SURABAYATODAY.ID ,SIDOARJO – Komitmen pembinaan dan pengembangan sepak bola usia dini kembali ditegaskan Askab PSSI Sidoarjo melalui turnamen Ramadhan Cup 2026 yang digelar selama bulan suci Ramadhan.
Turnamen ini mayoritas diikuti Sekolah Sepak Bola (SSB) di lingkungan Askab Sidoarjo dan mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U-10, U-12, dan U-15. Ajang ini menjadi wadah kompetisi sekaligus sarana pembentukan karakter dan mental bertanding para pemain muda.
KU-15 Tampilkan Persaingan Ketat
Di Kelompok Umur (KU) 15, pertandingan pertama mempertemukan GPD (Gelora Putra Delta) melawan Putra Tunas Jaya (PTJ) Tanggulangin.
Laga berlangsung ketat dengan intensitas tinggi. PTJ Tanggulangin akhirnya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0.
Pada laga kedua, Anak Nusantara tampil dominan saat menghadapi Porsid Buduran. Anak Nusantara sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1.
Hasil tersebut menunjukkan tingginya semangat dan kualitas pembinaan SSB di wilayah Sidoarjo yang semakin kompetitif.
Tekankan Pembinaan Berjenjang
Ketua Pelaksana Ramadhan Cup, Achmad Sho’iril, mengatakan turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.
“Ramadhan Cup ini menjadi sarana pembinaan berjenjang.
Anak-anak belajar disiplin, kerja sama tim, dan mental bertanding sejak dini. Kami ingin mereka terbiasa dengan atmosfer kompetisi yang sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus Askab Bidang Pengembangan Usia Dini, Miftachul Huda, menegaskan pentingnya kompetisi rutin untuk mengasah kemampuan pemain muda.
“Latihan saja tidak cukup.
Anak-anak butuh jam terbang pertandingan untuk melihat perkembangan teknik, taktik, dan karakter. Dari sinilah kita berharap muncul bibit-bibit unggul sepak bola Sidoarjo,” katanya.
Melalui Ramadhan Cup 2026, Askab Sidoarjo kembali menunjukkan keseriusannya membangun fondasi sepak bola usia dini yang kuat demi masa depan sepak bola daerah yang lebih baik.(ST11)





