• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Adi Gunita Tawarkan Digitalisasi dan Big Data dalam Seleksi Kepala DPRKPP Surabaya

by Redaksi
Senin, 1 Desember 2025
Adi Gunita saat mengikuti fit and proper test sebagai kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Surabaya.

Adi Gunita saat mengikuti fit and proper test sebagai kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Surabaya.

SURABAYATODAY.ID, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar fit and proper test untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) melalui mekanisme manajemen talenta, Senin (1/12/2025). Salah satu posisi yang diujikan itu jabatan kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya.

Pada uji kelayakan yang berlangsung di ruang sidang wali kota, Balai Kota Surabaya itu, salah satunya adalah Adi Gunita. Adi ini kini menjabat Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

Ia mengikuti seleksi JPT dengan mengajukan proposal berjudul “Transformasi Perumahan dan Permukiman Surabaya Menuju Kota Layak Huni, Inklusif, dan Berbasis Inovasi Digital”. Proposal ini menyoroti dua isu prioritas yang dianggap penting untuk pengembangan Kota Pahlawan.

Adi menjelaskan, isu pertama terkait penanganan kawasan prioritas sektor perumahan dan permukiman. “Isu ini meliputi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), kawasan prioritas penanganan (kumuh ringan), serta squatter sebagai bangunan yang berdiri di atas lahan yang dilarang,” ujar Adi mengawali paparannya.

Sedangkan isu kedua adalah peningkatan kualitas tata ruang kota. Hal ini meliputi penataan media ruang (reklame), dokumen tata ruang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR dan PZ), serta Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).

BACA JUGA:  Pemkot Surabaya Gencarkan Vaksinasi Rotavirus

“Termasuk pula keselarasan data (sinkronisasi) terhadap perubahan dan perkembangan data baik dalam satu Perangkat Daerah (PD) maupun lintas dinas,” tambah Adi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Adi menawarkan lima langkah strategis. Pertama, inovasi strategi penanganan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan nilai ekonomi lokal. Kedua, optimalisasi strategi berbasis penerapan teknologi informasi untuk memperkuat efektivitas pendataan dan pemantauan progress penanganan.

Kemudian yang ketiga yaitu percepatan dokumen sebagai dasar kebijakan dan acuan operasional. Keempat, optimalisasi peran kolaborasi multi-stakeholder, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi. Sedangkan kelima yakni, transformasi digital sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas data.

Lebih rinci, Adi memaparkan strategi pemecahan masalah melalui beberapa pendekatan konkret. Strategi pertama, melalui inovasi peningkatan kualitas perumahan dan permukiman yang dilakukan dengan pendekatan place making.

“Langkah ini melibatkan masyarakat aktif dalam program perbaikan lingkungan melalui implementasi Kampung Pancasila, branding Kampung Tematik, serta perbaikan kualitas ruang sekaligus ketahanan ekonomi lokal,” katanya.

BACA JUGA:  Night at The Museum, Sensasi Baru Menikmati Museum 10 November dan Tugu Pahlawan Berkonsep Tempo Dulu

Strategi kedua adalah optimalisasi pendataan melalui teknologi informasi. Langkah itu dilakukan melalui penguatan perencanaan berbasis data spatial One Map One Policy integrasinya dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).sebagai One Source. Sistem ini adaptif, terintegrasi, dan terukur untuk mendukung smart governance.

“Kemudian pemutakhiran basis data sumber daya lokal dalam konteks permukiman dan tata ruang mendukung perencanaan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Strategi ketiga adalah kebijakan spasial tata ruang yang dinamis, termasuk evaluasi dan penyusunan dokumen operasional seperti RDTR dan PZ sebagai tindak lanjut RTRW Kota Surabaya 2025-2045.

Selain itu, penyiapan dokumen penataan reklame berorientasi pada pembentukan image kota, serta penyusunan RTBL yang dapat diterapkan langsung di lokasi yang dikembangkan.

Strategi keempat, penanganan berbasis kolaboratif multi-stakeholder, melibatkan pemerintah, masyarakat, swasta, dan akademisi dalam mendesain serta melaksanakan pembangunan berkelanjutan (co-creation & co-governance).

“Kolaborasi tersebut meliputi peningkatan skema kemitraan pemerintah-swasta (penyediaan apartemen bersubsidi), program social impact partnership mekanisme insentif pada program pembangunan berbasis dampak sosial, dan pemberdayaan komunitas serta organisasi masyarakat dalam implementasi program pembangunan berbasis wilayah dan inklusi sosial,” paparnya.

BACA JUGA:  Kampung Madani Dimulai, Wali Kota Eri Targetkan Kemiskinan dan Pengangguran Turun Drastis

Adi menyimpulkan presentasinya dengan empat poin utama. Pertama, peningkatan kualitas perumahan dan kawasan permukiman tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga melibatkan masyarakat dan membentuk lingkungan berkelanjutan melalui place making dan Kampung Pancasila.

“Kemudian implementasi sistem digital serta pemanfaatan big data dan AI dapat meningkatkan efisiensi, ketepatan analisa dan arah kebijakan di dalam Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,” katanya.

Adi optimistis strategi ini sangat memungkinkan dalam mendukung perencanaan yang lebih akurat, responsif, dan berbasis bukti data. “Sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan untuk program prioritas,” imbuhnya.

Selanjutnya yang ketiga, Adi menyebut, tata kelola penyelenggaraan tata ruang kota harus ditunjang dokumen dan regulasi sebagai media operasional. Hal ini diharapkan agar pembangunan merespon kebutuhan kota yang dinamis.

“Sementara yang terakhir adalah sinergi stakeholder antara pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat sipil menciptakan ekosistem pembangunan yang partisipatif dan berkeadilan,” tutupnya. (ST01)

Tags: Balai KotaJabatan Tinggi PratamaPemkot SurabayaUji Kelayakan
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In