SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak melakukan koordinasi dengan jajaran Direksi KAI Daop 8 Surabaya. Hal ini terkait sentra vaksinasi Covid-19 di tiga stasiun KA di Jatim.
Namun selain koordinasi tentang vaksinasi, Wagub Emil juga meninjau beberapa fasilitas Stasiun Gubeng Surabaya. Emil pun menyapa beberapa penumpang yang sedang menunggu keberangkatan.
“Alhamdulillah tertib. Memang volumenya juga turun dari sebelum kasus melonjak, dan agak dibatasi. Biasanya sebanyak 6 ribu penumpang, turun menjadi 2 ribu dan saat ini hanya 700 penumpang setiap hari,” kata Emil.
Di sisi lain dengan dilaksanakannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah pusat sejak 3-20 Juli 2021 mendatang, sebanyak 46 KA dibatalkan. Pembatalan ini baik KA lokal maupun jarak jauh.
Namun Emil ingin memastikan bahwa PT KAI Daop 8 Surabaya sudah memberlakukan tes antigen acak. Tes itu diberikan secara gratis untuk 10 penumpang di setiap kereta di 8 rute lokal.
“Karena pergerakan masyarakat lokal ini termasuk Sidoarjo, Gresik tetap berjalan. Nah, ini ada sektor esensial, sektor kritikal yang harus berjalan maka harus ada antigen,” ujar Emil.
Di sisi lain, Manager Humas PT. KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arief menyampaikan, pihaknya menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemprov Jatim terkait adanya program vaksinasi di 3 stasiun di bawah naungan PT. KAI Daop 8 Surabaya. Yakni di Stasiun Gubeng Surabaya, Stasiun Pasar Turi Surabaya dan Stasiun Malang.
“Karena ini merupakan program pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi nasional. Kami support. Kami juga sampaikan kendala kepada Pak Wagub, mudah-mudahan segera ada solusi agar terealisasi vaksinasi kepada penumpang di Gubeng, Pasar Turi dan Malang,” jelas Luqman.
Sementara pula, PT KAI Daop 8 Surabaya juga sedang menyiapkan lokasi vaksinasi yang direncanakan akan ditempatkan di sisi depan teras Stasiun Gubeng Surabaya. “Lokasi dan infrastruktur sudah kami siapkan. SDM sudah siap, hanya tinggal vaksin dan itu di luar kemampuan dan kewenangan KAI. Karena itu kami berkoordinasi dengan Dinkes sesuai dengan arahan Pak Wagub. Kami akan tindak lanjuti,” kata Luqman. (ST02)





