SURABAYATODAY.ID,SIDOARJO – Semangat pembinaan sepak bola usia dini kembali menggema di Kabupaten Sidoarjo. Sidoarjo Soccer Festival resmi bergulir di Stadion Jenggolo, stadion legendaris kebanggaan Kota Udang.

Sebanyak 48 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian dalam turnamen yang mempertandingkan kategori Kelompok Umur (KU) 9, KU 11, dan KU 13.

Ajang ini menjadi salah satu festival sepak bola usia dini terbesar di Jawa Timur. Selain menjadi arena kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan teknik, pemahaman taktik, mental bertanding, serta sportivitas sejak dini.

Ketua Panitia Pelaksana, Moch Shoiril, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini terus berkembang dan membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan.

“Sidoarjo Soccer Festival kami hadirkan sebagai wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil latihan mereka.

Tujuan utamanya bukan sekadar mencari juara, tetapi memberikan pengalaman bertanding dan menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola sejak usia dini,” ujar Shoiril.

Ia menambahkan, kehadiran 48 tim dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa kompetisi pembinaan usia dini masih menjadi kebutuhan penting bagi perkembangan sepak bola Jawa Timur.

“Kami berharap ajang ini mampu menjadi jembatan lahirnya pemain-pemain muda berbakat yang kelak dapat berprestasi di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pembinaan Usia Dini Askab PSSI Sidoarjo, Miftachul Huda, menilai kompetisi usia dini merupakan fondasi utama dalam menciptakan regenerasi pemain yang berkualitas.

“Pembinaan tidak bisa hanya mengandalkan latihan. Anak-anak membutuhkan kompetisi yang sehat dan terukur untuk mengembangkan kemampuan teknik, mental, serta karakter mereka sebagai pesepak bola muda,” kata Huda.

Menurutnya, Sidoarjo Soccer Festival menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan pemain sekaligus memetakan potensi-potensi muda yang dimiliki Jawa Timur.

“Melalui turnamen seperti ini, kita berharap lahir talenta-talenta masa depan yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah bahkan Indonesia.

Karena pemain hebat lahir dari proses pembinaan yang panjang dan kompetisi yang berkelanjutan,” tegasnya.
Ratusan pemain muda tampak antusias mengikuti setiap pertandingan yang berlangsung di Stadion Jenggolo.

Dukungan para orang tua dan pelatih turut menambah semarak suasana festival yang mengusung semangat pembinaan dan pengembangan bakat sepak bola usia dini.

Dengan bergulirnya Sidoarjo Soccer Festival, Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola usia muda di Jawa Timur.

Ajang ini diharapkan menjadi panggung lahirnya generasi baru pesepak bola berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(ST11)