• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Jatim Miliki 479 Desa Wisata, Potensi UMKM Harus Dimaksimalkan

by Redaksi
Minggu, 6 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para pengelola desa wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk memaksimalkan potensi UMKM di daerahnya masing-masing dengan mensinergikan BUMDes. Hal ini dinilainya penting karena produk UMKM akan menjadi nilai tambah dan daya tarik dari paket wisata yang ditawarkan di masing-masing desa wisata.

“Produk-produk unggulan UMKM ini akan memperkaya daya tarik yang ditawarkan desa wisata. Karena saat ini, orang tidak hanya berwisata untuk menikmati keindahan alam saja tapi juga wisata kuliner serta berbelanja oleh-oleh,” kata Khofifah.

BACA JUGA:  Khofifah Bagikan Sembako di Kampung Topeng Malang

Pernyataan ini disampaikannya saat menutup Jambore Desa Wisata dan Pokdarwis tahun 2020 secara virtual dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (5/12). Ia menjelaskan, saat ini Jatim memiliki 479 desa wisata yang tersebar di 38 kab/kota.

Rincian, 23 desa wisata kategori mandiri, 14 desa wisata kategori berkembang dan 442 desa wisata dalam kategori rintisan/potensi. Pembagian kategori tersebut berdasarkan Indeks Desa Wisata yang telah disusun Disbudpar Provinsi Jatim berkolaborasi dengan asosiasi dan akademisi perguruan tinggi dengan memperhitungkan 85 variabel/sub indeks yang telah disusun.

Dari jumlah 479 desa wisata tersebut, lanjut Khofifah, masing-masing memiliki memiliki keunikan. Seperti desa wisata alam yakni gunung, pantai, danau/ranu, sungai, gua, dan lain-lain. Kemudian desa wisata budaya yang menyajikan tradisi, sejarah, keyakinan, kerajinan, makanan tradisional, upacara adat/agama. Serta desa wisata buatan seperti amusement park, taman bunga, spot selfie, sentra, kebun buah, dan lainnya.

BACA JUGA:  Dua Desa di Madiun Diusulkan Sebagai Desa Devisa

“Pandemi covid-19, mengubah tren wisata yang dulunya cenderung ke quantity tourism kini menjadi quality tourism. Konsep ini sendiri erat kaitanya dengan desa wisata. Hal ini dikarenakan masyarakat cenderung memilih wisata alam yang memungkinkan untuk melakukan physical distancing,” terang orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Untuk itu, di era pandemi ini, destinasi wisata didorong untuk bisa menerapkan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang telah menetapkan protokol CHSE (Clean, Health, Safety and Environment) sebagai petunjuk bagi pelaku industri pariwisata untuk mereaktifasi kembali usahanya.

BACA JUGA:  Khofifah: THR Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

Khofifah juga menambahkan, pengembangan potensi produk unggulan di desa wisata terus dilakukan tidak hanya untuk menggaet wisatawan, tapi juga mendorong pemasarannya, tidak hanya di pasar dalam negeri tapi juga ekspor ke mancanegara. (ST02)

Tags: BUMDesDesa WisataJamboreKelompok Sadar WisataKhofifah Indar ParawansaPokdarwis
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Salah' satu penampilan seni di Komplek Balai Pemuda.

Pemkot Surabaya Tetapkan 14 Ruang Publik Sebagai Lokasi Tampilan Seni

Sabtu, 31 Januari 2026
Gubernur Khofifah saat menghadiri East Java Investment Government – Japanese Business Networking Reception di Harris Hotel dan Conventions Bundaran Satelit, Surabaya.

Gubernur Khofifah Hadiri East Java Investment Government-Japanese Business Networking Reception

Sabtu, 31 Januari 2026
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Dorong Pengembangan Modest Fashion Lokal Berdaya Saing Global Melalui NUMOFES 2026

Sabtu, 31 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus kepada 161 atlet dan pelatih asal Jatim yang berprestasi dalam laga SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand.

Gubernur Khofifah Serahkan Bonus Rp 8 Miliar Bagi 161 Atlet Dan Pelatih Berprestasi di SEA Games XXXIII Thailand

Sabtu, 31 Januari 2026

Berita Terkini

Salah' satu penampilan seni di Komplek Balai Pemuda.

Pemkot Surabaya Tetapkan 14 Ruang Publik Sebagai Lokasi Tampilan Seni

Sabtu, 31 Januari 2026
Gubernur Khofifah saat menghadiri East Java Investment Government – Japanese Business Networking Reception di Harris Hotel dan Conventions Bundaran Satelit, Surabaya.

Gubernur Khofifah Hadiri East Java Investment Government-Japanese Business Networking Reception

Sabtu, 31 Januari 2026
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Dorong Pengembangan Modest Fashion Lokal Berdaya Saing Global Melalui NUMOFES 2026

Sabtu, 31 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan bonus kepada 161 atlet dan pelatih asal Jatim yang berprestasi dalam laga SEA Games XXXIII tahun 2025 di Thailand.

Gubernur Khofifah Serahkan Bonus Rp 8 Miliar Bagi 161 Atlet Dan Pelatih Berprestasi di SEA Games XXXIII Thailand

Sabtu, 31 Januari 2026
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto

Lewat Semut Ireng, Dispendukcapil Surabaya Tingkatkan Pemahaman ASN Soal Adminduk

Sabtu, 31 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In