• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan RPH Pegirian Tetap Pindah

by Redaksi
Rabu, 14 Januari 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi adanya penolakan pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian yang dilakukan oleh ratusan jagal. Meskipun ada penolakan, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan, pemindahan RPH Pegirian ke RPH Osowilangun akan tetap berjalan sesuai rencana.

Menurut Wali Kota Eri, pemindahan RPH ini bukanlah kebijakan mendadak, melainkan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya yang sudah dicanangkan sejak tahun 2016 dan seharusnya direalisasikan pada tahun 2019.

“Saya sampaikan kalau RPH ini adalah kegiatan tahun 2016, sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengahnya Kota Surabaya. Ini harusnya dijalankan di tahun 2019, tapi pada waktu itu ada kendala Covid-19,” kata Wali Kota Eri, Rabu (14/1/2026).

Karena pada saat itu terkendala pandemi Covid-19, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terlebih dahulu melaksanakan pemindahan RPH babi. Setelah itu, lanjut dia, pemkot melakukan tahap berikutnya, yaitu pemindahan RPH sapi Pegirian.

BACA JUGA:  Kumpulkan Staf Perizinan di Awal 2024, Wali Kota Surabaya Tidak Ingin Ada Perizinan yang Terlambat

“Insya allah ini (pemindahan RPH) akan kita lakukan di bulan Maret, setelah lebaran atau setelah ramadan. Kita sudah lakukan diskusi dan komunikasi, tapi mereka mengatakan jangan dipindah. Tidak bisa, karena ini adalah rencana pembangunan jangka menengah daerah Kota Surabaya,” jelasnya.

Wali Kota Eri menekankan, bahwa alasan utama di balik pemindahan RPH ini adalah untuk penataan kawasan religi Sunan Ampel. Lahan eks-RPH nantinya akan diubah menjadi area parkir terintegrasi dan lokasi sentra UMKM.

“Di mana kami akan melakukan penataan kawasan Ampel. Tempat itu, akan dijadikan tempat parkir sehingga tidak ada lagi parkir di jalan. Semuanya akan masuk ke dalam. Jadi konsepnya ini terintegrasi dan konsep ini sudah menjadi konsep yang sudah kita keluarkan di tahun 2016,” paparnya.

BACA JUGA:  Saluran Pipanisasi Bagi Warga Terdampak Karhutla Bromo Diresmikan

Wali Kota Eri menyebutkan, penataan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para peziarah yang datang ke wisata religi Sunan Ampel. Karena menurutnya, selama ini di kawasan wisata religi Sunan Ampel menjadi satu-satunya makam wali di Jawa Timur yang tempat ziarahnya kurang tertata, terutama soal parkir.

“Maka kita tata, bagaimana penataan kawasan Sunan Ampel ini agar orang berziarah juga nyaman, orang berziarah juga aman, orang berziarah cari parkir juga enak, orang ziarah cari makanan juga enak. Dan penataan kawasan Ampel ini harus berjalan,” sebutnya. Meskipun mendapat penolakan, Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menegaskan, bahwa pemkot tetap akan memindahkan RPH Pegirian. “Jadi saya sampaikan, mohon maaf kalau harus membatalkan, tidak. Pasti akan berpindah,” tegas Cak Eri.

BACA JUGA:  Berbaju Komcad Lengkap dan Sepatu PDL, Khofifah Ikuti Retreat Kepala Daerah di Akmil Magelang

Cak Eri menambahkan, setelah RPH Pegirian dipindahkan, pemkot akan tetap mengakomodasi kebutuhan para jagal. “Kalau nanti di sana ada yang (kurang) insya Allah butuh apa? Kita akan penuhi untuk teman-teman jagal,” tambahnya.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Fikser juga menegaskan, bahwa rencana pemindahan RPH ini sudah disosialisasikan sejak tahun 2016. Pemindahan RPH tersebut juga bagian dari rencana pembangunan Kota Surabaya dalam penataan kawasan wisata religi Ampel.

“Mereka minta untuk tidak dipindah, tapi kami coba jelaskan bahwa program ini sudah sejak tahun 2016 dan sudah direncanakan dalam rencana pembangunan kota. Kemudian pemerintah kota juga saat ini lagi melakukan penataan kota untuk kawasan Religi,” pungkasnya. (ST01)

Tags: Eri CahyadiRPH PegirianRPJMD SurabayaWali Kota Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Semarak Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid IstiqlalJakarta

Minggu, 18 Januari 2026

Berita Terkini

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026

KRI Teluk Ende-517 Laksanakan Tradisi Mandi Suci bagi Siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74

Minggu, 18 Januari 2026

Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madani serta Rehabilitasi dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB di Wilayah Pasuruan-Probolinggo

Minggu, 18 Januari 2026

Semarak Peringatan Isra’ Mikraj di Masjid IstiqlalJakarta

Minggu, 18 Januari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Buka Bimtek Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Se-Jatim

Sabtu, 17 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In