SURABAYATODAY.ID, BOJONEGORO – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Bojonegoro mendapat penghargaan dari Forikan Jawa Timur pada peringatan Hari Ikan Nasional Tahun 2023 Provinsi Jatim. Penghargaan diberikan oleh Ketua Forikan Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin kepada Ketua Forikan Kabupaten Bojonegoro Dian Adiyanti Adriyanto.
Penghargaan ini diberikan atas peran aktif, dedikasi dan kontribusinya dalam meningkatkan konsumsi ikan di daerah. Sedangkan penyerahan penghargaan diberikan di Dyandra Convention Centre Surabaya, Senin (11/12).
Arumi Bachsin menyampaikan pentingnya upaya untuk memicu peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten/Kota se- Jatim. Kekayaan laut kita ini sangat melimpah, produksi olahan ikan juga tinggi, tapi pemanfaatan ikan belum maksimal, padahal ikan sendiri memiliki kandungan nutrisi dan juga giza yang cukup tinggi.
“Maka mari kita galakkan gemar ikan bagi masyarakat terutama anak usia produktif.,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi ikan bagi Provinsi Jawa Timur khususnya dan juga Bangsa Indonesia pada umumnya. Dengan meningkatnya konsumsi ikan diharapkan dapat mengurangi angka stunting yang ada di Jawa Timur, hal ini karena sumber nutrisi dan gizi yang ada pada ikan cukup tinggi.
“Kita harus lebih giat dalam mensosialisasikan akan pentingnya makan ikan bagi peningkatan kualitas nutrisi dan gizi bagi masyarakat,” jelasnya.
Sub bagian Penyusunan Program Perikanan dan kelautan Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari menyampaikan, bahwa kegiatan ini memiliki tujuan sebagai sarana promosi potensi kelautan dan perikanan di Jawa Timur untuk mendukung peningkatan konsumsi ikan di Jawa Timur hingga memberikan pemahaman pentingnya konsumsi ikan untuk generasi emas.
Sedangkan Dian Adiyanti Adriyanto menapresiasi seluruh masyarakat di Bojonegoro dan juga seluruh lembaga atas diperolehnya penghargaan itu. Dikatakan, hal ini tidak mungkin tercapai tanpa adanya kerjasama yang baik dan saling kesinambungan dari seluruh pihak.
“Semoga ke depan kegemaran mengkonsumsi ikan pada anak-anak dan seluruh masyarakat Bojonegoro dapat lebih meningkat,” ujarnya.
“Tidak hanya sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan menurunkan angka stunting, tetapi juga demi terciptanya generasi emas di Kabupaten Bojonegoro,” harapnya.(ST10)


Tinggalkan Balasan