• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Varian Baru Covid-19 Lebih Berbahaya, Komisi D Berharap Pemkot Gencarkan Kembali Sosialisasi Protokol Kesehatan

by Redaksi
Jumat, 2 Juli 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Angka kasus Covid-19 kembali naik. Bahkan lonjakan kali ini lebih mencemaskan karena banyak berdampak pada kematian warga. Bahkan pemerintah pusat pun melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Jawa-Bali.

PPKM Darurat itu diberlakukan mulai 3 Juli 2021 lalu dan berakhir pada 20 Juli 2021 mendatang. Dalam penerapan, pelaksanaannya dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah dengan acuan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

Terlepas diberlakukannya PPKM Darurat ini, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah, meminta jajaran Pemerintah Kota Surabaya mengggalakkan lagi razia dan penyuluhan disiplin pada protokol kesehatan. Hal ini karena angka positif Covid-19 di Kota Pahlawan kembali tinggi.

BACA JUGA:  Perangi Covid-19, 1.050 Orang Daftar Relawan 'Surabaya Memanggil'

Bahkan, dari kasus Covid-19 yang sekarang, banyak kluster-kluster keluarga. “Disiplin protokol kesehatan adalah kunci tindakan pencegahan dari ancaman Covid-19. Pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitazer, saling jaga jarak, hindari kerumunan, tidak keluar rumah kalau tidak perlu,” ujar Khusnul.
Bahkan, menurut dia, dengan semakin ganasnya Covid-19, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berlapis. Misalnya, memakai masker.

Kata Khusnul Khotimah, memakai masker kini perlu dirangkap alias dobel. “Pemkot perlu sosialisasikan ini, bahwa warga diimbau memakai masker dobel atau rangkap. Karena varian baru Covid-19 yang sekarang ini, lebih berbahaya, mudah menyebar dan menular,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Bupati Anna Bersama DPRD Bojonegoro Bahas Raperda Dana Abadi Pendidikan

Ia menyarankan, upaya-upaya untuk mendisiplinkan terhadap protokol kesehatan, juga melibatkan unit-unit paling di bawah. Misalnya, kelurahan, LPMK, RW dan RT. Tak hanya itu, Pemkot Surabaya harus menggandeng tokoh agama, tokoh pemuda atau tokoh masyarakat.

Dengan demikian, sosialisasi akan makin gencar. Targetnya, warga bakal semakin menyadari pentingnya protokol kesehatan.

“Yang tidak memakai masker, diberi masker. Yang masker diplorot, ditegur dan dibetulkan. Juga diingatkan lagi, pentingnya jaga jarak, dan menghindari kerumunan, karena kita tahu Covid-19 menular melalui droplet atau percikan pernapasan,” kata Khusnul.

Ia mengatakan, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, bersama TNI-Polri, segenap tenaga kesehatan, sinergi dengan gotong royong masyarakat, untuk menanggulangi pandemi Covid-19 yang semakin tinggi. Hal ini harus diimbangi dengan prilaku masyarakat yang patuh dengan protokol kesehatan.

BACA JUGA:  9.825 Vaksin Besok Dikirim ke Sumenep untuk Atasi Campak

Alasannya, banyak rumah sakit yang kini over kapasitas atau overload. Di sisi lain ada pasien yang membutuhkan pertolongan namun tidak mendapatkan bed.

Maka, kata Khusnul Khotimah, pada aspek lain harus diikuti semakin ketatnya disiplin protokol kesehatan di masyarakat. “Kami menganjurkan razia dan penyuluhan Prokes dilakukan lebih gencar. Di kampung, restoran, rumah makan, warung, jalan-jalan dan pasar. Ingatkan , kembali masyarakat tentang pentingnya disiplin protokol kesehatan,” jelasnya. (ADV-ST01)

Tags: DPRD SurabayaKomisi DPPKM DaruratProtokol Kesehatan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Gubernur Khofifah Salurkan DBHCHT untuk 315 Buruh Rokok dan Bantuan KIP Putri Jawara bagi 300 Perempuan di PT Gelora Djaja Surabaya

Rabu, 22 April 2026

Gubernur Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya

Rabu, 22 April 2026
Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In