• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Senin, 19 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Surabaya Siapkan Strategi Jadi Kota Gastronomi Dunia

by Redaksi
Rabu, 3 Desember 2025
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pembangunan berbasis kreativitas dan inovasi. Melalui langkah terukur, Pemkot menetapkan ekonomi kreatif (ekraf) sebagai mesin pertumbuhan baru yang berkelanjutan sekaligus solusi untuk menjawab tantangan sosial ekonomi di masa depan.

Momentum ini akan dipresentasikan dalam forum nasional Creative Dialogue: Surabaya dalam Kartografi Kreatif – Dari Lintas Dagangan ke Ruang Identitas, yang digelar di Universitas Ciputra (UC) Surabaya, pada Kamis, 4 Desember 2025.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, akan memaparkan arah kebijakan dan roadmap ekraf hasil riset mendalam bersama akademisi Universitas Ciputra. Riset ini menjadi dasar visi Surabaya sebagai salah satu kota kreatif terkemuka di Indonesia, dengan target jangka panjang meraih predikat Kota Gastronomi Dunia UNESCO.

BACA JUGA:  21 Pelajar Terjaring Pesta Miras

Irvan menegaskan bahwa keputusan menjadikan kuliner sebagai lokomotif utama ekraf merupakan langkah strategis. Kekayaan kuliner Surabaya yang telah menjadi warisan budaya tak benda dinilai mampu menggerakkan subsektor ekraf lainnya.

“Ini langkah berani dan menjadi fondasi penting untuk membawa Surabaya masuk ke lingkaran kota-kota global yang merawat dan mengembangkan warisan budaya demi kesejahteraan ekonomi,” ujar Irvan, Rabu (3/12/2025).

Dalam forum yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan nasional ini, Pemkot Surabaya tidak hanya membahas seni dan budaya, tetapi juga solusi nyata terhadap isu mendesak seperti pengentasan kemiskinan.

“Isu-isu krusial ini akan dibahas melalui perspektif potensi ekonomi yang lahir dari kreativitas,” tambahnya.

Irvan menekankan bahwa Surabaya memiliki modal kuat, mulai dari SDM kreatif, dukungan akademisi, dan warisan budaya yang kaya. Tantangan pemkot adalah menyatukan semua modal tersebut dalam ekosistem yang kohesif.

BACA JUGA:  Besok! Eks TRS Dibuka Jadi Surabaya Expo Center

“Surabaya tak pernah kehabisan ide kreatif. Tugas kita memastikan semua potensi ini terangkai menjadi kekuatan untuk menjawab tantangan sosial ekonomi hari ini,” jelasnya.

Pemkot Surabaya menyadari bahwa kreativitas hanya dapat tumbuh melalui kolaborasi yang kuat. Karena itu, penguatan ekosistem ekonomi kreatif dilakukan secara inklusif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, hingga generasi muda.

Upaya tersebut diwujudkan melalui revitalisasi ruang-ruang publik yang disulap menjadi Creative Spaces & Districts sebagai ruang kolaborasi terbuka, disertai penguatan kapasitas SDM ekraf melalui program inkubasi, pelatihan, dan akses terhadap teknologi mutakhir. Selain itu, Pemkot Surabaya juga terus mendorong penguatan pasar dan promosi dengan menghadirkan beragam event kreatif, penyelenggaraan pasar kreatif, serta akselerasi digitalisasi data ekraf untuk memastikan seluruh pelaku kreatif dapat berkembang dalam ekosistem yang lebih kokoh dan berdaya saing.

BACA JUGA:  Pilkada Serentak di Jatim Diapresiasi Ketua Komisi II DPR RI

“Pemkot berkomitmen mendorong tumbuhnya pelaku ekraf melalui fasilitas promosi, event berskala besar, serta penguatan pasar. Semua ini untuk membangun ekosistem ekraf yang kokoh dan berbasis komunitas,” terangnya.

Irvan menegaskan pentingnya riset dan perencanaan pembangunan dalam mendorong sektor ekraf. Menurutnya, kebijakan hanya akan efektif jika disusun berdasarkan data akurat dan memahami kebutuhan pelaku industri.

“Riset memberi pengetahuan, perencanaan memberi arah. Kombinasi keduanya memastikan industri kreatif Surabaya tumbuh berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global,” pungkasnya.

Forum ini juga akan menghadirkan sejumlah narasumber nasional dan internasional, seperti Igak Satrya Wibawa (Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO), Dwita Larasati (Komite Eksekutif ICCN), dan Prof. Dennis Cheek (Professor of Creativity, Innovation and Entrepreneurship, Universitas Ciputra). (ST01)

Tags: Ekonomi KreatifKota Gastronomi DuniaPemkot Surabaya
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Berita Terkini

(dari kiri) Prof Dr rerpol Heri Kuswanto SSi MSi, Prof Adi Setyo Purnomo SSi MSc PhD, DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, Dr Sri Fatmawati SSi MSc PhD, Dr rernat Ir Ruri Agung Wahyuono.

ITS Jadi Salah Satu Penerima Terbanyak Hitachi Innovation Awards

Senin, 19 Januari 2026

Targetkan 5.250 UMKM di 2026, Dinkopumdag Surabaya Fokus Tingkatkan Omzet dan Kualitas Produk

Senin, 19 Januari 2026

Perkuat Peran Perguruan Tinggi, ITS Ikuti Taklimat Presiden RI

Senin, 19 Januari 2026

Realisasi Investasi Jatim Tembus Rp 147,7 Triliun Sepanjang Tahun 2025

Senin, 19 Januari 2026

Khofifah Hadiri Rakernas IKA UNAIR 2025–2030

Minggu, 18 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In