• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 April 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Sekdaprov Jatim Dampingi Menko Pangan Panen Bandeng di Gresik, Jadi Penguat Ketahanan Pangan Berbasis Pesisir

by Redaksi
Selasa, 27 Januari 2026
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau sekaligus melakukan panen bandeng di Kampung Perikanan Budidaya (KPB) “Kampung Bandeng” Desa Pangkhah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau sekaligus melakukan panen bandeng di Kampung Perikanan Budidaya (KPB) “Kampung Bandeng” Desa Pangkhah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik

SURABAYATODAY.ID, GRESIK – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau sekaligus melakukan panen bandeng di Kampung Perikanan Budidaya (KPB) “Kampung Bandeng” Desa Pangkhah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Selasa (27/1).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis potensi pesisir dan perikanan budidaya.

Kampung Bandeng Pangkhah Wetan merupakan kawasan perikanan budidaya yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021. Kawasan ini menjadi salah satu sentra strategis perikanan budidaya di Jawa Timur, khususnya untuk komoditas bandeng, yang berperan penting dalam mendukung pasokan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Adhy menyampaikan bahwa peninjauan dan panen bandeng ini menunjukkan peran nyata sektor perikanan budidaya dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Jatim Dorong Percepatan Pertumbuhan Industri Hijau

“Kampung Bandeng Pangkhah Wetan menjadi contoh bagaimana potensi pesisir dapat dikelola secara produktif dan berkelanjutan. Mulai dari budidaya, panen, hingga pengolahan, seluruh rantai nilai memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data kawasan, Desa Pangkhah Wetan memiliki luas wilayah sekitar 5.300 hektare dengan potensi lahan budidaya mencapai 3.840 hektare dan luasan eksisting kampung budidaya sekitar 378 hektare. Pola usaha yang dikembangkan meliputi budidaya tambak tradisional hingga semi-intensif dengan sistem monokultur dan polikultur, memanfaatkan pakan alami serta pakan buatan.

Kegiatan perikanan di kawasan ini melibatkan sedikitnya 813 pembudidaya dan 992 nelayan, serta didukung tenaga kerja harian, panen, dan pascapanen sebanyak 2.456 orang. Komoditas unggulan yang dikembangkan antara lain ikan bandeng, udang vaname, udang windu, ikan nila salin, dan kepiting.

BACA JUGA:  66 Hunian Tetap untuk Korban Banjir Bandang di Banyuwangi Diresmikan

Total produksi budidaya Kampung Bandeng Pangkhah Wetan mencapai sekitar 20.000–25.000 ton per tahun, sementara produksi perikanan tangkap berkisar 15.000–20.000 ton per tahun. Selain produk segar, kawasan ini juga menghasilkan berbagai produk olahan bernilai tambah seperti otak-otak bandeng, bandeng asap, bandeng tanpa duri, serta kerupuk ikan. Harga bandeng di tingkat pembudidaya berada pada kisaran Rp23.000–30.000 per kilogram.

Sekda Jatim menambahkan bahwa penguatan kelembagaan melalui 26 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), lima Poklahsar, dan tujuh kelompok nelayan (KUB) menjadi modal penting untuk mendorong hilirisasi, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar.

BACA JUGA:  Adhy Karyono Resmikan Gedung Sekber PHDI dan Lembaga Keagamaan Hindu Jatim

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi pengembangan Kampung Bandeng Pangkhah Wetan sebagai bagian dari strategi nasional dalam menjaga pasokan pangan dan menciptakan lapangan kerja di wilayah pesisir.

“Panen bandeng hari ini menunjukkan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi pusat dan daerah harus terus diperkuat agar kawasan seperti ini semakin berkembang,” ujar Menko Pangan.

Melalui penguatan sinergi lintas sektor, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus menjadi penjalin sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dan pelaku perikanan, sehingga Kampung Perikanan Budidaya Pangkhah Wetan semakin berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. (ST02)

Tags: Adhy KaryonoMenko PanganPanen BandengSekdaprov Jatim
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

Berita Terkini

Prof Ir Hera Widyastuti MT PhD

Pakar ITS Sebut Perlintasan KA Tidak Sebidang Efektif Cegah Kecelakaan

Kamis, 30 April 2026

Misi Dagang Jatim-Malaysia Sukses Catatkan Transaksi Fantastis Rp 15,25 Triliun Lebih

Rabu, 29 April 2026

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan di Surabaya

Rabu, 29 April 2026
Dr Wisda Mulyasari SST MT

Doktor Lulusan ITS Gagas Model Resiliensi Keselamatan Industri Kimia

Rabu, 29 April 2026

KBS Pinjamkan Komodo untuk Program Konservasi

Rabu, 29 April 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In