• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 Februari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kisah Pejuang Ekonomi Surabaya yang Bangkit Lewat Pemberdayaan

by Redaksi
Rabu, 4 Februari 2026
M. Prasanti Rahmawatun

M. Prasanti Rahmawatun

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA –Suasana Balai RW 11, Jalan Indrapura, Kelurahan Tanjung Perak mendadak haru sekaligus penuh semangat. Dalam acara Kelas Inspirasi yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dua warga menceritakan perjalanan hidup mereka yang luar biasa, mulai dari titik kemiskinan hingga berhasil meraih kemandirian ekonomi berkat kerja keras dan dukungan program pemberdayaan kota.

M. Prasanti Rahmawatun (58), warga Tanah Merah, berbagi kisah yang menggetarkan hati. Kisahnya dimulai beberapa tahun lalu, ia berada di titik terendah setelah kehilangan anak perempuannya. Beban duka ditambah lilitan utang yang menumpuk membuat ia dan suaminya nyaris kehilangan harapan.

“Saat itu saya putus asa. Saya bilang ke guru ngaji saya, kalau ada yang mau beli ginjal, saya jual saja untuk bayar utang. Otak sudah buntu,” cerita Santi pada Rabu (4/2/2026).

Namun, secercah harapan kembali muncul saat ia diajak bergabung dalam UMKM Koperasi Sumber Mulia Barokah, binaan Pemkot Surabaya. Meski awalnya hanya bisa menjahit lurus, ia tidak menyerah dan mencoba peruntungan sebagai tukang obras dengan upah pertama Rp90.000 per hari.

BACA JUGA:  Sharing Penanganan Covid-19, Cak Ji Inisiasi Forum Komunikasi Wakil Kepala Daerah se-Jatim

Semangatnya yang tak kunjung padam membawanya menguasai berbagai teknik menjahit lewat pelatihan yang diberikan. Kini, Santi sudah bisa membawa pulang penghasilan hingga ratusan ribu rupiah per hari dari hasil kerja kerasnya.

“Alhamdulillah, rumah saya sudah kembali. Saya bisa beli mesin jahit modern sendiri, bahkan bisa beli sepeda lipat untuk transportasi,” ungkapnya.

Menurutnya, usaha yang dilakukan terus-menerus tidak akan pernah menghianati hasil. Dahulu, ia harus bersepeda berkilo-kilo meter untuk mengambil kain di Koperasi Sumber Mulia Barokah, kini ia bisa lebih sejahtera dalam segi ekonomi.

“Sekarang saya sudah bisa menabung. Untuk warga Kota Pahlawan yang mungkin mengalami kondisi seperti saya, jangan putus asa, tetap semangat dan berdoa. Peluang itu pasti ada jalan kalau kita mau bergerak,” pesannya.

BACA JUGA:  Pasar Turi Baru Segera Dibuka, Pedagang Menyambut Senang

Kisah serupa juga datang dari Ma’ruf, warga Tenggumung. Sebagai kepala keluarga, ia terbiasa bekerja serabutan sebagai tukang potong kain dengan penghasilan yang tidak menentu. Namun, garis hidupnya berubah drastis setelah bersinergi dengan program Pemkot lewat Koperasi Sumber Mulia Barokah.

Jika dulu ia harus berkeliling mencari orderan dengan upah yang pas-pasan, kini Ma’ruf menjadi bagian penting dalam rantai produksi seragam. “Dulu di konveksi biasa, cari Rp1,5 juta saja butuh waktu berminggu-minggu. Sekarang di koperasi, saya bisa potong 1.000 baju sehari. Kalau dihitung-hitung, sehari bisa dapat Rp2 juta,”  ungkapnya.

Keberhasilan ini berdampak besar bagi ekonomi keluarganya. Ma’ruf kini mampu menyekolahkan anaknya di pondok pesantren, membeli mesin cuci untuk meringankan beban istri, hingga membantu ekonomi saudaranya di kampung halamannya.

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Bantu Keluarga yang Hidup Tanpa Listrik 

“Tanggung jawab laki-laki itu berat. Kerja apa saja, yang penting giat. Jangan malu untuk memulai,” tambahnya.

Di sisi lain, Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal yang hadir dalam Kelas Inspirasi tersebut menegaskan bahwa apa yang diungkapkan Santi dan Ma’ruf ini, adalah bukti nyata bahwa program Pemkot bukan sekadar teori.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan dan program pemberdayaan ini ada hasilnya. Ini real, sudah dilaksanakan, dan dampaknya nyata mengurangi pengangguran serta kemiskinan di Surabaya,” tegasnya.

Kisah diatas adalah pengingat bagi seluruh warga Surabaya bahwa kemiskinan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan memanfaatkan program pemberdayaan Pemkot Surabaya, seperti UMKM, Koperasi, hingga padat karya dan disertai dengan etos kerja yang kuat, kesejahteraan bisa diraih. (ST01)

Tags: Pejuang EkonomiPemberdayaan PerempuanPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Skate & BMX Park Kalimas Hadir dengan Wajah Baru, Jadi Arena Standar dan Ikon Wisata Sungai Surabaya

Rabu, 4 Februari 2026
Wawancara salah satu mahasiswi yang dapat beasiswa Pemuda tangguh

Nyaris Putus Kuliah, Anak Yatim-Piatu hingga Tukang Potong Rambut Bangkit Berkat Beasiswa Pemuda Tangguh

Rabu, 4 Februari 2026
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro

K3 Umum Jadi Syarat Kerja, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Gratis

Selasa, 3 Februari 2026
Festival Rujak Uleg yang digelar di halaman Balai Kota Surabaya.

Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza Lolos Kurasi 125 Event Terbaik Karisma Event Nusantara

Selasa, 3 Februari 2026

Berita Terkini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji kloter Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H / 2026 M, di Asrama Haji Surabaya.

Gubernur Khofifah Buka Diklat PPIH Embarkasi Surabaya, Tekankan Kecakapan Teknis, Pemahaman Regulasi Serta Empati Layani Jemaah Haji

Rabu, 4 Februari 2026

Skate & BMX Park Kalimas Hadir dengan Wajah Baru, Jadi Arena Standar dan Ikon Wisata Sungai Surabaya

Rabu, 4 Februari 2026
M. Prasanti Rahmawatun

Kisah Pejuang Ekonomi Surabaya yang Bangkit Lewat Pemberdayaan

Rabu, 4 Februari 2026
Wawancara salah satu mahasiswi yang dapat beasiswa Pemuda tangguh

Nyaris Putus Kuliah, Anak Yatim-Piatu hingga Tukang Potong Rambut Bangkit Berkat Beasiswa Pemuda Tangguh

Rabu, 4 Februari 2026
Character Building Pimpinan ITS 2026 yang berlangsung di Komando Armada (Koarmada) II

Perkuat Karakter Pimpinan, ITS Gelar Character Building di Atas Kapal Perang

Rabu, 4 Februari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In