• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 2 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Cuaca Ekstrem Berpotensi Hingga 10 Februari, Wali Kota Eri Imbau Warga Siaga

by Redaksi
Kamis, 5 Februari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Hujan lebat disertai angin kencang dilaporkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan reklame roboh di beberapa titik kota, pada Selasa (3/2/2026) lalu.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Surabaya dan wilayah sekitarnya berada dalam periode peringatan cuaca ekstrem pada 1–10 Februari 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat, angin kencang, hujan es, hingga puting beliung.

Wali Kota Eri mengatakan, kondisi cuaca saat ini sulit diprediksi dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari lurah hingga camat, untuk aktif menyosialisasikan langkah antisipasi kepada warga.

BACA JUGA:  Pemilu 2024, PDIP Surabaya Bidik Segmen Anak Muda dan Perempuan

“Cuaca ekstrem karena dalam beberapa hari terakhir kondisinya sangat luar biasa. Beberapa kejadian seperti robohnya reklame dan tumbangnya pohon sudah terjadi, dan (potensi hujan lebat, angin kencang) hal ini sudah kami sampaikan kepada warga melalui lurah dan camat,” ujar Wali Kota Eri, Kamis (5/2/2026).

Sebagai bagian dari langkah mitigasi, ia mengimbau masyarakat agar tidak berlindung di bawah pohon rindang saat hujan turun, mengingat potensi angin kencang yang dapat membahayakan di ruang terbuka.

“Saat hujan, mohon jangan berteduh di bawah pohon. Lebih aman berlindung di dalam bangunan, karena sekarang kecepatan angin sulit diprediksi. Seperti kemarin, angin kencang bisa menumbangkan pohon besar dan reklame,” tegasnya.

Wali Kota Eri juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca bisa berubah secara tiba-tiba, terutama pada malam hari. Meski pada siang hari angin terasa normal, potensi hujan deras dan angin kencang tetap harus diwaspadai.

BACA JUGA:  Cangkrukan Demokrasi Sehat: ASN Harus Netral dalam Pilkada

“Siang hari mungkin terasa biasa, tapi malam hari bisa berubah mendadak. Hujannya juga tidak bisa diperkirakan. Karena itu saya minta warga Surabaya lebih mawas diri,” tambahnya.

Sejalan dengan imbauan BMKG, warga juga diminta untuk terus memantau prakiraan cuaca harian, berhati-hati saat berkendara di jalan, serta menghindari aktivitas di area rawan saat cuaca memburuk.

Wali Kota Eri menegaskan, fenomena cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia. Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan saling menjaga.

“Kita berdoa bersama agar Surabaya dijauhkan dari bencana akibat angin kencang dan cuaca ekstrem,” tuturnya.

Selain itu, Wali Kota Eri memastikan Pemkot Surabaya siap memberikan bantuan apabila terjadi kerusakan akibat cuaca. Seperti yang terjadi di kawasan Manyar beberapa waktu lalu, pemkot langsung turun memberikan bantuan darurat.

BACA JUGA:  Eri Imbau Warga Waspadai Penipuan Modus Telepon Kecelakaan

“Kalau ada rumah atau atap yang roboh, pemerintah akan hadir membantu. Kita pasang terpal dulu, setelah itu kita bantu perbaikan atapnya, seperti yang kemarin kita lakukan di Manyar,” jelasnya.

Namun demikian, Wali Kota Eri menekankan bahwa penanganan dampak cuaca ekstrem tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan peran aktif seluruh masyarakat agar upaya mitigasi dapat berjalan maksimal.

Sebagai langkah darurat, masyarakat juga diimbau segera menghubungi layanan 112 apabila menemui kejadian gawat darurat akibat cuaca ekstrem.

“Tidak semuanya bisa ditangani pemerintah. Kita harus berjibaku bersama, saling menjaga, dan saling mengingatkan,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Cuaca EkstremEri CahyadiWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan

Rabu, 1 April 2026
Car free day di Jalan Darmo Surabaya.

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

Rabu, 1 April 2026

Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Rabu, 1 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

WFH ASN Berlaku Tiap Jumat

Rabu, 1 April 2026

Berita Terkini

Foto ilustrasi

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Pasca Lebaran 2026, Harga Sembako Ditekan

Rabu, 1 April 2026
Car free day di Jalan Darmo Surabaya.

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

Rabu, 1 April 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia di Canberra, Y.M. Dr. Siswo Pramono.

Gubernur Khofifah Terima Dubes RI Untuk Australia di Canberra

Rabu, 1 April 2026

Kena Razia, 11 Lyn Surabaya Digembok di Joyoboyo

Rabu, 1 April 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

WFH ASN Berlaku Tiap Jumat

Rabu, 1 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In