• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Anak Butuh Kebebasan Tapi Juga Perlu Diberi Batasan

by Redaksi
Jumat, 23 April 2021

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov. Jatim menghelar workshop Program 1001 Cara Bicara. Acara dilaksanakan di Hotel Dafam, Surabaya, Kamis (22/4).

Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jatim Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, generasi remaja sekarang merupakan generasi yang sangat kritis, bebas dan mandiri. Namun pembentukan karakter remaja juga bergantung pada pola asuh orang tua mereka.

“Kalau orang tua menganut pola permisif, maka anak akan diberikan kebebasan sehingga tidak terkendali. Namun, secara teori idealnya pola pengasuhan authoritatif ini yang ideal,” ujar Teguh.

BACA JUGA:  Pelaku Curanmor Tak Takut CCTV, Pemkot Surabaya, Polisi dan TNI Bahas Pengamanan Wilayah Perbatasan

Menurutnya, anak tetap diberi kebebasan. Namun selain kebebasan juga perlu batasan. “Sehingga anak-anak tidak keluar dari koridornya,” jelas dia.

Menurut data BPS Jatim, sebanyak 71,65 persen penduduk Jatim masih berada di usia produktif (15-64 tahun). Sehingga posisi Jatim masih dalam masa bonus demografi. Karena itu, menurut Teguh, salah satu hal yang paling penting adalah kemampuan orang tua untuk mendengar aktif.

Dikatakan, merespon anak ketika curhat melalui gesture bisa tergolong kemampuan mendengar orang tua sudah aktif. “Jangan dikira meskipun hasil survey menunjukkan anak remaja lebih sering curhat ke temannya, anak kita ini sebetulnya sangat ingin curhat dengan orang tuanya utamanya soal reproduksi. Namun karena adanya gap, seringkali relasi tersebut gagal terbangun,” katanya.

BACA JUGA:  Wali Kota Eri Akan Pilih JPT Berdasarkan Uji Kompetensi

Teguh juga menyampaikan, kegiatan ini penting untuk menghindari kegagalan relasi karena adanya gap. “Pertemuan inilah yang dirasa penting oleh BKKBN yang bekerja sama dengan John Hopkins Center For Communication Programs (JHCCP). Harapannya dari kegiatan ini tidak selesai sampai di sini. Ada tindak lanjut di lapangan langsung. Fasilitator membina BKR (Bina Keluarga Remaja). BKR membina keluarga nantinya pola-pola yang sudah dipelajari hari ini bisa sampai ke keluarga yang memiliki anak remaja maupun remaja itu sendiri,” katanya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Gandeng dr. Aisah Dahlan, Edukasi Ratusan ASN Cegah Toxic Parenting dan Tekan Angka Perceraian

Menurut Teguh, acara ini dilakukan dalam 3 tahap di 3 tempat. Pertama pada 19-21 April 2021 di Jember. Kdua, 22-24 April 2021 di Surabaya, serta ketiga 26-28 April 2021 di Madiun dengan peserta sebanyak 130 orang dari seluruh Kab/Kota se Jatim. (ST02)

Tags: BKKBNBPSEdukasiWorkshop
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Berita Terkini

Peluncuran medical tourism menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 digelar di Halaman Balai Kota Surabaya.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional

Rabu, 22 April 2026

TKD dan DBHCHT Turun, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Rabu, 22 April 2026
Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tes Kompetensi Akademik di Surabaya di SD Insan Permata Hati (IPH) dan SDN Ketintang 1 Surabaya.

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 April 2026
Foto dokumentasi festival rujak uleg

Surabaya Sulap HJKS ke-733 Jadi Magnet Wisata, Festival Rujak Uleg Rasa “Piala Dunia” hingga Light Parade Meriah

Rabu, 22 April 2026

Wali Kota Eri Cahyadi Harap Dewan Kebudayaan Segera Jalankan Amanat UU Pemajuan Kebudayaan

Selasa, 21 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In