• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Fatkur Rohman: Penanganan Covid-19 Harus dari Hulu

by Redaksi
Jumat, 23 Juli 2021
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fatkur Rohman.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fatkur Rohman.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Fatkur Rohman memberikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya atas penanganan Covid-19. Misalnya, kebijakan tracing, puskesmas buka 24 jam dan memberikan tempat untuk isoman yang digagas ada per kelurahan.

Menurut dia, langkah yang telah dilaksanakan tersebut merupakan penanganan Covid-19 yang solutif. Namun ia mengingatkan bahwa penanganan wabah yang mendunia ini harus digarap dari hulu.

“Saya mengapresiasi langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemkot, tetapi terobosan yang bersifat hulu adalah justru kuncinya, bukan hilir,” ungkapnya, Jumat (23/7).

Dikatakan, upaya massif dari Pemkot Surabaya ini perlu dibarengi dengan langkah dari hulu. Pria yang juga wakil ketua Fraksi PKS ini mencontohkan bahwa yang akhir-akhir ini dilakukan adalah menambah waktu pelayanan Puskesmas menjadi 24 jam, menambah ruang isoman, menambah SDM dan lain-lain.

BACA JUGA:  Stadion GBT Sudah Siap untuk Piala Dunia U-17

“Menurut saya, itu semua adalah akibat,” ujarnya.

Yang dimaksud akibat adalah upaya itu adalah upaya penanganan setelah seseorang itu ada gejala dan terpapar covid. “Padahal problem utamanya adalah di sebabnya atau di hulunya, yaitu bagaimana memastikan semua pihak mematuhi regulasi dan menjaga prokes dengan penuh kesadaran bukan dipaksa-paksa yang justru kontraproduktif,” terangnya.

Karena itu, ia berharap ada komunikasi yang intensif. Sebab, lanjut Fatkur Rohman, masih ada problem komunikasi dan kesalahpahaman sehingga muncul penolakan warga.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Temui Bupati Bangkalan, Ada Apa?

Ia menginginkan ada penguatan mindset, edukasi dan sosialiasi secara viral dan massif yang melibatkan akademisi dan praktisi medis. “Mereka bisa diminta untuk bicara dengan manfaatkan teknologi. Jika diperlukan, ada support ambahan anggaran untuk ini,” tambah Fatkur.

Meski demikian, ia tidak mengkritik langkah yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya dengan segala upaya yang sudah dilakukan. Baginya, upaya di hilir tetap dikerjakan tetapi bagian hulu lebih penting.

“Terobosan inovatif hilir tetaplah dilanjutkan, namun terobosan yang bersifat hulu harus diberikan perhatian lebih. Kita harus sumbat sumbernya,” tegas dia.

Di sisi lain, Fatkur menyatakan masih ada fakta di lapangan banyak warga yang masih malu ketika dinyatakan positif Covid-19.Masih ada stigma bahwa Covid-19 adalah aib. Sehingga mereka lebih memilih di rumah dengan pengobatan seadanya dan tidak mau swab atau periksa padahal kondisi makin memburuk.

BACA JUGA:  Komisi B Dorong Pemkot Terbitkan Payung Hukum Dana Stimulan Bagi Pasien Covid-19

Padahal, kondisi rumah tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri. Bisa jadi di rumah ventilasi udaranya kurang bagus sehingga makin memperparah dengan munculnya cluster keluarga.

“Inilah yang saya maksud dengan problem hulu. Ini problem mindset, pengetahuan dan kesadaran,” tambahnya.

Ia berharap Pemkot Surabaya bersinergi secara massif dengan semua pihak, termasuk media massa. “Kalau perlu ada billboard-billboard yang memberikan message perihal ini, terus menerus dan tidak boleh putus semangat,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Covid-19DPRD SurabayaFatkur RohmanFraksi PKSKomisi A
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In