• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB Wilayah Lamongan dan Gresik Senilai Rp 69,7 Miliar

by Redaksi
Kamis, 5 Maret 2026

SURABAYATODAY.ID, LAMONGAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana 51 satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik. Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Lamongan, Rabu (4/3).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti secara simbolis yang selanjutnya akan dipasang di masing-masing sekolah penerima program.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa prasasti tersebut bukan sekadar penanda pembangunan fisik, tetapi juga simbol komitmen bersama untuk menjaga dan merawat fasilitas pendidikan yang telah dibangun.

Menurut Khofifah, revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana sekolah dilakukan untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi para siswa, termasuk bagi sekolah-sekolah di wilayah yang membutuhkan penguatan fasilitas.

“Kenapa kita perlu melakukan peresmian seperti ini meskipun formatnya sederhana, karena kita ingin menyampaikan pesan bahwa ada daya dukung lingkungan di sekolah yang harus kita siapkan dan kita jaga bersama,” ujarnya.

“Monitoring dan kontroling bapak Ibu sekalian terutama para kepala sekolah, saya mohon apa yang sudah kita lakukan, sudah dibangun dan sudah saya tanda tangani prasastinya mohon dijaga sekaligus penguatan daya dukung lingkungan sekolah,” imbuh Khofifah.

Dari sekian banyak tanda tangan prasasti, Khofifah mengatakan kepada Bupati Lamongan persoalan toilet yang seringkali dianggap remeh. Padahal hidup bersih dan sehat sangat penting. Bahkan saat retret di Magelang salah satu pesan presiden Prabowo adalah toilet di sekolah harus bersih.

“Langsung saya dan Kepala Dinas Pendidikan Jatim mencari role model sekolah-sekolah yang toiletnya bersih dan terpelihara dengan baik. Jadi ini perlu kebersamaan kita menjaga bagaimana kebersihan diikuti dengan pemeliharaan yang baik,” katanya.

BACA JUGA:  Khofifah Bersama Beberapa Kepala Daerah di Jatim Temui Menteri PU Dody Hanggodo

Lebih lanjut, revitalisasi dan rehabilitasi sekolah berdampak positif bagi para siswa siswi SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta. Sebab, proses pencarian ilmu akan menjadi pintu pembuka peningkatan derajat dengan mengamalkan ilmu sebanyak-banyaknya serta memberikan manfaat bagi perkembangan masyarakat, bangsa dan negara.

“lmu akan menjadi pintu pembuka bagi semua kemajuan yang ingin dicapai,” tegas Khofifah.

Selain pembangunan fisik, wilayah Lamongan dan Gresik juga menjalankan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Hingga saat ini, program tersebut telah diterapkan di 75 sekolah, terdiri atas 60 sekolah di Kabupaten Gresik dan 15 sekolah di Kabupaten Lamongan.

“Khusus Kabupaten Lamongan masih banyak yang perlu memang harus kita masuk agar mudah-mudahan program SIKAP di sekolah-sekolah Lamongan seimbang dengan jumlah dan luas lahan yang dimiliki masing-masing sekolah,” tuturnya.

Melalui program ini, lanjut Khofifah, sekolah tidak sekadar menjadi tempat belajar akademik tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kemandirian ketahanan pangan sesuai arahan Presiden dan Wakil Presiden.

Berbagai komunitas yang dikembangkan antara lain sayuran seperti cabai, tomat, terong mentimun, kangkung, buah-buahan jambu, pepaya dan pisang. Termasuk tanaman seperti jagung dan ketela serta ada kegiatan peternakan dan perikanan yang cukup berkembang sangat luar biasa di Kabupaten Gresik dan Lamongan.

“Program kontekstual yang nyambung dengan mata pelajaran masing-masing sekolah diharapkan bisa mengembangkan objek pembelajaran secara luas dan juga tentu outing class,” jelasnya.

BACA JUGA:  Januari-Oktober 2022, Ada 53.332 Kasus Cerai Gugat di Jatim

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyampaikan rehabilitasi dan revitalisasi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah provinsi Jawa Timur yang diharapkan di tahun 2026 tetap dilakukan dengan efisiensi yang ada di masing-masing wilayah termasuk Jawa Timur telah disambut baik pemerintah dengan adanya penambahan revitalisasi di seluruh wilayah Jawa Timur termasuk di wilayah Lamongan dan Gresik.

“Dukungan Ibu Gubernur kami optimis pendidikan Jawa Timur terus berkembang melahirkan generasi emas yang unggul, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.

