• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Advertorial

Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota

by Redaksi
Jumat, 27 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Perekonomian Kota Surabaya pada tahun 2025 menunjukkan kinerja yang tetap kuat dan stabil. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya pada 27 Februari 2026, pertumbuhan ekonomi kota tercatat sebesar 5,87 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 5,76 persen.

 

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Capaian tersebut juga melampaui pertumbuhan ekonomi di tingkat Provinsi Jawa Timur yang sebesar 5,33 persen serta pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen pada 2025. Sementara itu, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya pada 2025 tercatat mencapai Rp830,54 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB) dan Rp513,94 triliun atas dasar harga konstan (ADHK).

Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perekonomian Kota Surabaya tetap tumbuh positif dan resilien di tengah dinamika ekonomi nasional serta ketidakpastian ekonomi global.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan ketahanan ekonomi kota yang ditopang oleh berbagai sektor usaha serta partisipasi masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian.

BACA JUGA:  Harsiarnas ke-90, Khofifah Ajak Insan Penyiaran Berikan Informasi Berkualitas untuk Jaga Kondusifitas di Tahun Politik

“Pertumbuhan ekonomi ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Kota Surabaya cukup kuat. Ke depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan generasi muda, serta pengembangan destinasi wisata perkotaan,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (15/3/2026).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mendatangi pasar murah. Ia menjelaskan perekonomian Surabaya masih didominasi sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan kontribusi 26,97 persen.

Ia menjelaskan, dari sisi struktur ekonomi, aktivitas perekonomian Surabaya masih didominasi sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan kontribusi 26,97 persen. Disusul Industri Pengolahan sebesar 19,59 persen serta sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 16,71 persen.

“Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga tetap menjadi penggerak utama perekonomian dengan laju pertumbuhan 5,40 persen, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 6,41 persen. Hal ini menunjukkan meningkatnya peran investasi dalam mendorong aktivitas ekonomi kota,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Jabarkan Tentang Tanah Surat Ijo, Ini Tanggapan KPSIS

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya akan terus memperkuat berbagai program pembangunan ekonomi guna menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

“Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyusun database pelaku ekonomi kreatif Kota Surabaya sebagai dasar pengembangan kebijakan, fasilitasi program, serta penguatan jejaring usaha bagi pelaku ekonomi kreatif di kota ini,” kata Irvan.

Selain itu, Irvan menegaskan bahwa Pemkot Surabaya juga mendorong pemberdayaan generasi muda melalui program dukungan kegiatan pemuda sebesar Rp5 juta per RW.

“Program ini diharapkan menjadi stimulus bagi anak muda untuk mengembangkan kegiatan kreatif, kewirausahaan, dan aktivitas produktif di lingkungan kampung,” ujarnya.

Pemkot Surabaya juga memperkuat pengembangan sektor pariwisata perkotaan melalui penataan kawasan strategis, termasuk pengembangan kawasan eks Taman Hiburan Rakyat (THR) sebagai ruang ekonomi kreatif yang terintegrasi dengan aktivitas seni, budaya, dan kuliner masyarakat.

BACA JUGA:  Cek PPKM Mikro, Wali Kota Eri Cahyadi: Sakjane Hati Tidak Tega

Di sisi lain, pengembangan kampung tematik, urban tourism, serta Kampung Pancasila juga terus didorong sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komunitas.

“Program ini mengintegrasikan potensi sejarah, budaya, nilai kebangsaan, serta kreativitas masyarakat sehingga kampung tidak hanya menjadi ruang sosial, tetapi juga dapat berkembang sebagai destinasi wisata dan pusat aktivitas ekonomi lokal,” jelasnya.

Pihaknya optimistis, melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, pertumbuhan ekonomi Surabaya dapat terus terjaga secara inklusif dan berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

“Melalui berbagai langkah tersebut, kami berharap ekosistem ekonomi kota semakin berkembang, membuka peluang usaha baru, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Surabaya,” pungkasnya. (ADV-ST01)

Tags: Pariwisata KotaPemkot SurabayaPertumbuhan Ekonomi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Resmi Tiba di Tanah Air, Pangkoarmada II Hadiri Penyambutan KRI Prabu Siliwangi-321

Jumat, 27 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima audiensi perwakilan Suku Tengger dari empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang di Gedung Negara Grahadi.

Gubernur Khofifah Terima Perwakilan Suku Tengger di Grahadi, Inisiasi Perda Masyarakat Adat untuk Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Komunitas Adat se-Jatim

Jumat, 27 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat  meninjau banjir di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso.

Gubernur Khofifah Terjun Tinjau Banjir di Pasuruan, Pastikan Keselamatan Warga dan Percepat Penanganan Dampak Banjir

Kamis, 26 Maret 2026

Pemkot Surabaya Terbitkan SE Pengendalian Urbanisasi 2026

Kamis, 26 Maret 2026

Berita Terkini

Resmi Tiba di Tanah Air, Pangkoarmada II Hadiri Penyambutan KRI Prabu Siliwangi-321

Jumat, 27 Maret 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menerima audiensi perwakilan Suku Tengger dari empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang di Gedung Negara Grahadi.

Gubernur Khofifah Terima Perwakilan Suku Tengger di Grahadi, Inisiasi Perda Masyarakat Adat untuk Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Komunitas Adat se-Jatim

Jumat, 27 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota

Jumat, 27 Maret 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat  meninjau banjir di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso.

Gubernur Khofifah Terjun Tinjau Banjir di Pasuruan, Pastikan Keselamatan Warga dan Percepat Penanganan Dampak Banjir

Kamis, 26 Maret 2026
Foto ilustrasi

LPA Jatim: Kampung Pancasila, Kearifan Lokal Mewujudkan Perlindungan Anak Berbasis Kampung

Kamis, 26 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In