasama Bidang Transportasi Hingga Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In