• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 10 Maret 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Daerah

Surabaya Perkuat Literasi Digital dan Pencegahan Radikalisme di Sekolah

by Redaksi
Minggu, 12 Oktober 2025
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh

SURABAYATODAYMID, SURABAYA -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan anak dan remaja. Upaya ini menjadi bagian dari kerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk mengedukasi anak-anak agar lebih cerdas dan aman di dunia digital.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, mengatakan sekolah memiliki peran vital dalam membangun karakter dan literasi digital anak-anak. “Di pendidikan itu kalau bisa ya ilmunya memang lebih. Kalau (misal analogi) siswanya satu, ya gurunya dua,” ujar Yusuf, Minggu (12/10/2025).

Menurut Yusuf, guru tidak hanya bertanggung jawab pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan moral anak. “Anak-anak ini kan harus kita siapkan di masa depan. Agamanya, karakternya, akademisnya, talenta, minat bakatnya,” katanya.

BACA JUGA:  PJI dan Dinkominfo Bojonegoro Gelar Literasi Digital

Untuk itu, Yusuf menilai guru harus selalu siap mendampingi siswa dalam setiap perubahan era, termasuk kemajuan teknologi. “Sebagai guru itu nggak boleh lelah, tidak boleh pantang menyerah, harus terus yang terbaik untuk anak-anak,” tuturnya.

Yusuf menekankan pentingnya pola pendampingan dibanding larangan dalam penggunaan gawai. “Anak itu jangan dilarang, tapi diarahkan dan didampingi. Soalnya nanti pasti itu ada untung rugi kalau anak ketinggalan era ini,” jelasnya.

Menurutnya, pengaturan waktu penggunaan gawai bagi anak-anak menjadi kunci utama. Selain waktu, guru juga diminta mampu mendeteksi perubahan perilaku siswa yang berpotensi terpapar ideologi ekstrem. “Guru-guru itu juga harus dibekali kemampuan untuk melihat, mendeteksi tanda-tanda radikalisme di lingkungan sekolah,” katanya.

BACA JUGA:  Surabaya Terapkan PPKM, Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Disanksi

Melalui program Sekolahe Arek Suroboyo (SAS), Pemkot Surabaya berupaya menanamkan semangat nasionalisme dan gotong royong di kalangan pelajar. “Ada pramuka, ada Paskib (Pasukan Pengibar Bendera). Itu salah satunya untuk menanamkan nasionalis dan kebangsaan,” ujarnya.

Selain itu, Yusuf menyebut, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang dibentuk di setiap sekolah, juga berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi antar siswa. “Satgas PPKS di sekolah itu minimal harus tahu perubahan perilaku teman-temannya,” jelas Yusuf.

BACA JUGA:  Bulan Ramadan, Dispendik Surabaya Siapkan Kegiatan Religi bagi Siswa

Bagi Yusuf, keseimbangan antara pendidikan di rumah dan sekolah harus dibangun agar anak tidak hanya mengenal dunia luar, tetapi juga memahami lingkungan sekitarnya. “Jangan sampai anak-anak itu kenal dunia luar tapi tidak pernah tahu atau kenal dunia dalam,” ujarnya.

Yusuf berharap guru dan orang tua terus bersinergi dalam membentuk generasi yang tangguh menghadapi era digital. “Orang tua, teman-teman guru mohon doa support-nya, sinergi terus untuk anak-anak. Jangan pernah lelah terus dampingi anak-anak di era digital ini,” tutupnya. (ST01)

Tags: Dispendik SurabayaLiterasi DigitalRadikalisme
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Berita Terkini

Foto bersama di sela kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim dan berbuka puasa bersama di DPRD Surabaya.

DPRD Surabaya Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026

Pelayanan Perumda Air Minum Surya Sembada Tetap Siaga Selama Libur Lebaran

Senin, 9 Maret 2026

Paket Cinta Kasih, Buddha Tzu Chi Hadirkan Senyum Warga Sidotopo Wetan Jelang Idul Fitri

Senin, 9 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama Menteri Agama RI dan REI Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Sinergi Percepatan Hunian Layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 9 Maret 2026

Tak Sekadar Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In