• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Cangkang Kerang Hijau Bisa Diolah Jadi Kerupuk, Begini Cara Bikinnya

by Redaksi
Rabu, 2 Desember 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Persoalan lingkungan hidup di antaranya adalah pengelolaan limbah. Banyak upaya dilakukan agar limbah bisa digunakan sebagai hal bermanfaat, bahkan menguntungkan.

Salah satunya yang dilakukan tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka adalah Latifatul Fajriah dan Intan Mei Setyaningrum dari Departemen Teknik Fisika, serta Fadhilah Rosyidatul ‘Arifah dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi

Ketiganya mencetuskan gagasan pembuatan kerupuk yang berasal dari cangkang kerang hijau. Kerupuk itu kemudian dinamakan Kecarang.

Latifatul Fajriah mengatakan dipilihnya membuat kerupuk karena makanan ini  salah satu yang cukup digemari masyarakat Indonesia. Hal itu yang membuat Kecarang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan untuk kedepannya

BACA JUGA:  Wapres KH Ma'ruf Amin dan Gubernur Khofifah Hadiri Wisuda ke-IX IAI Bani Fattah Tambak Beras Jombang

“Apalagi ada kandungan kalsium pada cangkang kerang hijau,” katanya.

Ia menjelaskan banyak warga yang telah membudidayakan kerang hijau. Di antaranya di daerah Tuban.

Karena itu ia lantas tertarik mengolahnya menjadi kerupuk. Sebab cangkang kerang hijau kurang dimanfaatkan. “Dengan diolah menjadi kerupuk  Kecarang dapat menjadi solusi akan permasalahan limbah tersebut dan dapat memberikan nilai tambah,” terangnya.

Dijelaskan Latifatul Fajriah, Kecarang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan. Selain harganya yang terjangkau, Kecarang juga akan tersedia pada beberapa varian rasa.

BACA JUGA:  67 Persen ICU dan 31 Persen Isolasi Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jatim Nol Pasien

“Seperti rasa BBQ, keju, pedas,” ungkap mahasiswa yang biasa disapa Latif ini.

Menurutnya, satu kemasan produk Kecarang yang berisi 120 gram dapat dijual seharga Rp 10.000. “Sedangkan biaya produksi tiap kemasannya hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 4.300,“ ujar gadis asal Tulungagung ini.

Tahapan proses pembuatannya diawali dengan perebusan dan pencucian cangkang kerang hijau. Setelah dikeringkan, cangkang kerang hijau dihaluskan sampai menjadi tepung. Langkah berikutnya, tepung tersebut dibuat adonan dengan menambahkan air, tepung tapioka, gula, dan garam pada komposisi tertentu.

Setelah sudah merata, adonan dikukus dalam waktu tertentu yang kemudian didinginkan ke dalam kulkas. Tahap berikutnya, adonan diiris terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam oven. Baru setelah kering, Kecarang dapat digoreng dan ditambahkan berbagai rasa.

BACA JUGA:  Semakin Sip! Kasus Nol Covid-19 di Surabaya Naik Menjadi 100 Kelurahan

Dari gagasan tersebut, Latif bersama dengan timnya telah berhasil mendapatkan juara ketiga dalam ajang Business Competition GEMNAS Batch 3 Universitas Negeri Padang tahun 2020 yang diikuti oleh 80 tim mahasiswa seluruh Indonesia, akhir Oktober lalu.

Latif berharap jika semoga gagasan ini nantinya dapat segera direalisasikan. Selain itu, diharapkan juga dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berkarya di dunia bisnis. (ST01)

Tags: CangkangITSKerang HijauKerupuk
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Berita Terkini

Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, DLH Surabaya Hemat Biaya Angkutan Rp 6,73 M per Tahun

Selasa, 13 Januari 2026

Duduki Peringkat Satu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Januari 2026

Bersama Kartolo, Dispusip Surabaya Gali Sejarah Ludruk untuk Program Literasi Anak

Selasa, 13 Januari 2026

Dorong Transformasi Layanan Kesehatan, Mahasiswa ITS Rancang Cermin Cerdas

Selasa, 13 Januari 2026

Gubernur Khofifah Temui Menko PMK dan Menkes, Tegaskan Kesiapan RSUD Dr Soetomo Jadi World Class Academic Medical Center dan Jalankan Program Hospital Based

Selasa, 13 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In