“Kami juga ucapkan terima kasih Ibu Gubernur telah menandatangani prasasti seluruh sekolah revitalisasi dan rehabilitasi yang tadi kita saksikan bersama di wilayah Lamongan dan Gresik sehingga meningkatkan kualitas pengembangan bidang pendidikan,” imbuhnya.

Aries menyebut, berdasarkan data pelaksanaan program revitalisasi dan rehabilitasi di wilayah kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik total 51 satuan pendidikan yang mendapatkan program pembangunan dengan total anggaran Rp69.704.570.000.

Rinciannya, Kabupaten Lamongan program revitalisasi dilaksanakan di 32 satuan pendidikan terdiri dari SMA 19 sekolah dengan anggaran Rp19,36 miliar, SMK 13 sekolah dengan anggaran Rp22,13 miliar, SLB 1 sekolah dengan anggaran Rp796 juta.

“Total anggaran khusus untuk Lamongan Rp42,29 miliar,” katanya.

Sedangkan Kabupaten Gresik program revitalisasi dilaksanakan 19 satuan pendidikan terdiri dari SMA 10 sekolah dengan anggaran Rp8,6 miliar, SMK 9 sekolah dengan anggaran Rp19,33 miliar dengan total anggaran Rp27,4 miliar.

“Program ini menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kualitas pendidikan yang layak dan merata di berbagai seluruh wilayah yang ada di Jawa Timur khususnya Lamongan dan Gresik,” tuturnya.

BACA JUGA:  62 Orang Diwisuda dalam Program SOTH dan Sekolah Lansia Tangguh

Berbagai bentuk pekerjaan yang dilaksanakan dalam program revitalisasi dan rehabilitasi diantaranya, ruang kelas, laboratorium komputer dan laboratorium IPA, ruang administrasi dan perpustakaan, toilet dan fasilitas sanitasi sekolah, pembangunan ruang kelas baru, ruang laboratorium, ruang BK, ruang UKS, ruang OSIS, ruang praktek siswa yang diperuntukkan bagi SMK khususnya teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, agribisnis tanaman pangan dan hortikultura serta desain komunikasi visual, bisnis digital.

“Peningkatan fasilitas dapat memperkuat kualitas pembelajaran khususnya di SMK yang membutuhkan sarana prasarana yang modern dan lengkap sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” tuturnya.

Bupati Lamongan Yuhronur Effendi menyambut baik program tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun mutu pembelajaran. Ia menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan telah mencapai 76,8, berada di atas rata-rata provinsi Jawa Timur.

“Kami berprinsip tidak boleh ada anak Lamongan yang tidak sekolah. Salah satunya melalui program beasiswa bernama Perintis yang mana mulai SD – perguruan tinggi sebanyak 8 ribu anak telah dibiayai pendidikannya,” ungkapnya.

Usai peresmian, Gubernur Khofifah bersama Bupati Yuhronur dan Kepala Dinas Pendidikan Aries menyerahkan bantuan sembako kepada 15 petugas kebersihan dan keamanan sekolah, bantuan pendidikan kepada 20 siswa prasejahtera masing-masing senilai Rp1 juta berikut sepatu sekolah, serta menandatangani poster motivasi bagi siswa dan guru. Serta penyerahan Al-Qur’an kepada jajaran Forkopimda Lamongan.(ST11)

Tags: Gubernur KhofifahPeresmianRehabilitasiRevitalisasi
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Kamis, 5 Maret 2026

Voucher Parkir Suroboyo Hadir dengan Standar Peruri, Dishub Bidik Sistem Parkir Lebih Transparan

Kamis, 5 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Idul Fitri dan Nyepi 2026 Berdekatan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Warga Jaga Toleransi

Kamis, 5 Maret 2026

Tim Nawasena ITS Kembali Raih Juara Dunia Desain Feri

Kamis, 5 Maret 2026

Berita Terkini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Konflik Global Memanas, Pemkot Surabaya Kunci Inflasi Lewat Intervensi Pasar

Kamis, 5 Maret 2026

Voucher Parkir Suroboyo Hadir dengan Standar Peruri, Dishub Bidik Sistem Parkir Lebih Transparan

Kamis, 5 Maret 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Idul Fitri dan Nyepi 2026 Berdekatan, Wali Kota Eri Cahyadi Ingatkan Warga Jaga Toleransi

Kamis, 5 Maret 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi dan Rehabilitasi 51 SMA, SMK, dan SLB Wilayah Lamongan dan Gresik Senilai Rp 69,7 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026

Pemkot Surabaya-Kejati Jatim: Teken PKS Optimalisasi Pemulihan Aset

Kamis, 5 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In