SURABAYATODAY.ID,PASURUAN – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memberikan dukungan penuh terhadap langkah Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (HMP IKOR) dalam memperkuat mitigasi bencana longsor di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026, HMP IKOR UNESA menjalankan BENTALA SIAGA, sebuah program yang menggabungkan teknologi peringatan dini, konservasi lingkungan, dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat.
Program tersebut sejalan dengan arah PPK Ormawa 2026 yang mendorong organisasi kemahasiswaan menjalankan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal.
Salah satu terobosan utama yang dikembangkan adalah Smart Early Warning System (EWS) berbasis sensor untuk memantau curah hujan, kelembaban, hingga stabilitas lereng secara real-time.
Data tersebut tidak berhenti pada perangkat teknologi. Informasi hasil pemantauan diintegrasikan melalui Portal SIGAP berbasis website desa dan terhubung dengan WhatsApp Gateway, sehingga peringatan dini dapat disampaikan lebih cepat kepada masyarakat.
Inovasi BENTALA SIAGA HMP IKOR UNESA juga tercatat dalam dokumen hasil pendanaan PPK Ormawa 2026 dengan konsep mitigasi bencana hidrometeorologi Desa Tlogosari yang terintegrasi dengan Smart Early Warning System dan konservasi lereng berbasis pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
Tak hanya mengandalkan teknologi, mahasiswa juga bergerak memperkuat lereng melalui program AKAR LESTARI. Penanaman vegetasi penguat tanah dilakukan sebagai bagian dari konservasi lingkungan untuk membantu menjaga kondisi kawasan rawan longsor.
Sementara itu, kesiapsiagaan warga diperkuat melalui edukasi mitigasi dan simulasi evakuasi. Masyarakat diperkenalkan dengan prosedur kedaruratan, jalur evakuasi, serta langkah yang harus dilakukan saat ancaman longsor terjadi.
Penguatan tersebut dijalankan melalui program JANGKAR LERENG dan SIRAGA, yang diarahkan untuk membangun kapasitas masyarakat agar lebih siap menghadapi risiko bencana.
BENTALA SIAGA dikembangkan berdasarkan identifikasi persoalan dan potensi Desa Tlogosari bersama pemerintah desa, masyarakat, serta para mitra. Program ini melibatkan 15 anggota Tim PPK Ormawa lintas disiplin dari S1 Ilmu Keolahragaan, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Informatika, dan S1 Desain Komunikasi Visual.
Selain itu, sebanyak 11 volunteer dari HMP IKOR dan mahasiswa Ilmu Keolahragaan turut terlibat di bawah arahan dosen pendamping, Yetty Septiani Mustar, S.K.M., M.P.H.
Pelaksanaan program mendapat dukungan dari Camat Tutur H. Hendy Candra Wijaya, S.KM., M.Kes., Kepala Desa Tlogosari Prayitno, perwakilan BPBD Abdul Rojik, S.ST., M.T., serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Prela Antiqa Feminia, S.Pi., M.M.
Camat Tutur menilai program tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya berbicara tentang penanganan bencana, tetapi menggabungkan teknologi, lingkungan, dan kesiapan masyarakat dalam satu sistem terpadu.
Ia berharap inovasi yang dikembangkan mahasiswa UNESA itu dapat menjadi bagian dari program jangka panjang Kecamatan Tutur dan diterapkan di desa lain yang memiliki potensi risiko bencana serupa.
Dari pihak FIKK UNESA, Indra Himawan Susanto, S.Or., M.Kes., yang hadir mewakili pimpinan fakultas, menegaskan dukungan terhadap keberhasilan HMP IKOR dalam memperoleh pendanaan PPK Ormawa.
“Kami sangat mendukung keberhasilan HMP IKOR FIKK UNESA dalam memperoleh pendanaan PPK Ormawa. Program ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menerapkan keilmuan olahraga untuk menjawab persoalan di masyarakat, khususnya dalam membangun Desa Tlogosari sebagai desa konservasi dan tangguh bencana,” ujarnya.
Menurut Indra, BENTALA SIAGA menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
“Ketika aspek konservasi lingkungan, kesiapsiagaan bencana, kesehatan, aktivitas fisik, dan penguatan kapasitas masyarakat diintegrasikan, mahasiswa.,” tambahnya. (ST11)


Tinggalkan Balasan